Blogger templates

Jumat, 14 Juni 2013

Kebiasaan Sepele Ini Bisa Bikin Cepat Tua Lho




Walaupun produk anti penuaan sekarang sudah banyak beredar di pasaran, akan lebih baik jika Anda dapat mencegah penuaan dari diri sendiri. Apalagi penuaan tak hanya disebabkan bertambahnya usia lho.

Penuaan dini dapat terjadi jika Anda tidak menjaga kesehatan dengan baik. Dikutip dari Healthy Living, Jumat (14/6/2013) ini dia kebiasaan sepele yang dapat menyebabkan penuaan dini:

1. Begadang

Bagi orang muda, begadang lantaran beraktivitas dengan teman-teman ataupun melakukan berbagai kegiatan malam mungkin menyenangkan. Tetapi kebiasaan ini bisa membuat seseorang tampak lebih tua. Kurang tidur dapat menyebabkan timbulnya kantung mata dan mata murung.

"Selain itu dapat juga menyebabkan mata lelah dan pucat," ujar dr Allen Towfigh, seorang ahli saraf dan penyakit tidur yang bekerja sama dengan Weill Cornell Medical Center/New York Presbyterian Hospital.

2. Dendam

Menyimpan dendam juga menjadi salah satu penyebab penuaan. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Behavioral Medicine from 2005 menunjukkan bahwa kurangnya pengampunan dapat meningkatkan aktivitas saraf.

"Mendendam dapat meningkatkan stres, di mana hal ini akan meningkatkan sejumlah hormon kortisol," kata dr Jennifer Landa, kepala medis BodyLogicMD, sebuah perusahaan anti penuaan.

Kortisol sendiri berkontribusi terhadap kenaikan berat badan, peningkatan tekanan darah, gula darah dan diabetes.

3. Berolah Raga Hanya Ketika Ingin Kurus

Jika tujuan Anda berolah raga hanya untuk membuang bobot tubuh, itu tidak akan efektif. Banyak penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat membantu mencegah penyakit yang berhubungan dengan usia dan memperpanjang rentang hidup.

Dengan berlatih setiap hari akan membantu menurunkan kadar kortisol dan meningkatkan hormon yang menguntungkan seperti tertosteron. Lakukanlah olahraga selama 30 menit setiap hari sangat direkomendasikan.

4. Makanan Manis

Gula ternyata juga berperan dalam hal penuaan. "Makan makanan yang tinggi gula tidak hanya akan membuat Anda semakin gemuk, tapi juga meningkatkan risiko diabetes dan menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan keriput," jelas dr Jennifer.

Ketika Anda mengonsumsi gula, proses glycation akan terjadi, dimana gula masuk ke dalam aliran darah dan menempel pada protein dan akhirnya membentuk molekul baru yang dapat menyebabkan penuaan. Jadi, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk mengonsumsi terlalu banyak makanan-makanan manis.

5. Menggosok Mata

Akibat lelah menatap komputer atau membaca terlalu lama seringkali Anda mulai mengucek-ngucek atau menggosok mata. Menurut dr Dennis Gross, seorang ahli kulit, sebisa mungkin kegiatan ini harus dihindari.

"Menggosok mata dapat memecah kolagen dan elastisitas di seluruh wilayah mata, yang akan menghasilkan keriput dan juga rusaknya kapiler," ujar Dennis.

Menurut dr Dennis kulit di daerah ini sangat sensitif dan rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari dan kerutan. "Sebaiknya, cobalah untuk menyeduh dua kantong teh hijau, dinginkan, kemudian tempelkan pada mata Anda selama 10 menit," saran dr Dennis.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan krim yang mengandung vitamin K dan D.

6. Tidur dengan Wajah Menghadap Bantal

Siapa sangka hal kecil ini dapat menyebabkan keriput pada wajah? Tidur dengan wajah menghadap bantal secara terus menerus akan membuat Anda terlihat lebih tua.

"Terus menerus menekan wajah ke bantal menyebabkan trauma pada kulit," kata dr Dennis.

Lalu, seiring waktu trauma ini akan diperparah karena gesekan sarung bantal dan membuat lipatan permanen serta merusak kolagen. Tidur telentang lebih dianjurkan untuk meminimalkan gesekan.

7. Jarang Minum

Kurang cairan jelas memengaruhi kelembaban kulit. Air sendiri sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit dan membantu memberikan nutrisi penting pada kulit.
"Air dapat membantu peremajaan kulit dengan cepat. Sebaliknya, dehidrasi akan menyebabkan kulit menjadi kering, kusam, berflek, dan tentu membuat Anda tampak lebih tua," ujar Goodson, seorang nutrisionis.

Normalkan Apoptosis, Jurus Baru Atasi Kanker


Shutterstock
Ilustrasi sel kanker
JAKARTA— Kanker masih menjadi momok menakutkan karena penyakit ini memiliki risiko kematian yang sangat tinggi. Kendati kanker dapat diobati, pengobatan kanker yang dikenal selama ini seperti kemoterapi dan radiologi berpotensi tidak hanya mematikan sel kanker, tetapi juga sel-sel normal.
Seakan menjawab permasalahan ini, sebuah studi baru asal Australian Academy of Science mengembangkan metode pengobatan baru kanker berbasis molekuler. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini mengungkap, kunci mengobati sel kanker adalah dengan mengetahui konsep kematian sel.
Ketua studi sekaligus Presiden Australian Academy of Science, Profesor Suzanne Cory, mengatakan, kematian merupakan hal alami yang dialami oleh sel. Jika sel tidak mengalami kematian, dan terus tumbuh, hal itu justru akan mengakibatkan kanker.
"Kematian dan kehidupan sel diatur oleh gen. Mencoba memahami terbentuknya kanker hingga ke tingkat gen dapat meningkatkan efektivitas pengobatan," papar Cory seusai Australia Indonesia Science Seminar Series bertajuk "Harnessing Death for Life", Selasa (11/6/2013) di Jakarta.
Cory menuturkan, kanker terjadi karena adanya gen yang mengakibatkan gangguan pada sifat kematian alami sel (apoptosis). Lantaran terjadi gangguan apoptosis, terjadilah sel-sel yang terus bertumbuh tidak terkendali. Sel-sel inilah yang disebut kanker.
"Maka pengobatan yang sedang dikembangkan menargetkan pada gen yang membuat gangguan apoptosis tersebut," imbuh profesor di bidang biologi medis ini.
Prinsip pengobatan, lanjut Cory, yaitu menyisipkan molekul sintetik ke dalam tubuh yang dapat mengembalikan sifat apoptosis yang dimiliki sel. Lantaran bersifat spesifik pada sel yang mengalami gangguan, maka molekul tidak akan mempengaruhi sel lainnya yang bersifat normal.
Studi yang dimulai sejak tahun 1998 ini menunjukkan hasil yang menjanjikan pada tikus. Bahkan, uji coba selanjutnya yang dilakukan terhadap tiga pasien leukemia menunjukkan hasil yang memuaskan.
"Pengobatan ini sangat menjanjikan karena dapat menjadi obat kelas baru yang efektif untuk banyak tipe kanker," pungkas Cory.

