Anda Butuh alat2 Kesehatan?

Toko alat kesehatan online.
Disini anda dapat berbelanja berbagai alat kesehatan dan alat kedokteran untuk Pemeliharaan Kesehatan Pribadi maupun Peralatan/Perlengkapan Dokter, Perlengkapan Rumah Sakit, serta Lembaga Kesehatan lainnya seperti Klinik, Rumah Bersalin, Laboratorium, Apotik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi dsb.

kunjungi disini http://toko-alkes.com/

Rabu, 30 Maret 2011

Pasien Asma Hindari Kipas Angin

 id=Pasien asma dan alergi debu tidak disarankan untuk tidur menggunakan kipas angin karena dapat menyebabkan kekambuhan serangan asma.

"Kipas angin membuat debu dan tungau dalam ruangan terus berputar, nantinya debu terhirup lagi dan menyebabkan batuk atau asmanya kambuh. Ini bisa menjadi lingkaran setan," kata dr.Iris Rengganis Sp.PD dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI/RSCM) dalam acara seminar bertajuk 'Waspadai Penyakit di Musim Pancaroba' di Jakarta (30/3/2011).

Untuk menyejukkan udara di ruangan, Iris merekomendasikan penggunaan pendingin ruangan atau AC dengan suhu yang tidak terlalu dingin. "Set suhu sekitar 25 derajat. Pada suhu ini tungau tidak suka," katanya.

Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran napas dan disertai hipersensitivas bronkus terhadap bermacam rangsangan. Pasien asma sebaiknya mengenal dan mewaspadai pencetus alergi guna menghindari serangan.

"Selama masih ada alergen, asma akan terus timbul. Oleh karena itu, kenali dan hindari pencetusnya," paparnya.

Selain tungau debu, penderita asma juga sensitif terhadap udara dingin, bulu binatang, asap rokok, dan masih banyak lagi.

Kompas

Tiens Produk untuk terapi asma :
Tiens Cell Rejuvenation Capsules

Forum Sanitarian


Public Health Forum - Didedikasikan untuk Keluarga Besar Komunitas Indonesians Public Health

Kita sudah cukup lama mengelola Blog yang beberapa diantaranya kami dedikasikan untuk komunitas Public Health dan Sanitarian sesuatu yang menjadi keseharian saya.  Beberapa blog tersebut adalah ;
  • Kesehatan.blogspot.com" target="_blank">Indonesian Public Health
  •  http://helpingpeopleideas.com/publichealth
  • http://indonesianpublichealth.blogspot.com
  •  http://environmentalsanitation.wordpress.com
Sebelumnya saya juga mohon maaf, beberapa waktu yang lalu kami memasang fasilitas subscriber di http://helpingpeopleideas.com/publichealth dengan janji untk mengirimkan tutorial terkait  SOP publichealth. Fasilitas ini kami maksudkan untuk berbagi informasi dan update perkembangan teori dan praktek Sanitarian dan Kesehatan Masyarakat.  Namun maksud tersebut sampai saat ini tujuan tersebut belum mampu kami laksanakan karena keterbatas waktu dan kemampuan setting pada plugin (software). Kemudian muncul ide untuk tetap menyambung sharing dan komunikasi email yang sudah masuk di subscriber tersebut. Ide tersebut kami terjemahkan dalam bentuk MEMBUAT BLOG KHUSUS FORUM.

Blog FORUM tersebut memungkinkan kita dengan mudah berbagi informasi dan sharing update perkembangan teori dan praktek Sanitarian dan Public Health saling berbagi link download checklist SOP dasar hukum dan peraturan pustaka terkait topik kita hot topic serba-serbi info Kesehatan - dan lain-lain. Alamat forum kita di sini

Jika rekan-rekan berkenan untuk bergabung dan menuangkan ide tulisan permintaan berbagi pengalaman atau ingin sekedar mengeluarkan uneg-uneg (tanpa harus dihipnotis model uya kuya), rekan-rekan harus bergabung dan menjadi anggota FORUM kita ini. Caranya mudah (dan gratis) :
  •  Klik DISINI
  •  Klik pada tulisan Register
  •  Klik pada tulisan I agree to these term
  • Isi seluruh kolom yang diminta, user name-email sampai code yang harus dimasukkan
  •  Selanjutnya klik Submit
  • Selamat, anda sudah berhasil bergabung dengan keluarga besar forum public health
    Selanjutnya jika ingin menulis komentar atau sharing pengalaman anda tinggal login dengan memasukkan username dan password yang sudah anda buat sebelumnya, kemudian klik pada topik yang anda inginkan, klik pada new topic.

