Blogger templates

Kamis, 13 Desember 2012

SAP Gastritis/maag

Leaflet maag atau gastritis


Pengertian:
Gastritis adalahsuatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusakan –kerusakan erosi/apabila tidak terjadi tidak lebih dalam dari muskularis

Macam gastritis
    1. gastritis akut
    2. gastritis kronis/menahun

Penyebab
  1. obat analgetik-antiinflamasi
    • aspirin
  2. bahan kimia misalnya lisol.
  3. Alkohol
  4. stress fisis yang di sebabkan oleh luka bakar, trauma, pembedahan, gagal ginjal, kerusakan, susunan sarafpusat
  5. Refluk usus llambung
  6. endotoksin

Gejala Klinis
    • Nyeri pada efigastrium/daerah lambung.
    • Nause/kembung.
    • Muntah dan apabila berat dapat ditemukan muntah darah


Pengobatan di rumah/penata-laksanaan di rumah:.
    1. mengatasi kedaruratan medis yang terjadi.seperti nyeri maupaun ual dan muntah
    2. nebgatasi penyebab dan menghindari penyebab apabila diketahui
    3. pemberia obat-obat H2 blocking seperti antasida atau obat ulkus lambung lainnya.

Jumlah Cairan Yang Di berikan:
    • Umur < 1 – 4 tahun: 100 – 200 cc (1/2 – 1 gelas).
    • Umur > 5 tahun: 200 – 300 cc (1/2 – 1 gelas).
    • Umur Dewasa: 300 – 400 cc (11/2 – 2 gelas).

Kapan dibawa ke sarana kesehatan?
    • Bila berak cair dengan frekuensi lebih dari normal, rasa haus bertambah, air kencing sedikit, muntah ber-ulang (Dehidrasi ringan)
    • Turgor/tegangan kulit menurun/ kulit jadi kendur, demam, ubun-ubun besar cekung, mata cowong, tidak dapat makan & minum seperti biasanya (Dehidrasi sedang).
    • Kesadaran menurun, kejang, ada darah (Dehidrasi berat).

Jenis Cairan:
    • Cairan rumah tangga: air tajin, kuah sayur, air kecap, dll.
    • LGG (larutan gula garam)
    • Oralit.

Pencegahan
    1. Pemberian ASI saja s/d 4-6 bulan.
    2. Hindari penggunaan susu botol.
    3. Memperbaiki cara penyiapan & penyimpanan makanan pendamping ASI.
    4. Menggunakan air bersih untuk mi-num.
    5. Mencuci tangan setelah buang air besar, sebelum & sesudah menyiap-kan makanan & minuman.
    6. Membuang tinja, termasuk tinja bayi secara benar (menggunakan jam-ban/WC).
    7. Memperkuat daya tahan tubuh.
      • ASI minimal 2 tahun pertama.
      • Meningkatkan status gizi.
      • Imunisasi campak.

Oralit:
    1. Berikan oralit dosis pemeliharaan sesuai umur.

Umur
Setiap Mencret
Dalam Waktu 4 Jam
< 1 ta-hun
½ gelas
400 ml (2 bungkus)
1 - 4 ta-hun
1 gelas
600-800 ml (3-4 bungkus)
5 - 12 tahun
11/2 gelas
800-1000 ml (4-5 bungkus)
Dewasa
3 gelas
1200-2000 ml (6-10 bungkus)
Catatan: 1 bungkus oralit= 1 gelas = 200 ml. Perkiraan oralit untuk kebutu-han 2 hari.

    1. Cara membuat oralit:
1 bungkus oralit 200 ml dilarutkan dalam 1 gelas berisi air matang 200 ml, kemudian diaduk sampai mera-ta.
    1. Cara memberikan oralit:
Berikan pada anak kurang dari 2 tahun dengan sendok setiap 1-2 menit, pada anak yang besar dapat dengan gelas. Bila anak muntah, tunggu sebentar kemudian berikan lagi lambat-lambat. Bila diare terus berlangsung (tanpa dehidrasi) terus-kan dengan cairan rumah tangga di atas atau oralit lagi.
    1. Oralit bisa didapatkan di:
        1. Puskesmas atau rumah sakit.
        2. Posyandu.
        3. Toko obat, apotik.
        4. Warung atau toko tertentu.
    1. Larutan gula garam dapat di buat dengan cara sebagai berikut:
Air matang sebanyak 5 gelas di campur dengan 8 sendok teh gula dan ½ sendok teh garam.

0 komentar:

Posting Komentar