Kamis, 13 Juni 2013

Selain Melangsingkan, Air Putih Juga Efektif Cegah Sakit Jantung



Shutterstock
Ilustrasi air putih
JAKARTA - Masih banyak orang beranggapan bahwa banyak minum air putih dapat menggagalkan usaha menurunkan berat badan. Padahal faktanya, kurang mengonsumsi air putih dapat menyebabkan tubuh menyimpan lemak ekstra yang berakibat naiknya berat badan.segala sesustu yangkita konsumsi ada yang bermanfaat dan ada yang tidak,dan tentu kita ingin yg sgala kita konsumsi ada manfaatnya,untuk memonitori kesehatan anda dan mengetahui itu bermanfaat atau tidak ayo

Bagaimana Air Putih Menurunkan Berat Badan?

Seperti kita ketahui bahwa hati mengkonversi lemak menjadi bahan bakar. Tanpa asupan air yang cukup, ginjal tidak akan berfungsi pada tingkat optimal. Akibatnya, hati akan bekerja ekstra keras untuk membantu ginjal melakukan tugasnya. Dan pada akhirnya hati tidak dapat berfungsi dengan baik.

Beberapa lemak akan tetap di dalam tubuh dan tidak dapat dikonversi menjadi bahan bakar. Ini yang menyebabkan bertambahnya berat badan.

Minum air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup memungkinkan hati melakukan fungsinya untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi bahan bakar dengan optimal.

Tubuh kita mengandung lebih dari 60 persen air. Ketika tubuh mendapatkan air yang cukup, ia akan mencoba untuk menyimpan semua air itu ke dalam sel sedangkan sisanya akan dikeluarkan melalui urin.

Minum air dalam jumlah yang cukup juga dapat menurunkan rasa lapar. Minum beberapa gelas air sebelum makan juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah makan berlebihan yang dapat mengakibatkan berat badan bertambah.

Orang yang memiliki kelebihan berat badan disarankan untuk minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap harinya. Bahkan beberapa studi membuktikan bahwa air es atau air dingin juga membantu membakar kalori, dengan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Jika Anda tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak, kemudian mulai mengonsumsinya dalam jumlah banyak, pada awalnya akan terasa tidak nyaman dan bahkan Anda akan sering buang air kecil. Ini hal yang wajar dan setelah berjalannya waktu tubuh Anda akan terbiasa dengan kebiasaan baru mengonsumsi air putih.
Manfaat Lain Mengonsumsi Air Putih

Selain membantu menurunkan berat badan, mengonsumsi air putih juga memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan, seperti:

- Cegah Sakit Jantung
Menurut sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology, orang yang terbiasa minum air putih lebih dari 5 gelas setiap hari mengalami penurunan risiko sebesar 41 persen akibat penyakit jantung dan kematian mendadak.

- Cegah Migrain
Menurut para peneliti dari University of Masstricht, Belanda, minum air putih tujuh gelas dalam sehari dapat meredakan sakit kepala dan meningkatkan kualitas hidup penderita migrain.

Peneliti mengatakan bahwa sakit kepala yang dialami penderita migrain dapat berkurang dalam 21 jam jika mereka minum 1,5 liter air.

- Tingkatkan Ketajaman Otak
Otak membutuhkan oksigen untuk bisa bekerja sesuai fungsinya. Dengan minum banyak air putih, Anda bisa memastikan bahwa otak telah terpenuhi kebutuhan oksigennya. Bahkan minum 8-10 gelas air perhari dapat memperbaiki kemampuan kognitif otak sebesar 30 persen.

- Cegah Penuaan Dini
Kulit kering menjadi salah satu penyebab terjadinya penuaan dini. Air dapat melembabkan kulit, membuatnya tampak segar dan terbebas dari kulit kering, sehingga membuat wajah Anda awet muda meski usia bertambah.

Yuk, biasakan minum air putih mulai sekarang!

Berjemur di Pagi Hari Turunkan Risiko Kanker

JAKARTA- Percaya atau tidak, vitamin D bukan hanya dapat membantu membentuk tulang kuat, tapi juga membantu mencegah kanker. Sinar matahari merupakan sumber kunci dari vitamin D. Maka berjemur di bawah sinar matahari dapat membantu menurunkan risiko mengidap kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa sedikit paparan sinar matahari dapat mengurangi risiko kanker payudara, kolon, prostat, dan beberapa jenis kanker lain. Jumlah yang direkomendasikan untuk paparan sinar matahari yaitu selama 10 hingga 20 menit, dua sampai tiga kali seminggu. Dalam jumlah ini, kita bahkan tidak memerlukan perlindungan apapun.

Bahkan, dengan mencukup kebutuhan vitamin D dapat mengurangi kecepatan perkembangan sel-sel kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, pasien kanker payudara yang tidak cukup asupan vitamin D memiliki perkembangan sel kanker yang dua kali lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang cukup asupan vitaminnya.

Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang banyak ditemukan di ikan seperti tuna, salmon, mackerel, dan sardin. Selain itu vitamin D juga ditemukan di telur, susu, dan sereal. Namun untuk memperoleh manfaat dari vitamin D, tubuh juga memerlukan paparan dari sinar matahari.

Institute of Medicine menyarankan jumlah vitamin D yang dikonsumsi bagi wanita hingga usia 50 tahun yaitu 200 international unit (IU), bagi wanita berusia 51 hingga 70 tahun yaitu 400 IU, dan bagi wanita berusia lebih dari 71 tahun yaitu 600 IU. Sedangkan para ahli menyarankan bagi pria berusia lanjut yaitu 400 hingga 800 IU. Dan dosis harian bagi pria masih perlu dievaluasi.

Sebagai perbandingan, satu butir telur mengandung 25 IU dan 113 gram potongan ikan salmon memiliki 400 IU vitamin D.

Kendati vitamin D memiliki efek yang baik bagi tubuh, namun konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan, terutama untuk vitamin dari sumber non-alami seperti suplemen. Jika dikonsumsi berlebihan, vitamin D akan memberikan efek yang tidak baik untuk tubuh. Dalam tingkat serius, kelebihan vitamin D dapat merusak fungsi organ seperti paru-paru, jantung, dan ginjal.

Ini Penyebab Kondom Gagal Berfungsi


Jakarta, Kondom populer sebagai alat kontrasepsi yang murah namun efektif. Selain mencegah kehamilan, kondom juga mencegah penularan berbagai penyakit seksual yang berbahaya, termasuk juga HIV-AIDS. Kondom memiliki angka kesuksesan 98 persen jika digunakan dengan tepat. Namun di saat tertentu, kondom juga bisa gagal bekerja.

Meski angka kegagalan kondom di atas kertas hanya sebesar 2 persen, namun rata-rata kegagalan khas penggunaan kondom mencapai rata-rata 15 persen. Berikut ini penyebab gagalnya kondom 'melakukan' tugasnya dengan baik seperti dikutip dari Health India, Senin (10/6/2013):

1. Merobek Kemasan dengan Cara yang Salah

Beberapa orang cenderung merobek kemasan kondom dengan menggunakan gigi. Padahal ini dapat menyebabkan kondom ikut terkoyak dan rusak. Jika nekat memakai kondom rusak tentu fungsi perlindungannya akan ikut rusak.