    Selamat  Bergabung  dan menjadi Keluarga Besar SANITARIAN COMMUNITY

    Selasa, 22 Maret 2011

    Cara Tepat Usir Nyamuk Demam Berdarah

    Demam berdarah tak mengenal musim. Sebab, banyak tempat yang memungkinkan nyamuk berkembang biak. Telur serangga pembawa virus dengue ini tak perlu menunggu musim hujan untuk berubah menjadi larva, jelas DR drh Upik Kesumawati Hadi MS.

    Telur nyamuk demam berdarah terkenal bandel. Ia masih bisa hidup meski berbulan-bulan tidak terkena air. Begitu terkena air, telur dapat segera menuntaskan siklus hidupnya yakni berubah menjadi larva, urai dokter hewan dari bagian Parasitologi dan Entomologi Kesehatan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

    Setetes air bersih yang tergenang sudah cukup untuk menjadi tempat bertelur dan penetasan larva nyamuk demam berdarah. Sekali bertelur, sekitar 300 nyamuk baru akan terbang mencari mangsa. Darah manusia diperlukan sang betina untuk pematangan telurnya, kata Upik.



    Banyak tempat di rumah yang dapat menjadi tempat nyamuk bertelur atau beristirahat. Seperti apa lokasi favorit nyamuk demam berdarah. Untuk bertelur, serangga yang aktif di siang hari itu memerlukan genangan air bersih, ujar Upik.

    Sifatnya itu berbeda dengan nyamuk yang aktif di malam hari. Nyamuk yang kerap mengganggu aktivitas istirahat keluarga di saat mentari sudah terbenam ini membutuhkan air yang kotor untuk berkembang biak. Biasanya di selokan, ungkap Upik.

    Nyamuk serta serangga pengganggu lainnya menyukai daerah yang gelap dan lembab. Sebut saja, celah sempit antara dinding dengan tempat tidur atau lemari. Nyamuk suka beristirahat di situ, kata Upik.

    Nyamuk juga kerap mengincar bak mandi, kloset yang lama tidak terpakai, tangki air, penampung tetesan air dispenser, dan penampung air buangan kulkas sebagai tempat untuk bertelur. Khusus untuk bak mandi, pastikan Anda menyikatnya secara rutin. Ketika tampak bintik hitam, sikat dengan benar sebab telur nyamuk menempel kuat di dinding bak mandi dan masih bisa hidup kendati baknya dikeringkan. Sedangkan pemberian larvasida per sendoknya cukup untuk 100 liter air dan tidak perlu dibersihkan lagi setelahnya, ujar Upik.

    Ada hal kecil lain yang bisa Anda lakukan untuk menghalau nyamuk demam berdarah. Dengan membalikkan gayung setelah dipakai, contohnya. Lalu, tutup kloset jika rumah akan ditinggal kosong selama sepekan lebih."
    Nyamuk juga menyukai bau keringat manusia. Itu sebabnya mereka kerap ditemui berkerumun di pakaian bekas pakai yang tergantung. Jangan gantung baju dalam waktu lama agar tidak menjadi tempat istirahat nyamuk, katanya mengingatkan.

    Beralih ke luar rumah, Upik mengajak untuk mencermati pekarangan. Tanaman yang bersemak rimbun biasanya menjadi tempat hinggapnya nyamuk. Pangkas pendek saja sambil menyemprotkan anti nyamuk untuk mengenyahkan nyamuk dewasa, saran Upik.

    Masih di pekarangan, tanaman yang berketiak seperti jenis nanas-nanasan berpotensi menyimpan air. Karenanya, rajinlah mengeringkannya. Singkirkan pula piring tatakan pot atau rutinlah mengeringkannya.

    Lalu, jika ada sampah yang dapat menampung air, segera angkat dari halaman. Anda bisa mendaur ulang, menimbunnya, atau membuangnya. Sedangkan bagi Anda yang memiliki kolam di taman, peliharalah beberapa ekor ikan sebagai predator alami larva nyamuk, tutur Upik.

