Selasa, 11 Desember 2012

KONSEP DASAR KAMAR OPERASI

Pengertian istilah


a.    Instalasi Kamar Operasi


Merupakan bagian integral yang penting dari pelayanan suatu rumah sakit berbentuk suatu unit yang terorganisir dan sangat terintegrasi, dimana didalamnya tersedia sarana dan prasarana penunjang untuk melakukan tindakan pembedahan.

1.       class=

          

Adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka atau menampilkan tubuh yang akan ditangani.

c.    Pre Operasi

Fase awal dari perioperatif  yang dimulai sejak mengambil keputusan untuk tindakan pembedahan dibuat sampai pasen dipindahkan ketempat kamar bedah.

d.   Intra Operasi

Fase sejak pasen dipidahkan  ke dan dari kompleks ruang operasi

e.    Post Operasi

Suatu fase akhir dari perioperatif  yang dimulai sejak pasen masuk perawatan PACU (Postoperative Anesthesi Care Unit) sampai pasen sembuh total dari pembedahan.


2.      Filosopi Pembedahan

Pembedahan merupakan bagian dari tahap pengobatan, relatif singkat, sangat penting dan menakutkan.

Dalam melakukan pembedahan harus memiliki visi dan misi demi kepentingan pasen yang dilakukan dengan cara aman.

Visi pembedahan;

a.    Menjadi yang terbaik

b.    Bermutu

c.    Mengikuti kemajuan ilmu dan teknologi

Misi pembedahan;

a.    Menyembuhkan

b.    Mengurangi penderitaan

c.    Memperbaiki kualitas hidup

Agar pembedahan berlangsung baik dan aman bagi pasen serta personil kamar bedahsangat diperlukan;

a.    Nilai-nilai luhur tata kerja kamar bedah

b.    Etika profesi

c.    Dan rambu-rambu

Pembedahan harus dilakukan sebaik mungkin, pelayanan bermutu merupakan unsur yang sangat diperlukan. Unsur tersebut yaitu;

a.    Effectiness

Pelayanan terbaik "The best possible care"

b.    Efficiency

Biaya yang wajar "Cost effectivnes"

c.    Acceptability

Kepuasan pasen "Patien Satispaction"

            Untuk pelayanan yang bermutu  diperlukan :

a.         Kompetensi tim bedah

b.         Kerja sama tim

c.         Manajemen kamar bedah

d.         Bangunan dan peralatan yang mendukung

e.         Komitmen kuat manajemen rumah sakit untuk terselenggaranya pelayanan prima


3.      Ketenagaan

Dalam setiap melakukan pembedahan idealnya tim bedah terdiri dari;

a.    Dokter pembedah (Operator)

b.    Dokter Anesthesi

c.    Perawat kamar bedah; sirkuler, instument (scrub), RNFA (register nurse first Assistance)

d.    Perawat Anesthesi


4.      Tata Ruang Kamar Operasi

Ruang kamar operasi/kamar bedah harus didesain sedemikian rupa sesuai standar demi terselenggaranya pelayanan yang bermutu.

Tata kerja kamar bedah

a.    Faktor penentu

*   Berdasarkan visi dan misi kamar bedah

*   Organisasi, manajemen kamar bedah

*   Desain dan struktutr kamar bedah

*   Peralatan yang memadai

b.    Prisip disinfeksi dan dekontaminasi (Universal Precaution)

*   Perlindungan diri sendiri

*   Perlindungan terhadap pasen

*   Perlindungan terhadap lingkungan

c.    Hal-hal yang harus diperhatikan

*   Teknik aseptik yang benar

*   Peraturan asepsis

*   Kontruksi dan desain kamar bedah

*   Pentingnya hygien dan kesehatan personil

*   Aturan tata kerja umum sewaktu pembedahan

*   Tata cara cuci tangan

*   Mempertahankan keadaan asepsis bedah

Lingkungan kerja dikamar bedah harus menujang keselamatan dan kesehatan kerja dikamar bedah karena;

*   Kamar bedah merupakan lingkungan paling berbahaya/potensial hazards

*   Penggunaan instrumen tajam sering terjadi luka tusuk, goresan dll

*   Resiko terjadinya infeksi cukup tinggi

*   Ruang kerja terbatas

*   Keterbatasan jangkauan penglihatan

*   Paparan dari darah dan gas sering terjadi

*   Tuntutan bekerja cepat

*   Static postur/ergonomi

*   Kecemasan, lelah, frustasi, stress

Strategi keselamatan;

*   Siapkan PPD (perlengkapan perlindungan diri) ekstra; cuci tangan, sarung tangan, masker , baju kerja, pelindung mata dll.

*   Wadah benda tajam disiapkan

*   Perencanaan penanganan benda-benda tajam

*   Pastikan seluruh anggota mengetahui perencanaan tersebut

*   Modifikasi perencanaan saat dibutuhkan

*   Fokuskan cara penggunaan benda-benda tajam

*   Ingatkan anggota tim operasi akan potensi bahaya

*   Melarang orang masuk dalam ruang operasi

*   Hindari percakapan yang tidak perlu

*   Simpan tabung darah seluruh pasen sebelum operasi dalam lab, untuk diperiksa kemungkinan pemaparan HIV

*   Tanda persetujuan untuk tes HIV, bila terjadi dipemaparan harus dilakukan sebelum operasi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Anda Butuh Alat2 Kesehatan?

Toko alat kesehatan online. Disini anda dapat berbelanja berbagai alat kesehatan dan alat kedokteran untuk Pemeliharaan Kesehatan Pribadi maupun Peralatan/Perlengkapan Dokter, Perlengkapan Rumah Sakit, serta Lembaga Kesehatan lainnya seperti Klinik, Rumah Bersalin, Laboratorium, Apotik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi dsb.
kunjungi disini http://toko-alkes.com/
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by cv.elang |toko alat kesehatan by creamkulit.com - pusat alat kesehatan | di indonesia