2. Membuka Gulungan Kondom

Kesalahan yang membuat kondom tak berfungsi optimal adalah karena gulungan kondom dibuka sepenuhnya sebelum digunakan. Hal ini membuat kondom menjadi longgar.

3. Salah Saat Memakai Kondom

Sering kali pula terdapat kasus di mana seorang pria salah memakai kondom, dalam artian kondom dipakai secara terbalik. Setelah menyadari kesalahannya, kondom kemudian dibalik dan dipakai lagi, lalu melanjutkan kembali kegiatan seksnya dengan pasangan.

Jika Anda memakai kondom terbalik, sebaiknya jangan dibalik ke posisi yang benar lalu dipakai lagi. Sebab bisa jadi ada sperma yang menempel di permukaan luar kondom, sehingga kehamilan tetap terjadi meski kondom digunakan saat bercinta.

4. Menggunakan Pelumas yang Salah

Hal penting yang perlu diingat adalah Anda perlu menggunakan pelumas yang kompatibel dengan kondom. Misalnya jika Anda menggunakan kondom berbahan lateks, maka jangan gunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti vaselin, lotion tangan atau krim dingin. Sebab pelumas-pelumas itu dapat merusak kondom lateks. Sebagai gantinya, Anda harus menggunakan pelumas yang berbasis air seperti gliserin atau jelly pelumas yang banyak dijual di pasaran.

5. Tidak Mengeluarkan Udara dari Kondom

Sebelum memakai kondom, Anda perlu menekan gelembung udara kecil yang ada di dalamnya. Jika hal ini tidak dilakukan, maka kondom bisa robek.

6. Tidak Menyisakan Ruang di Ujung Kondom

Kondom juga bisa rusak saat dipakai sehingga gagal memberikan proteksi hanya karena pemakainya tidak menyusakan ruang di ujung kondom. Sperma yang sudah keluar tidak akan memiliki cukup tempat sehingga kondom pun rusak gara-gara terdesak.

7. Melepas Kondom Sebelum Selesai

Entah dengan alasan apa, beberapa pria buru-buru melepas kondom padahal aktivitas bercinta belum selesai. Tentu saja hal ini menjadikan alat kontrasepsi jadi sia-sia.

8. Terlambat Menarik Kondom Usai Penetrasi

Beberapa orang tidak segera menarik kondomnya saat penetrasi dan mencapai ejakulasi. Padahal kebiasaan ini bisa membuat sperma merembes keluar. Maka dari itu, segeralah menarik kondom dan buanglah.

Selain karena kesalahan manusia yang membuat fungsi kondom tidak maksimal, ada pula kesalahan yang muncul pada saat produksi. Kondom menjadi tidak efektif apabila:

1. Cacat Saat Produksi

Sebagaimana barang-barang lain buatan manusia, kondom juga bisa cacat saat diproduksi. Untuk itu penting untuk membeli kondom yang mereknya telah dikenal baik. Selain itu Anda juga perlu memeriksa kemasan kondom. Pastikan tidak ada robekan.

2. Kedaluwarsa

Kondom juga punya masa kedaluwarsa. Makanya selalu cek kemasan dan lihat tanggal kedaluwarsanya sebelum Anda memakainya karena kondom yang kedaluwarsa bisa merusak elastisitas kondom.

3. Penyimpanan yang Salah

Beberapa pria menyimpan kondom di sakunya. Penyimpanan yang asal-asalan bisa merusak tekstur dan menurunkan kualitas lateks, apalagi jika disimpan di bawah sinar matahari langsung.

Kondom merupakan alat yang baik untuk mencegah kehamilan dan menghindari dari penularan penyakit seksual. Meski membuat hidup manusia menjadi semakin baik, tetaplah untuk menggunakannya dengan bijak

Pertolongan Pertama untuk Serangan Jantung




Jakarta, Serangan jantung sampai saat ini masih menjadi penyakit yang menakutkan. Banyak orang berpikir akan sulit selamat jika terkena serangan jantung karena penanganan detik demi detik begitu berharga. Ada beberapa hal yang bisa digunakan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang yang terkena serangan jantung.

Jika seseorang mengalami gejala serangan jantung, maka bisa lakukan hal berikut ini:

1. Duduklah atau berbaring. Hentikan segala aktifitas dan jangan lakukan banyak gerakan. Banyak bergerak dapat memperburuk kerusakan tubuh akibat serangan jantung.

2. Telepon nomor darurat untuk meminta pertolongan. Segera hubungi rumah sakit terdekat atau minta orang lain untuk menghubungi ambulans. Jangan buang waktu untuk segera telepon dokter pribadi, teman atau anggota keluarga lainnya.

3. Jika dokter telah memberikan tablet nitroglyserin, segera minum obat tersebut. Obat tersebut bisa dikonsumsi setiap 5 menit sekali satu tablet sampai rasa sakitnya hilang. Jangan mengkonsumsi tablet nitroglyserin jika tidak diberikan dokter.

4. Mengunyah aspirin asal tidak mengalami alergi. Aspirin akan menghambat penggumpalan darah dan membantu darah tetap mengalir ke arteri. Mengunyah aspirin selama serangan jantung bisa menurunkan risiko kematian hingga 25 persen.

5. Kenali tanda-tanda serangan jantung dan bawa selalu obat-obatan yang iberikan dokter. Pertolongan yang cepat bisa mencegah kerusakan serius pada jantung dan memungkinkan pasien untuk bertahan hidup.

Bila Disahkan, RUU Pertembakauan Bakal Hapus Semua Larangan Merokok

Jakarta, Di mata para dokter, Rancangan Undang-undang (RUU) Pertembakauan dinilai sebagai ancaman serius terhadap kesehatan. Bila disahkan, berbagai aturan yang membatasi para perokok otomatis tidak berlaku lagi termasuk Kawasan Tanpa Rokok.

"Kalau RUU ini disahkan, maka pernyataan bahwa tembakau mengandung bahan adiktif dibatalkan. PP Nomor 109/2012 juga akhirnya tidak berlaku," kata dr Hakim Sorimuda Pohan, SpOG, praktisi kesehatan dari Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) dalam temu media di kediaman pengusaha Arifin Panigoro, Kebayoran Baru, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (13/6/2013).

Kekhawatiran dr Hakim didasari oleh bunyi Ketentuan Penutup dalam RUU Pertembakauan seperti tercantum pada pasal 56, yang bunyinya sebagai berikut:

Pada saat mulai berlakunya Undang-undang ini, maka:
a. Pasal 113, pasal 114, pasal 115 dan pasal 199 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; dan
b. Pasal 1 angka 19, pasal 2 ayat (1) huruf e, pasal 26 sampai pasal 31, pasal 94 ayat (1) huruf c, dan pasal 181 dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


Poin a dalam pasal tersebut merujuk pada pasal-pasal dalam UU Kesehatan yang menyatakan bahwa tembakau mengandung zat adiktif yang artinya menyebabkan kecanduan. Bila dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, maka tidak akan ada lagi larangan merokok dalam bentuk apapun.