    Red: Siwi Tri Puji B
    Rep: Reiny Dwinanda
    Sumber: www.republika.co.id

    Senin, 21 Maret 2011

    Waspadai DBD dengan Penanganan yang Tepat

    KASUS kematian yang merenggut nyawa banyak orang dalam setiap tahunnya karena Demam Berdarah Dengue (DBD), marak terjadi di seluruh dunia. Salah satunya di Indonesia.

    Kasus infeksi dengue di DKI Jakarta, menduduki peringkat pertama dengan jumlah 4481 kasus dan angka kematian sebanyak delapan jiwa per tanggal 28 Pebruari 2008. Bahkan, jumlah penderita DBD sepanjang tahun 2007 tercatat sebanyak lebih dari 156.697 orang dengan korban meninggal lebih dari 1.296 orang.

    Menangani fakta tersebut, GlaxoSmithKline bersama duta kampanye "Tangani Tepat Demam pada DBD Anak", seorang ibu yang juga psikolog Tika Bisono MpSi, Dr J Hudyono MS SpOk MFPM, selaku staf uji klinik obat Departemen Farmakologi-Terapeutiks FKUI, serta bapak Muhadi SKM, selaku Supervisor Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan penyuluhan kepada warga dan pasien Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan mengenai pentingnya penanganan tepat demam pada DBD anak melalui pemilihan kandungan obat yang tepat.



    Kenyataannya, masih banyak keluarga kecil di Indonesia yang belum mengetahui penanganan demam yang tepat pada kasus DBD, terutama pada anak-anak. Banyak masyarakat datang terlambat sehingga berisiko terhadap kondisi yang lebih parah dan menyebabkan tingkat kematian yang lebih tinggi. Untuk itu, GlaxoSmithKline berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengenali gejala demam pada DBD sehingga dapat menanganinya dengan tepat.

    "GlaxoSmithKline juga menghimbau orangtua lebih waspada dalam memilih obat penurun demam yang dijual OTC (over the counter) karena pada kasus demam yang disebabkan oleh DBD tidak semua obat penurun demam aman digunakan," ungkap Yenny Tan Vedana, Brand Manager PT Sterling Products Indonesia ketika ditemui okezone dalam kampanye yang bertajuk "Tangani Tepat Demam pada DBD Anak" di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2008).

    Berdasarkan sebuah riset independen terkini, sekitar 76 persen konsumsi obat penurun demam anak di wilayah perkotaan di Indonesia adalah produk yang mengandung asam asetilsalisilat (acetyl salicylic acid), yaitu jenis bahan aktif yang tidak sesuai untuk konsumsi anak-anak karena diduga berkaitan dengan Sindroma Reye.

    Selain itu, banyak konsumen tidak menyadari bahwa baik asam asetilsalisilat maupun obat anti inflamasi non-steroid (NSAID) lain seperti ibuprofen, mempunyai indikasi kontra pada demam dengue karena dapat memperburuk terjadinya pendarahan (haemorrhagic) pada infeksi dengue.

    Khasiat dan keamanan yang sangat baik dari parasetamol untuk penanganan nyeri dan demam, direkomendasikan oleh ahli kesehatan termasuk dokter anak di seluruh dunia. Bahkan, parasetamol menjadi satu-satunya obat nyeri dan demam yang dapat digunakan secara aman pada demam dengue.

    Dr J Hudyono, MS SpOk MFPM menyatakan, "Pada DBD, gejala khasnya adalah demam tinggi mendadak selama tiga hari pertama dan adakalanya diikuti turunnya demam pada hari ketiga dan empat di mana mungkin terjadi syok dan diikuti naiknya suhu, sehingga menyerupai pola pelana. Yang terpenting bagi orangtua adalah pada hari ketiga sebelum terjadinya pola pelana, anak sudah diperiksakan ke dokter untuk penilaian kemungkinan DBD. Bila menunggu terjadinya pola pelana yang biasanya terjadi pada hari kelima, maka sudah terlambat ditangani," papar Executive Manager Clinical Study Unit (CSU) Departemen Farmakologi-Terapeutiks FKUI itu.

    Bila gejala demam pada DBD anak dapat dideteksi sejak dini, Hudyono menuturkan untuk memilih obat penurun demam yang sesuai dan aman.

