Blogger templates

Kamis, 27 Juni 2013

Tips Memilih Kasur agar Tidur Lebih Sehat


shutterstock
JAKARTA- Tahukah Anda, tidur yang cukup mampu meningkatkan kewaspadaan, ketelitian, respon, konsentrasi, dan produktivitas? Sebaliknya, kekurangan tidur mampu menimbulkan peningkatan risiko penyakit berbahaya.

American Asscociation of Cancer Research (2008) menyatakan, perempuan aktif yang tidur kurang dari tujuh jam setiap hari memiliki risiko 47 persen lebih besar untuk menderita kanker payudara. Sekedar tidur juga tidak cukup. Gangguan tidur yang dianggap sepele, seperti mendengkur dapat mengurangi kualitas tidur dan berisiko menyebabkan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, disfungsi ereksi, serta penurunan kualitas hidup.

Menurut dokter spesialis gangguan tidur dari Sleep Disorder Clinic Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Andreas Prasasdja, tidur merupakan "obat" segala penyakit.  Meski kelihatannya tidak aktif, sebenarnya tubuh manusia aktif sekali saat tidur.

Dalam tahap tidur dalam atau tidur nyenyak, ada hormon pertumbuhan yang dihasilkan oleh anak-anak. Sementara itu, untuk orang dewasa ada hormon yang mampu memicu peremajaan kulit.

Segala manfaat tidur ini hanya bisa didapatkan jika seseorang memiliki kualitas tidur yang baik. Sayangnya, seringkali kenyamanan tidur terganggu akibat ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kesalahan memilih kasur atau matras.

Maka itu, memilih matras yang sesuai dengan tubuh tergolong penting. Direktur Massindo Group Witarsa Sugeng memberikan tips dalam memilih kasur yang baik.

"Pastikan kasur sesuai kebutuhan dan kenyamanan. Dari segi penyangga (support), kasur yang bagus harus mampu menopang tulang belakang. Kalau kasur terlalu empuk, badan akan tenggelam. Kalau terlalu keras, bahu akan tertekan ke atas. Lama kelamaan tidak bagus. Punggung dan bahu sering salah bantal karena support kurang tepat," ujarnya.

Ia menambahkan, "Kasur yang tepat harus bisa membuat tekanan lebih sedikit dan waktu tidur, kita tidak banyak bergerak. Tidur menjadi lebih nyaman."

Pada umumnya, calon pembeli kasur hanya memperhatikan bentuk fisik kasur, mencoba duduk di tepi kasur, atau sebentar saja merasakan daya penyangga kasur tersebut. Menurut Witarsa, hal tersebut salah. Sebaiknya, calon pembeli kasur memanfaatkan momen memilih kasur agar tidak menyesal di kemudian hari.

Kasur merupakan investasi yang penting. Tidak hanya karena frekuensi pembeliannya sangat jarang, namun juga karena sangat berpengaruh pada kesehatan.

Cobalah untuk merasakan daya sangga kasur dengan tidur selama beberapa menit di atasnya. Lakukan posisi tidur seperti biasa. Pastikan tulang punggung Anda merasa nyaman dan tidak ada salah satu bagian tubuh Anda yang merasa terlalu banyak mendapat tekanan. Selamat memilih kasur! Memilih dengan tepat, Anda jadi lebih sehat.

0 komentar:

Posting Komentar