"Turunan-turunannya (PP Nomor 109/2012) juga batal. Tidak boleh ada lagi kawasan tanpa rokok, tidak ada lagi peringatan bergambar. Ini sangat jahat," tambah dr Hakim saat ditanya soal dampak yang muncul bila RUU Pertembakauan disahkan oleh pemerintah.

Pencabutan pasal-pasal yang mengatur bahwa tembakau mengandung zat adiktif seperti dalam Ketentuan Penutup RUU Pertembakauan juga berarti membatalkan peraturan-peraturan lain yang berhubungan dengan pengendalian tembakau. Termasuk di antaranya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Tembakau yang baru disahkan oleh presiden pada akhir tahun 2012.

Di Badan Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat, RUU Pertembakauan yang kontroversial tersebut masih diberi tanda bintang yang artinya belum bisa masuk pembahasan. Komnas PT termasuk pihak yang menentang karena RUU ini bertentangan dengan program pengendalian tembakau.

Rabu, 12 Juni 2013

Minuman Ringan Tak Cuma Picu Kegemukan


JAKARTA-  Minuman ringan diduga tak hanya punya andil besar pada masalah kegemukan. Penelitian terakhir mendapatkan soft drink yang diminum dalam jumlah banyak, juga memicu diabetes, penyakit jantung, dan stroke, bahkan pada mereka yang tak kegemukan.
Remaja yang minum lebih dari satu kaleng minuman ringan, ditengarai rentan terkena diabetes, penyakit jantung, dan serangan stroke. Riset yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun terhadap 1.400 remaja telah dilakukan oleh Telethon Institute for Child Health Research di Perth, Australia Barat, mendasari dugaan tersebut.
Hasil riset yang dimuat The American Journal of Clinical Nutrition itu menyebutkan bahwa konsumsi lebih dari sekaleng minuman manis akan menurunkan kolesterol "baik" dan menaikkan kolesterol "buruk" triglyceride dalam darah. Kondisi ini tak hanya terjadi pada anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan, tetapi juga pada mereka yang berberat badan "normal".
Dilaporkan oleh Skynews.com.au, Jumat (7/6/2013), periset mengatakan risiko terkena serangan penyakit jantung (cardio-metabolic) meningkat pada para remaja peminum lebih dari sekaleng minuman ringan itu seiring pertambahan usia. "Bahwa minuman yang banyak mengandung gula meningkatkan risiko obesitas pada anak muda sudah diketahui. Yang baru dari riset ini adalah minuman bergula yang berlebihan meningkatkan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung bahkan pada anak muda yang tidak kelebihan berat badan," papar Gina Ambrosini, pemimpin riset yang juga periset senior dari University of Western Australia.    
Sementara Wendy Oddy dan Ambrosini, tim periset juga, mengatakan bahwa penemuan ini menyiratkan pentingnya peran orang tua dalam memonitor konsumsi minuman yang mengandung banyak gula oleh anak-anak mereka. "Konsumsi harus lebih moderat. Jadi kalau anak-anak minum banyak minuman bergula, mereka harus menguranginya," tegas Oddy. Dia menambahkan, air putih tetap adalah pilihan terbaik.
"(Pilihannya) orang tua harus mengganti dengan minuman yang kandungan gulanya lebih sedikit atau minuman untuk diet,"  imbuh Oddy. Riset Raine Study ini dimulai pada 1989, melibatkan 2.900 wanita hamil, lalu kesehatan anak-anak mereka terus dikaji sejak lahir sampai berumur 23 tahun. Analisa data riset ini dilakukan oleh MRC Human Nutrition Research di Cambridge, Inggris.

Aktif Bercinta Selama Hamil Banyak Manfaatnya



JAKARTA- Berhubungan seks saat hamil aman dan tetap disarankan oleh para dokter. Asalkan kehamilan sehat dan kuat, bercinta saat hamil justru memberikan banyak manfaat, baik bagi istri maupun suami.

Dokter spesialis kebidanan UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Woman & Children Hospital mengatakan, berhubungan seks saat hamil bisa dilakukan sejak trimester pertama hingga ketiga, tergantung kenyamanan dari pasangan.

"Kenyamanan berhubungan seks bervariasi tergantung individu. Umumnya wanita mengalami penurunan minat berhubungan di trimester awal sehingga mungkin mereka tidak merasa nyaman. Sebagian wanita mungkin tidak merasakannya, namun merasa tidak nyaman di trimester akhir karena perutnya yang sudah besar," tutur Bagazi.

Kendati demikian, banyak keuntungan yang didapat dari kegiatan bercinta saat hamil. Berikut Bagazi menuturkannya beberapa di antaranya.

1. Meningkatkan keintiman
Bukan hanya memenuhi kebutuhan biologis, berhubungan seks akan meningkatkan keintiman pasangan. Saat hamil wanita cenderung mencurahkan perhatiannya pada kehamilannya sehingga mungkin membuat kemesraan sedikit berkurang.

2. Meningkatkan sirkulasi darah
Berhubungan seks memicu produksi adrenalin dan meningkatkan denyut jantung, sehingga sirkulasi darah menjadi meningkat. Sirkulasi darah yang meningkat dapat memperbaiki suplai oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin.

3. Analgesik
Kegiatan bercinta dengan pasangan akan meningkatkan produksi hormon bahagia yaitu erdorfin. Hormon ini dapat mengurangi rasa nyeri sehingga berfungsi sebagai analgesik.

4. Kulit halus
Bercinta saat hamil dapat membuat kulit menjadi lebih halus. Alasannya, bercinta membantu meningkatkan hormon estrogen yang menghaluskan kulit.

5. Membakar lemak
Kegiatan bercinta sudah diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak, begitu pula yang dilakukan saat kehamilan. Maka kegiatan bercinta mungkin dapat membantu menjaga berat badan tidak naik berlebihan di saat hamil.

Selasa, 11 Juni 2013

Ternyata Membakar Lemak itu Mudah!


JAKARTA- Memiliki tubuh ideal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang dalam pergaulan. Namun apa jadinya jika impian untuk mendapatkan tubuh ideal terhalang oleh timbunan lemak membandel .

Maka tidak ada jalan lain selain menurunkan kadar lemak tersebut. Nah, jika Anda belum menemukan cara efektif untuk mengatasi lemak membandel di tubuh Anda, sebaiknya simak tip berikut ini.

Bulatkan Tekad
Ini adalah modal awal yang tidak boleh dilewatkan. Keberhasilan Anda berawal dari seberapa besar tekad Anda untuk meraih tubuh ideal. Jika Anda hanya coba-coba tetapi mengharapkan hasil cepat dan maksimal, sebaiknya Anda berpikir ulang.

Membakar lemak dengan cara sehat adalah sebuah proses yang menuntun Anda pada gaya hidup sehat. So, sama sekali tidak ada ruginya jika Anda fokuskan pikiran Anda untuk melakukan sesuatu yang bisa memperbaiki kualitas hidup Anda.