    "Perawatan di rumah yang dapat dilakukan adalah memberikan asupan cairan yang cukup dan bila ingin meringankan demam, anak dapat dikompres dan diberikan obat penurun demam yang aman dan sesuai untuk meringankan demam yang dicurigai DBD yakni parasetamol. Jangan lupa pula untuk mengenali cat aktif, baca aturan pakainya dan segera konsultasikan pada dokter," imbuhnya.

    Menanggapi hal tersebut, Tika Bisono, psikolog dan duta "Tangani Tepat Demam pada DBD Anak" mengakui perlunya informasi intensif mengenai gejala khas DBD.

    "Belum banyak orangtua yang memahami bagaimana gejala demam pada DBD anak. Melalui kampanye edukasi ini, diharapkan orangtua dapat lebih memahami dan mengenali gejala DBD di antaranya demam dan gejala khas lainnya sehingga dapat menangani dengan cepat dan tepat," jelas almamater Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

    Tak hanya itu saja, sambungnya, orangtua juga perlu mengetahui komposisi pada obat yang akan dikonsumsi buah hatinya.

    "Cermati kandungan bahan aktif (komposisi) obat penurun demam, sehingga dapat meringankan nyeri dan demam yang diderita anak dengan aman. Faktor lain yang tak kalah pentingnya ialah jangan menunda untuk segera membawa anak ke dokter. Selain itu, periksalah darahnya juga. Karena berdasarkan pengalaman, jangan hanya periksa kadar trombosit tapi juga kadar leukosit dan hematokrit," bebernya.

    Berbagai kegiatan edukasi dilakukan dalam "Tangani Tepat Demam pada DBD Anak" ini tidak hanya berlangsung di puskesmas Tebet, Jakarta Selatan. Namun, pada 100 puskesmas-puskesmas lain yang tersebar di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Medan hingga bulan April 2008.


    (tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Waspadai Kanker Kolorektal

    KANKER adalah penyakit pertumbuhan sel yang bersifat ganas dan bisa mengenai organ apa saja. Bisa menyerang kolon, rektum atau keduanya.

    Usus besar adalah bagian dari sistem pencernaan. Sebagaimana kita ketahui sistem pencernaan dimulai dari mulut, lalu kerongkongan (esofagus), lambung, usus halus (duodenum, yeyunum, ileum), usus besar (kolon), rektum dan berakhir di dubur.

    Menurut Dr Adil Pasaribu Sp B KBD, ahli kanker dari Rumah Sakit Dharmais, usus besar terdiri dari kolon dan rektum. Kolon atau usus besar adalah bagian usus sesudah usus halus, terdiri dari kolon sebelah kanan (kolon asenden), kolon sebelah tengah atas (kolon transversum) dan kolon sebelah kiri (kolon desenden). Setelah kolon, barulah rektum yang merupakan saluran di atas dubur. Bagian kolon yang berhubungan dengan usus halus disebut caecum, sedangkan bagian kolon yang berhubungan dengan rektum disebut kolon sigmoid.



    "Kanker adalah penyakit pertumbuhan sel yang bersifat ganas. Bisa mengenai organ apa saja di tubuh manusia. Bila menyerang di kolon, maka disebut kanker kolon, bila mengenai di rektum, maka disebut kanker rektum. Sementara itu, jika mengenai kolon maupun rektum maka disebut kanker kolorektal," ungkap Dr Adil ketika ditemui okezone dalam acara Media Lucheon "Kanker Usus, Probiotik dan Kesehatan Kolon" di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

    Kanker kolon sebagaimana sifat kanker lainnya, memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat, dapat menyusup atau mengakar (infiltrasi) ke jaringan di sekitarnya serta merusaknya, dapat menyebar jauh melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ yang jauh dari tempat asalnya tumbuh, seperti lever, paru-paru, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan baik.

    Menurut almamater Universitas Indonesia ini, terdapat beberapa faktor resiko yang menyebabkan seseorang rentan terkena kanker kolorektal. Salah satunya yaitu faktor genetik dan lingkungan.

    "Jadi kalaupun secara genetik ada potensi untuk mengidap kanker kolorektal, namun lingkungan di sekitarnya baik, maka tidak dapat menimpanya," jelas dokter yang juga praktek di RS Pluit dan Triadipa itu.

    Penyebab lain yang menjadi penyebab seseorang dapat menderita kanker kolorektal ini ialah pola hidup yang terkait dengan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

    "Makanan yang kita makan itu perlu diperhatikan betul karena di dalam makanan tersebut terdapat bahan-bahan tertentu yang dapat menimbulkan mutasi penyebab kanker," beber pria berkacamata ini.

    Faktor lain yang tak kalah pentingnya ialah karena usia. Lebih dari 90 persen penyakit ini menimpa penderita di atas usia 50 tahun. Walaupun pada usia yang lebih muda dari 50 tahun dapat saja terkena.

    "Jadi rajinlah check up mulai dari faktor high risk sampai faktor general," imbuhnya.

    Tak hanya itu saja, sambungnya, faktor lain yang tak kalah penting untuk dapat meningkatkan kanker kolorektal adalah cara diet yang salah. "Kebanyakan masyarakat tidak menyadari bahwa kanker usus itu dapat dipicu oleh gejala-gejala yang dianggap remeh seperti cara diet yang salah yang menyebabkan perubahan kebiasaan buang air besar (BAB) dan sembelit," katanya seraya memaparkan terlalu banyak makan yang mengandung lemak hewani akan dapat menimbulkan kanker usus besar.

    Bahkan, lanjutnya, usus yang merupakan organ utama itu bila bermasalah, maka akan mengakibatkan gangguan kesehatan yang mengubah rutinitas sehari-hari. Salah satu masalah usus yang sering menimpa orang adalah gangguan BAB. Masalah pada saluran pencernaan ini ternyata dapat memicu penyakit kanker kolorektal.

    "Sebagian orang mengabaikan gejala sakit perut dan gejala susah BAB. Terkadang mereka juga tidak peduli terhadap siklus BAB yang nyata bisa menjadi pertanda adanya penyakit kanker usus besar," papar staf pengajar RS Dharmais itu.

    Untuk mengetahui gejala awal dari penyakit ini, salah satunya melalui Rectal Bleeding atau BAB yang berdarah. Yaitu keluarnya darah dengan konsentrasi tertentu melalui saluran kotoran (anus) yang bisa diamati langsung dengan mata telanjang atau dengan bantuan mikroskopis.

    "Tak sekadar gejala itu saja, perubahan bentuk tinja yang menyerupai kotoran kambing pun dapat menjadi pertanda dari kanker usus. Dan lihat pula pada warna tinja tersebut. Warna baik untuk tinja ialah kuning kehijauan, bila berubah maka perlu diwaspadai," tukas anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang juga anggota Ikatan Ahli Bedah itu.

    Nah, bila Anda mengalami gejala tersebut, maka terdapat beberapa langkah yang dapat ditempuh, yaitu mulai dengan cara roentgen dan endoskopi, tanya dan jawab (T&J) dengan dokter, pemeriksaan radiologi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium.


    (tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Sehat & Cantik dengan Buah Lengkeng

    BENTUKNYA bulat, ukurannya kecil. Itulah buah lengkeng. Tapi bentuk dan ukuran itu ternyata tak sebanding dengan manfaat yang dibawanya. Tak hanya daging buahnya saja yang enak, menyegarkan, dan membawa banyak manfaat, biji, kulit, akar, dan daunnya pun menyimpan khasiat yang tak kecil bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Karena itu, Anda tak perlu menyesal telah membeli buah yang ukurannya tak lebih besar dari bola mata ini. Apa saja kandungan buah lengkeng? Apa juga khasiat daging, biji, akar, daun, dan kulitnya?

    Lengkeng sudah sangat dikenal dan cukup disukai mesyarakat Indonesia. Tinggi pohon lengkeng bisa mencapai 10 meter atau lebih. Buahnya yang berwarna cokelat kekuningan dan kasar ini disebut euphoria longana. Rasa buah ini enak, manis, dan menyegarkan. Karena rasanya itu, buah yang kecil ini bisa membuat orang ketagihan. Tak heran, banyak orang menyajikan buah ini sebagai hidangan pencuci mulut atau dikonsumsi sebagai cemilan saat ngobrol atau menonton televisi.

    Buah kecil berbentuk bulat yang berawal dari daratan China ini merupakan keluarga buah rambutan dan leci. Dalam bahasa Mandarin, lengkeng disebut dengan "ong ya guo" atau "long yan", yang berarti mata naga. Sementara di Indonesia sendiri, buah ini poppular dengan sebutan "mata kucing". Julukannya seperti itu karena buah lengkeng mirip bola mata. Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening dan mengandung banyak air sehingga bisa dibuat jus. Di tengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau cokelat tua.