Bersenang-senang dengan latihan
Latihan itu akan menyengsarakan jika Anda menganggapnya seperti itu. Padahal latihan itu diciptakan untuk menyenangkan tubuh Anda. Tubuh kita didesain untuk melakukan lebih banyak aktivitas fisik, bukan bermalas-malasan di sofa sambil menonton TV.

Lihatlah kesudahan orang-orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Berbagai penyakit seperti diabetes, serangan jantung, stroke, hingga kematian mendadak, kerap dialami orang-orang yang tidak aktif secara fisik. Nah, kalau sudah begitu, Anda tidak akan berharap untuk menjadi salah satu dari mereka. So, have fun with exercises!

Coba latihan Ini
Ada berbagai latihan yang efektif untuk meningkatkan pembakaran lemak, di antaranya:

-   Aerobik
    Latihan aerobik biasanya dilakukan dengan musik dalam sebuah kelompok. Biasanya, ada instruktur yang memimpin gerakan dan isyarat dari perubahan gerakan aerobik. Bahkan beberapa latihan aerobik mulai mengadopsi gerakan dance untuk memunculkan 'fun factor' saat latihan.

-   Latihan Interval
    Sebuah studi menemukan bahwa setelah 2 minggu latihan interval, lemak tubuh dapat terbakar 36% lebih banyak. Latihan interval bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Contohnya, lakukan sprint selama 10 detik kemudian lari kecil 15 detik, kemudian sprint lagi begitu seterusnya selama 10-15 menit.

-   Cross Training
    Prinsip cross training adalah menggabungkan beberapa latihan untuk melatih berbagai bagian tubuh. Misalnya melakukan latihan dengan stationary bike sebelum melakukan jogging di pagi hari. Atau lari di treadmill sebelum berenang.

-   Latihan Beban
    Lakukan latihan beban terutama untuk melatih otot-otot seperti bahu, punggung, serta kaki agar tubuh membakar lebih banyak kalori setiap saat. Semakin banyak massa otot yang Anda miliki, semakin banyak lemak yang akan tersingkir dari tubuh Anda.

Perbanyak lauknya, bukan nasinya
Masyarakat Indonesia masih terbiasa mengonsumsi banyak nasi putih dengan sedikit lauk. Nah, agar hasil latihan Anda maksimal dan lemak bisa berkurang lebih cepat, maka pola makan di atas harus terbalik, yaitu sedikit nasi putih dan perbanyak lauknya.

Anda harus memilih lauk yang tinggi protein seperti, putih telur, dada ayam, kedelai dan olahannya (tahu, tempe, susu kedelai, dan lainnya), ikan, dan masih banyak lagi pilihan makanan berprotein tinggi dengan harga terjangkau.

Bakar lemak dengan tidur
Latihan sudah. Menjaga pola makan juga sudah. Nah, sekarang ada satu aktivitas menyenangkan lain yang dapat membantu Anda membakar lemak lebih cepat, yaitu tidur. Semua orang pasti suka tidur, termasuk Anda.

Tidur 7-8 jam sehari dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam meningkatkan massa otot dan membakar lemak. Jadi, tidur cukup bisa menjadi opsi terbaik untuk membakar lebih banyak lemak demi mendapatkan tubuh ideal seperti yang Anda impikan.

Terapi Stop Merokok Menggunakan Lase


JAKARTA- Ada banyak terapi yang ditawarkan untuk membantu seseorang berhenti merokok mulai dari hipnosis sampai penggunaan koyo atau patch pengganti nikotin. Kini, ada suatu metode baru yang dikembangkan yaitu teknologi laser tingkat rendah (low level laser technology/LLLT) .

Terapi ini menggunakan laser yang biasa digunakan untuk perawatan kulit yakni berkekuatan 5 sampai 500 mW. Laser berkekuatan rendah ini dipancarkan pada 29 titik di seluruh tubuh mulai dari wajah, telinga, pergelangan, dan telapak tangan.

Menurut ahli LLLT, Philip Gabel, penembakan laser ini bertujuan mempengaruhi ketergantungan seseorang pada nikotin. Teknologi LLLT bekerja dengan cara menstimulasi sel-sel otak yang sudah dalam kondisi ketergantungan. Penyinaran laser ini tidak merusak sel hidup, tetapi mengembalikan struktur biokimia di sel-sel otak agak kembali seperti kondisi sebelum kecanduan.

"Akibat dari konsumsi nikotin kita merasa rileks padahal, otak tidak membutuhkannya. Terapi ini akan mengembalikan otak ke kondisi sebelum merokok," kata Gabel pada perkenalan S Clinic di Jakarta, Rabu (5/6/2013) kemarin.

Di titik-titik tertentu yang mendapat sinar laser, terang Gabel, terdapat saraf dan pembuluh darah. Dua puluh sembilan ini aksesnya paling besar terhadap kerja otak.  Salah satu area yang area yang mendapat penyinaran adalah bibir. Dua titik yang mendapat penyinaran adalah ujung bibir kiri dan kanan.

Bibir adalah salah satu area yang terkena dampak langsung merokok. Area bibir biasanya menjadi cepat berkerut dan menghitam. Dua area ini juga memiliki akses besar dalam mempengaruhi ketergantungan pada nikotin.

Terapi LLLT  terdiri atas 3 sesi. Sesi pertama dilakukan selama satu jam, sementara sisanya kurang dari 30 menit.  "Penyinarannya sendiri hanya berlangsung 15 menit. Sisa waktu digunakan untuk konseling dan relaksasi," kata Gabel.

Jarak kedatangan sesi pertama dan kedua adalah 3 hari. Sementara sesi kedua sampai tiga sekitar 7 sampai 10 hari. Menurut Gabel, selama dua sesi pertama biasanya pasien sudah merasakan efek terapi LLLT. Stimulasi ini mulai bisa dirasakan selama 12 sampai 24 jam setelah terapi pertama. Kemudian meningkat jadi 4 sampai 6 minggu

"Pasien tidak lagi merasa butuh rokok dan menjauhinya. Angka keberhasilan pasien cukup tinggi," kata Gabel yang mengklaim dari 10 pasien yang datang, 9 orang diantaranya  berhenti merokok.

Kendati begitu, ia berpesan pasien untuk teguh berkomitmen menghentikan rokok. Philip juga berpesan untuk memelihara pola makan, tidur, kerja, dan istirahat yang baik. Hal ini dikarenakan terapi LLLT hanya mempengaruhi keinginan merokok, tidak mengurangi nikotin dalam tubuh. Kadar nikotin dibuang lewat metabolisme tubuh.

"Terapi ini memang bisa membantu pasien mengurangi keinginan merokok, tapi kontrol tetap ada pada diri pasien," tandasnya.