    Kandungan dan Manfaat

    Sadarkah Anda bahwa buah yang biasa ini ternyata memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh? Kandungan yang terdapat dalam buah ini adalah sukrosa, fruktosa, glukosa, protein, lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik dan senyawa-senyawa kimia tumbuhan (fitokimia) lainnya yang berguna bagi kesehatan.

    Fruktosa merupakan kadar gula dalam buah. Gula ini baik untuk tubuh karena menjaga kadar gula dalam darah. Sedangkan glukosa termasuk gula yang tak baik. Kombinasi senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan berbagai khasiat, antara lain, mengendurkan syaraf. Buah ini memberikan rasa tenang berkhasiat mengatasi rasa gelisah, susah tidur dan sulit berkonsentrasi. Tak heran, orang menyebut lengkeng sebagai salah obat pengusir gelisah yang alami. Jika rasa gelisah mulai mendera Anda tanpa sebab, Anda tak perlu lagi mencari obat penenang. Mengonsumsi obat kimia terlalu banyak tak baik untuk tubuh. Yang alami jauh lebih baik dan aman.

    Selain itu, daging buah lengkeng juga bermanfaat menyehatkan jantung dan bisa mengobati jantung yang berdebar keras. Buah lengkeng juga dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan dan menambah tenaga. Karena itu, buah ini sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemulihan stamina setelah sakit. Karena buah lengkeng juga mengandung serat, buah ini berguna pula untuk menyehatkan usus dan memperbaiki proses penyerapan makanan, melancarkan proses buang air kecil dan air besar, mengatasi penyakit cacingan, menyehatkan mata, mengobati sakit kepala, keputihan dan hernia.

    Bisa Mabuk

    Lengkeng juga memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi sehingga orang bisa mabuk kalau terlalu banyak mengonsumsinya. Sebenarnya kadar alkohol ini ada jika lengkeng sudah matang. "Semua buah kalau terlalu matang dan terjadi pembusukan (fermentasi), bisa jadi alkohol," terang dr Samuel Oetoro, M.S. Sp.GK, dokter Spesialis Klinik Nutrisi. Karena kadar alkohol tersebut, buah lengkeng memiliki sifat hangat, tetapi tidak mengandung racun.

    Ternyata bagian lengkeng yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh bukan hanya buahnya saja. Akar dan daunnya yang terasa pahit, bahkan biji yang keras, pun menyimpan khasiat yang tidak sedikit. Akar lengkeng berkhasiat sebagai peluruh kencing dan melancarkan sirkulasi darah. Daunnya berkhasiat sebagai antiradang dan pereda dan pereda demam. Sedangkan biji lengkeng berkhasiat membantu menghentikan pendarahan, mengatur arus energi yang keluar dan masuk pada organ vital manusia, serta menghilangkan rasa nyeri.

    Biji lengkeng juga mengandung zat yang berguna untuk pigmen dan asam amino. Biji lengkeng ini dimanfaatkan sebagai bahan sampo karena mengandung senyawa saponin yang dapat menghasilkan busa dalam jumlah yang banyak. Rasa kulit luarnya kecut agak manis, dengan sifat hangat astringen. Zat tersebut dapat menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi. Lebih sering di manfaatkan sebagai obat luar untuk merawat kulit.

    Buah lengkeng juga menjadi tonik atau minuman yang menguatkan. Sehingga orang yang baru saja sakit dianjurkan untuk mengonsumsi buah ini. Sementara untuk kecantikan, buah lengkeng mengandung Vitamin C (antioksidan) untuk menangkal radikal bebas. Asal tahu saja, radikal bebas mampu merusak kecantikan kulit. Menurut dr Samuel, kandungan air buah lengkeng mampu menjaga kelenturan kulit.


    (Genie/Genie/tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Rasa Kantuk Gejala Dini Serangan Stroke

    BERHATI-HATILAH apabila Anda mengalami rasa kantuk berlebihan setiap hari. Sebab, bisa jadi itu gejala awal stroke.

    Berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Amerika Serikat (AS), rasa kantuk yang berlebihan setiap hari merupakan tanda awal serangan stroke. Dalam penelitian yang dipimpin Dr Bernadette Boden-Albala, asisten profesor bidang neurologi pada Universitas Columbia, New York, AS, orang yang sering mengantuk berisiko mengalami stroke dua hingga empat kali lebih tinggi.

    "Kami sangat terkejut ketika mengetahui efek dari mengantuk itu terjadi pada periode waktu yang tidak terlalu lama. Namun, pertanyaan sesungguhnya adalah apa yang harus kita lakukan pada tubuh kita?" ujarnya.

    Berbicara di depan Konferensi Stroke Internasional, para peneliti menyarankan kepada para dokter untuk lebih sering memeriksa pasien yang usianya sudah uzur, apakah mereka mudah tertidur ketika menonton TV atau tidak. Sebab, risiko stroke terhadap orang yang sudah lanjut usia jauh lebih tinggi.



    Kesimpulan Dr Boden-Albala berdasarkan penelitian terhadap sekitar 2.000 responden yang sering mengantuk dan tertidur dalam berbagai situasi. Dalam riset itu, mereka juga meneliti orang yang tertidur ketika menonton televisi, duduk, saat berbicara bersama, duduk terdiam setelah makan siang tanpa mengonsumsi alkohol, dan tiba-tiba berhenti mengemudi saat berkendaraan. Setelah dua tahun, pada orang yang beberapa kali suka mengantuk dalam sehari, risiko terkena stroke itu 2,6 kali lebih besar.

    Sementara itu, orang yang mengantuk secara sangat berlebihan risiko terkena stroke meningkat menjadi 4,5 kali lebih besar. Penelitian itu juga menemukan bahwa risiko serangan jantung atau kematian akibat penyakit kardiovaskular ikut meningkat akibat mengantuk setiap hari.

    Dr Boden-Albala menambahkan, penelitiannya itu menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur mudah kelelahan sepanjang hari.

    "Hasil penelitian ini akan sangat membantu memberikan pengertian kepada pasien terhadap masalah tidur dan efek dalam jangka panjang," tuturnya.

    Pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang menderita apnoea (yaitu tiba-tiba berhenti napas sejenak saat tidur) memiliki risiko tinggi terkena stroke. Bisa jadi, rasa mengantuk pada siang hari akibat dari kurangnya kualitas tidur malam itu juga terkait apnoea.

    Dr Heinrich Audebert, dokter konsultan stroke di Rumah Sakit St Thomas dan Guys di London, menemukan bahwa temuan hasil penelitian Dr Boden- Albala dan kawan-kawannya sangat beralasan.

    "Apnoea adalah faktor risiko stroke yang sering ditemui pada negaranegara di kawasan Mediterania," ungkapnya.

    Dia menjelaskan, pasien yang mengalami apnoea meningkatkan level tekanan darahnya sepanjang malam. Salah satu penyebab potensial dari hasil penelitian ini bisa jadi tidak terdiagnosis sebelumnya karena kerusakan jaringan otak. Kerusakan itulah yang mengakibatkan rasa kantuk selama seharian.

    "Untuk itu, kami menyarankan kepada para pasien yang sulit tidur malam menjalani skrining apnoea," ujarnya. Hal itu sangat penting. Sebab, berdasarkan laporan terakhir, setiap tahun ada sekitar 150.000 orang di Inggris yang mengidap stroke.


    (Sindo Sore//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Mengenal jantung dan stroke pada wanita

    PENYAKIT jantung dan stroke merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Di usia menopause, wanita berisiko dua sampai tiga kali serangan jantung dan stroke. Mengapa?

    Kematian akibat penyakit jantung dan stroke lebih banyak dialami wanita daripada pria. Perbandingan itu tampak pada survei American Heart Association's pada 2002. Sebanyak 38 persen wanita meninggal dalam tahun pertama setelah serangan jantung pertama dibandingkan pria hanya 25 persen.

    Pada tahun yang sama, WHO juga melakukan survei dengan hasil tidak kalah mencengangkan. Di Negara negara berkembang 50 persen kematian wanita usia di atas 50 tahun karena penyakit jantung dan stroke. Risiko tersebut terkait dengan penurunan kadar hormon estrogen.



    Spesialis Jantung RS Jantung Harapan Kita dr Amiliana Mardiani Soesanto SpJP mengatakan, hormon estrogen yang ada di dalam tubuh wanita mampu melindungi diri dari serangan penyakit jantung dan stroke.