Senin, 10 Juni 2013

Sehat dan Langsing dengan Selai Kacang



Shutterstock
Ilustrasi
Jakarta - Salah satu menu sarapan yang sering dikonsumsi masyarakat urban adalah roti dengan olesan selai kacang di atasnya. Selain praktis, menu ini juga bisa dikonsumsi semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Selai kacang telah dikenal sejak lama sebagai menu diet yang sehat untuk membantu menurunkan berat badan. Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menyebutkan bahwa mengonsumsi 1 ons (2 sendok makan) selai kacang selama 5 hari dalam seminggu dapat menurunkan risiko diabetes hingga 30 persen.

Situs Dailyspark menyebutkan, di balik manfaat sehat selai kacang ada beberapa fakta menarik yang dimiliki selai kacang seperti:

-  Selai kacang diperkenalkan pertama kalinya di Amerika pada tahun 1904
-  Konsumsi selai kacang mencapai 1,3 kg / orang per tahun
-  Pria lebih suka selai kacang bertekstur kasar
-  Anak-anak sampai usia 12 tahun gemar mengonsumsi selai kacang karena rasanya yang gurih
-  Perempuan dan anak-anak lebih menyukai selai kacang yang lembut
-  12 ons selai kacang sama dengan 540 kacang.

Kandungan nutrisi & manfaat sehat selai kacang
Makanan ini juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Tiap 2 sendok makan selai kacang mengandung; 3 miligram vitamin E sebagai antioksidan, 49 miligram magnesium untuk membangun tulang, 208 miligram kalium yang baik untuk otot, dan 0,17 miligram vitamin B6 untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Selai kacang juga kaya akan protein, serat, dan lemak tak jenuh tunggal, sehingga bisa membuat perut kenyang lebih lama, menyehatkan sistem pencernaan, dan tidak membuat berat badan bertambah.

Para ahli meyakini bahwa pasien yang mengalami resistensi insulin kemudian mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal, seperti selai kacang, memiliki timbunan lemak di perut lebih sedikit ketimbang mereka yang mengonsumsi makanan berlemak jenuh.

Selai kacang juga mengandung polifenol, sebuah antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas yang memiliki kemampuan merusak sel-sel dan jaringan tubuh yang dapat memicu kanker.

Tidak hanya itu, selai kacang juga merupakan sumber utama dari resveratol, sebuah antioksidan yang ampuh dalam menecgah berbagai macam penyakit seperti, penyakit jantung, saraf degeneratif, Alzheimer, dan infeksi virus dan jamur.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan sekaligus memaksimalkan program diet Anda, konsumsilah selai kacang dengan roti gandum. Roti berbahan dasar gandum memiliki lebih banyak gizi dan lebih rendah kalori ketimbang roti tepung biasa, sehingga bila dikombinasikan dengan olesan selai kacang di atasnya, maka Anda bisa mendapatkan manfaat ganda.

Sukses Berkarir Bikin Perempuan Lebih Rentan Kanker Payudara


Jakarta, Bekerja keras untuk mengejar sukses dalam berkarir sudah menjadi gaya hidup kebanyakan perempuan urban masa kini. Kecenderungan ini bukan tanpa risiko, sebab penelitian menunjukkan perempuan yang sukses lebih rentan kanker payudara.

Penelitian yang dilakukan selama 55 tahun membuktikan adanya hubungan antara stres dalam bekerja dengan risiko kanker, khususnya kanker payudara. Makin tinggi jabatan seorang perempuan, makin besar pula risiko kanker yang mungkin akan dihadapi.

Dalam penelitian itu, perempuan usia 30-an tahun yang menempati posisi manajerial di tahun 1970 memiliki tingkat stres yang sama seperti para perempuan karir di masa kini. Dalam posisi yang tentunya dihadapkan pada banyak tuntutan profesional, risiko kanker payudara naik hingga 70 persen.

"Perempuan yang menempati posisi manajerial di tahun 1970-an mengalami prasangka dan diskriminasi karena budaya saat itu menganggap laki-laki sebagai lebih bisa memimpin," kata Dr Tetyana Pudrovska yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari The Independent, Senin (10/6/2013).

Di lingkungan kerja yang bias gender, perempuan dengan jabatan tinggi mengalami stres yang lebih tinggi. Diskriminasi dan perlawanan dari anak buah maupun kolega sering muncul karena perempuan sering dianggap tidak lebih layak memimpin dibanding laki-laki.

"Kami meyakini bahwa perempuan masih menghadapi stres semacam ini, dan karenanya peningkatan risiko (kanker) masih teramati hingga sekarang," kata Dr Pudrovska yang dalam penelitian ini melibatkan hampir 4.000 orang, yang pada 1975 seluruhnya berusia 36 tahun.

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker paling mematikan pada perempuan selain kanker serviks. Penyebabnya multifaktor, mulai dari stres, genetik hingga kebiasaan merokok yang secara tidak langsung bisa memicu mutasi pada DNA (Deoxyribo Nucleic Acid).

Rutin Makan Ikan Cegah Alergi pada Anak

JAKARTA- Ikan merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik. Jika konsumsi ikan ini dibiasakan sejak dini, manfaatnya bahkan bisa mencegah timbulnya alergi.

Menurut sebuah penelitian, bayi yang sudah diberikan ikan sejak usia setahun pertama risikonya terkena alergi lebih kecil saat ia besar.

Studi yang dilakukan selama 12 tahun ini menemukan, bayi yang rutin makan ikan bisa terbebas dari alergi hingga anak berusia 12 tahun. Alergi yang bisa dicegah antara lain eksim dan rhinitis alergi. Kedua jenis alergi ini akan meningkatkan risiko asma.

Temuan ini dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition. Riset ini merekomendasikan untuk memberi ikan pada anak, sedikitnya dua sampai tiga kali sebulan. Konsumsi ini cukup untuk menghindarkan anak dari alergi.

Tim peneliti dari Karolinska Institute di Stockholm, Swedia melibatkan 3.285 bayi sebagai responden. Tim meneliti asupan anak saat berusia 1, 2, 4, 8, dan 12 tahun. Mereka juga ingin mengetahui bagaimana perkembangan alergi pada anak.

Orang Swedia pada umumnya memang senang makan ikan. Anak-anak di negara tersebut makan ikan sedikitnya dua kali dalam sebulan.

Namun dalam penelitian ini memang tidak disebutkan ikan apa yang sebaiknya dikonsumsi.

Ini Gejala Awal Lupus


Ruam merah di pipi menyerupai kupu-kupu kerap menjadi penanda awal penyakit lupus
Ruam merah di pipi menyerupai kupu-kupu kerap menjadi penanda awal penyakit lupus
 Beberapa gejala awal yang dialami pasien Lupus, antara lain sakit pada sendi dan tulang, demam berkepanjangan bukan karena infeksi, anemia, dan cepat lelah.

Gejala yang dialami pasien pada tahap lanjut penyakit Lupus, di antaranya bercak merah berbentuk seperti kupu-kupu (butterfly rash), ujung jari berwarna pucat kebiruan, kejang, sakit kepala, stroke, dan keguguran pada ibu hamil.

"Apabila empat dari gejala tersebut terdapat pada seseorang maka segera periksa ke dokter. Jika tidak diketahui sejak dini, Lupus sama berbahayanya dengan kanker, penyakit jantung, maupun AIDS dan bisa menyebakan kematian," ujar Prof Dr Zubairi Djoerban, seorang ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Hal itu karena Lupus dapat menyerang organ tubuh vital seseorang dengan sangat mudah, seperti jantung, ginjal, hati, dan paru-paru. Selain itu, akibat sifat dan gejala dari Lupus yang menyerupai penyakit umum lain, diagnosa penyakit ini biasanya diperoleh setelah dokter secara bertahap mempelajari riwayat kesehatan pasien dan menggabungkan berbagai keluhan pasien.

Dokter juga harus menganalisa hasil pemeriksaan laboratorium dan melakukan beberapa pemeriksaan yang berhubungan dengan kekebalan tubuh. "Sayangnya sampai saat ini belum ada pemeriksaan tunggal yang bisa digunakan untuk menentukan seseorang menderita Lupus atau tidak," tutur Dr Zubairi.

Namun, dia mengatakan sebagian besar masyarakat Indonesia belum menyadari keberadaan dan bahaya dari penyakit Lupus karena banyak orang tidak mengetahui pasti tentang penyakit ini. "Banyak juga yang beranggapan Lupus merupakan penyakit langka dan jumlah pasiennya sedikit. Faktanya, pasien penyakit ini cukup banyak dan semakin meningkat," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, sosialisasi tentang penyakit Lupus kepada masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini sehingga si penderita segera mendapat pengobatan atau perawatan yang diperlukan.

Menderita Lupus, Apa yang Harus Dilakukan?


Penyakit lupus.
Penyakit lupus.
Saya belum lama ini saya didiagnosis menderita lupus. Rasanya semua harapan dan cita-cita saya hancur sekali. Apa bisa disembuhkan ya dok? 
Intan (28 tahun)
Jakarta

Jawaban:
Untuk Mbak Intan disana, semoga selalu berkuat hati dan jangan menyerah ya. Terkait dengan kondisi yang dialami, maka perlu diketahui bahwa lupus dikenal sebagai penyakit autoimun di mana terdapat situasi tubuh menjadi alergi terhadap diri sendiri.
Pada lupus, tubuh melakukan reaksi yang berlebihan terhadap stimulus asing dan memproduksi banyak antibody atau protein yang melawan jaringan tubuh.Pada lupus yang ringan bisa disembuhkan dan terkadang bisa sembuh sendiri, tetapi pada lupus sistemik tidak.
Penyakit ini akan naik turun, gejalanya datang dan pergi tak menentu, terutama adanya faktor pemicu yang memunculkan kembali gejalanya. Tanda dan gejalanya beragam, antara lain demam, lesu, penurunan berat badan, rambut rontok, fotosensitifitas, adanya ruam kupu-kupu (butterfly rash), discoid rush, luka di mulut, radang sendi yang berpindah-pindah, radang paru, gangguan ginjal, gangguan saraf, kelainan darah, dan ditegakkan dengan pemeriksaan laboratorium antibodi positif.
Pengobatannya adalah dengan tindakan fisik serta obat-obatan penghambat penyakit yang secara medis diberikan oleh dokter. Tindakan fisik antara lain dengan menghindari faktor pemicunya, seperti stress, infeksi, obat-obatan, paparan sinar matahari yang berlebihan, merokok. Dapat diberikan makanan yang bergizi, adanya olahraga rutin (dengan menilik kemampuan individu).
Pada seseorang dengan adanya riwayat keluarga penderita lupus sebaiknya segera memeriksakan diri apabila muncul keluhan-keluhan yang mengarah ke penyakit lupus. Mbak Intan yang terhormat, ini bukan akhir dunia, berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kemudian berbicara mengenai bagaimana mekanisme pengobatan adalah hal yang terbaik. Jangan pernah hilang harapan, karena semangat positif yang akan menguatkan diri kita. Salam. (Yovi)

dr Yovita Mulyakusuma, MSc, SpPD
Spesialis Penyakit Dalam di RS Meilia Cibubur

Minggu, 09 Juni 2013

Bunda, Jangan Sepelekan Diare Pada Anak



Jakarta, Diare merupakan gangguan di mana tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair setidaknya 3 kali dalam 24 jam. Penyakit ini cukup berbahaya bila dialami oleh anak kecil, sebab jika tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan dehidrasi berat, bahkan hingga kematian.

Lalu, apa saja penyebab munculnya diare pada anak? Ada beberapa hal, misalnya keracunan makanan, mengonsumsi makanan tertentu, salah minum obat, stres, infeksi bakteri dan lain-lain.

"Untuk anak yang sudah mulai sekolah, bisa jadi anak tersebut malas mencuci tangan sebelum makan. Selain itu bisa juga karena ia sering jajan sembarangan," imbuh dr Emma Nurhema, SpA, dokter spesialis anak RSUP Persahabatan, saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (5/6/2013).

Bila penderita masih mau minum, maka cairan tubuh yang hilang dapat tergantikan. Tetapi bila penderita tidak mau minum dan sering muntah, maka cairan tubuhnya akan cepat hilang dan terjadilah gejala dehidrasi.
Dan untuk menjaga serta memonitor kesehatan anak anda silahkan buka tautan ini.
"Jika kondisi diare terus-menerus berlangsung, maka anak bisa mengalami dehidrasi berat. Pada akhirnya, kondisi ini jika semakin parah bahkan bisa menyebabkan anak meninggal," lanjut dr Emma.

Untuk menangani diare pada anak, dapat dilakukan pertolongan sebagai berikut:

1. Berikan Air Campuran Gula dan Garam

Anak akan kehilangan garam dalam tubuhnya yang keluar melalui diare. Oleh karena itu, sebaiknya berikanlah air campuran gula dan garam pada anak Anda. Mungkin Anda perlu sedikit memaksa anak untuk minum campuran ini, sebab rasanya yang kurang enak.

"Campuran ini diberikan sebagai pengganti cairan elektrolitnya yang hilang dari tubuhnya," imbuh dr Emma.

2. Tetap Berikan Makanan

Sama seperti kehilangan cairan elektrolit, anak yang mengalami diare juga akan kehilangan nutrisi. Berikan ia makanan seperti biasa untuk menggantikan nutrisinya yang hilang. Jika anak enggan untuk makan makanan biasa, berikan mereka makanan lunak yang Anda masak sendiri seperti bubur, apel kukus, atau pisang.

"Banyak orang tua yang enggan memberikan makanan padat untuk anaknya saat mengidap diare. Namun sebaiknya tetap berikan makanan untuk menggantikan nutrisi anak yang hilang," ujar dr Emma.

3. Jangan Hanya Berikan Air Putih

Saat diare, anak memang kehilangan banyak cairan tubuh. Seringkali orang tua hanya memberikan air putih saja, padahal anak juga butuh nutrisi lain.

"Berikan juga teh manis. Sebab, air putih saja tidak menggantikan elektrolit tubuh yang hilang," imbuh dr Emma.

4. Segera Bawa ke Dokter

Bila diare berlangsung lama, misalnya 1 -2 hari dan kencing berkurang jumlah dan frekuensinya, segera bawa anak ke rumah sakit karena ada kemungkinan terkena dehidrasi.

Pentingnya Menjaga Berat Badan Semasa Kehamilan


Pentingnya Menjaga Berat Badan Semasa Kehamilan
Jakarta - Menjaga berat badan selama kehamilan tak hanya menjaga penampilan tubuh si ibu. Pasalnya, berat badan yang berlebihan pada masa kehamilan akan membahayakan kesehatan ibu dan anak dan kensekuensi ini dapat bertahan seumur hidup pada keduanya.

"Obesitas pada anak dapat dimulai dari rumah pertamanya, yakni rahim," tulis Mark Banschick, M.D, seorang psikiater dan advokat anak dalam situs Psychology Today, Rabu, 5 Juni 2013. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa komposisi tubuh ibu, nutrisi, dan berat badan selama kehamilan memiliki efek jangka panjang pada kesehatan bayi.
Pada lebih dari setengah kehamilan, ibu mengalami berat badan berlebih. Berat badan berlebih ini tidak hanya berpengaruh semasa kehamilan. Berat badan berlebih akan menjadi tonggak awal kesehatan bayi dan ibunya. Untuk itu, Banschick meminta calon ibu untuk selalu mengingat 4 hal di bawah ini:

1. Anak yang lahir dari ibu obesitas selama kehamilan akan berisiko 4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang lahir dari ibu berberat badan optimal selama kehamilan.

2. Delapan dari 10 anak obesitas akan menjadi gemuk saat dewasa.

3. Anak yang dilahirkan dari ibu obesitas selama kehamilan akan berisiko memiliki tekanan darah tinggi ketika dewasa nanti.

4. Dan tentunya, semakin berlebihnya berat badan ibu hamil, semakin sulit ia beraktivitas dengan lancar.

Oleh sebab itu, ibu hamil hendaknya menyadari bahwa 9 bulan ini merupakan awal untuk sehatnya hidup. Tidak hanya bagi si jabang bayi. Bagi ibu, masa ini juga begitu berarti.

Setelah 66 Tahun, Baru Terungkap Pria Ini Ternyata Wanita


Ilustrasi.
Jakarta— Setelah 66 tahun hidup sebagai seorang "pria", dokter mengungkap bahwa sesungguhnya pria tersebut terlahir sebagai wanita. Diagnosis itu terkuak setelah pria asal Hongkong tersebut memeriksakan diri karena perutnya membesar. Berdasarkan pemeriksaan, ternyata penyakitnya itu berasal dari pembesaran kista ovarium. Dengan kata lain, sebenarnya ia memiliki organ reproduksi perempuan.

Laporan yang dimuat dalam Hong Kong Medical Journal menyebutkan, keanehan kondisi pria tersebut disebabkan dua kelainan genetik. Ia menderita sindrom Turner, yang biasanya dialami anak perempuan akibat kelainan kromosom.

Sindrom Turner menyebabkan seseorang mengalami perawakan pendek dan juga gangguan kesuburan. Pria tersebut memiliki tinggi 1,37 meter. Ia adalah yatim piatu. Tubuhnya berhenti tumbuh setelah usia pubertas dan ia juga diketahui tidak memiliki testis.
Untuk membantu memelihara kesehatan anda silahkan buka tautan ini

Menurut tim dokter, pria tersebut memutuskan untuk meneruskan identitasnya sebagai pria dan akan diberikan suntikan testosteron.

Kelainan genetik lain yang dialami pria tersebut adalah kelainan bawaan adrenal hyperplasia, suatu kondisi yang menyebabkan peningkatan hormon pria sehingga ia memiliki janggut dan penis yang sangat kecil. Tak heran jika selama ini ia dianggap sebagai pria.

"Jika ia tidak mengalami pembesaran kista, mungkin kelainan genetik yang dialaminya tak akan pernah ketahuan," kata tim dokter dari dua rumah sakit di Hongkong yang menanganinya.

Dokter menyebutkan, sejauh ini dalam literatur medis baru ditemukan tujuh kasus kelainan genetik seperti yang dialami pria tersebut.

Sindrom Turner sendiri diperkirakan diderita satu dari 2.500-3.000 perempuan. Pria memiliki kromosom X dan Y, sedangkan perempuan memiliki sepasang kromosom X. Namun, orang dengan sindrom Turner hanya memiliki kromosom X atau kehilangan sebagian kromosom X.

Tiga dari Empat Anak Terpapar Iklan Rokok




, New Delhi - Badan Kesehatan Dunia WHO merilis peringatan iklan rokok untuk anak-anak. Menurut organisasi ini, tiga dari empat anak usia 13-15 tahun telah terpapar iklan rokok di lingkungan mereka. 

Iklan rokok ini terbukti sangat efektif mempengaruhi remaja ini untuk mulai merokok. Biasanya iklan rokok dan tembakau ini ditempatkan pada kegiatan hiburan, olahraga dan sebagainya.

Organisasi dunia ini mendesak negara-negara untuk melarang iklan, promosi dan sponsor dari produk tembakau dan rokok. Mereka juga meminta mereka membuat undang-undang yang lebih tegas dan penegakan hukum yang kuat untuk mencegah kematian akibat produk tembakau ini. Diperkirakan 1,3 juta orang di Asia meninggal setiap tahunnya karena penyakit yang berhubungan dengan tembakau.

"Statistik menunjukkan pelarangan iklan rokok dan sponsor adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi permintaan tembakau hingga tujuh persen," kata Dr Samlee Plianbangchang, Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara dalam siaran persnya kepada Tempo. "Di beberapa negara bahkan bisa sampai 16 persen, kami fokus untuk mencegah pengaruh ini kepada para pemuda."

Meskipun sebagian negara Asia Tenggara sudah mempunyai undang-undang pengendalian tembakau, larangan terhadap iklan produk tembakau juga harus ditegakkan. Plianbangchang juga mengatakan pentingnya pemantauan yang efektif, penegakan dan sanksi serta kesadaran masyarakat yang tinggi untuk pelarangan iklan, sponsor dan promosi rokok.

Mereka juga memaparkan penelitian, satu dari 10 siswa telah mengenal logo merek rokok dan ditawari rokok gratis oleh perusahaan rokok. Sebanyak tujuh dari 10 siswa juga mengaku melihat merek rokok ketika menonton acara olahraga di televisi. "Data ini mengkhawatirkan, karena menunjukkan industri tembakau menggunakan segala cara untuk memikat remaja agar merokok," ujarnya lagi.

Beberapa negara di Asia Tenggara telah mengadopsi dan meratifikasi undang-undang pengendalian tembakau yang kuat untuk melindungi masyarakatnya seperti di Bangladesh, India melarang penjualan gutka produk tembakau, Thailand dan Myanmar meningkatkan tarif pajak segala bentuk produk tembakau, Srilanka dan Thailand telah mengadopsi aturan peringatan bergambar—Thailand bahkan 85 persen bungkus rokok akan diberi peringatan bergambar. Sedangkan Indonesia telah menyederhanakan struktur pajak dan meningkatkan tarif pajak pada rokok.