    "Hormon estrogen bersifat melindungi dengan membuat pembuluh darah lebih lebar sehingga mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke," ujar Mili, sapaan akrabnya di sela-sela acara "Go Red For Women", di Jakarta.

    Dalam kehidupan wanita dipengaruhi tiga fase yaitu masa anak-anak, masa reproduksi, dan masa menopause. Saat masa reproduksi, kadar estrogen sangat tinggi sehingga mampu melindungi diri dari serangan jantung dan stroke.

    Berbeda, ketika wanita memasuki masa menopause, kadarestrogendalam tubuhnya menurun, berarti pula pelindung di dalam tubuh berkurang. Menurut dia, pada wanita yang mengalami serangan pertama kali lebih berisiko pula untuk mengalami kematian. Semakin berbahaya penyakit jantung dan stroke pada wanita karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang spesifik.

    Pada umumnya, gejala serangan jantung adalah sakit di bagian dada. Adapun, pada wanita ditandai dengan rasa tidak nyaman pada lengan, bahu, punggung, leher, rahang, dan perut.

    Terkadang, gejala yang ditimbulkan adalah napas pendek tanpa merasakan sakit di bagian dada. Walaupun tidak merasakan gejala, sebaiknya tetap rajin memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi badan.

    Kesehatan jantung dan stroke berhubungan erat dengan pola gaya hidup yang keliru. Faktor risiko tersebut meliputi kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, kurang bergerak, diabetes melitus, dan riwayat keluarga.

    Stres merupakan reaksi tubuh ketika berbagai stimulus mengganggu. Stimulus itu mengganggu keseimbangan fisik, mental atau emosional.

    Psikolog Universitas Indonesia Dra Ratih Andjayani Ibrahim MM Psi mengungkapkan stres merupakan faktor eksternal yang bisa memengaruhi kesehatan jantung. Kesibukan pekerjaan tidak lantas mengabaikan pola dan gaya hidup sehat. Duta Go Red for Women Indonesia Susan Bachtiar menceritakan kehidupannya yang bebas dari rokok, makan sesuai golongan darah, istirahat cukup, berolahraga setiap pagi, tidak mengonsumsi alkohol dan menjaga pikiran agar tidak stres.

    "Saya ingin hidup sehat untuk orang-orang yang saya cintai," kata model yang juga berprofesi sebagai pengajar.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Manfaat Kedelai Hitam

    KEDELAI hitam tidak sepopuler kedelai kuning. Namun, di balik kulit gelapnya tersimpan beragam manfaat untuk kesehatan.

    Di Indonesia, kedelai telah menjadi bahan baku makanan sehari-hari seperti tempe dan tahu. Selain tahu dan tempe, kedelai sebagai sumber pangan dapat dikonsumsi melalui berbagai produk olahannya seperti susu kedelai, protein kedelai, kecap, dan tauco.

    Kedelai merupakan salah satu tanaman polong-polongan sebagai sumber utama protein dan minyak. Sedangkan untuk komposisi gizi kedelai bervariasi tergantung varietas yang dikembangkan dan juga warna kulit maupun kotiledonnya.

    Secara garis besar, kedelai dibedakan menjadi kedelai kuning dan kedelai hitam. Kedelai yang berkulit hitam saat ini sedang menjadi incaran peneliti gizi dan kesehatan. Ternyata, di dalam kedelai hitam mengandung antisianin. Antisianin tersebut sangat potensial mencegah proses oksidasi yang terjadi secara dini dan menimbulkan penyakit degeneratif.



    Oksidasi LDL kolesterol merupakan awal terbentuknya plak dalam pembuluh darah yang akan memicu berkembangnya penyakit tekanan darah tinggi dan berkembangnya penyakit jantung koroner.

    "Pada orang yang menderita arterosklerosis terdapat plak-plak di pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan aliran darah dan oksigen tidak lancar. Sehingga terjadi pengerasan pembuluh darah dan mengakibatkan penyakit seperti jantung koroner, stroke dan beragam penyakit berbahaya lainnya," papar Guru Besar Fakultas Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Prof Dr Ir Mary Astuti MS dalam seminar bertajuk "Mengupas Keunggulan Kedelai Hitam", di Jakarta.

    Ketika penderita arterosklerosis rajin mengonsumsi antisianin, zat ini mampu melancarkan sumbatan di dalam pembuluh darah. Antisianin dari kulit kedelai mampu menghambat oksidasi LDL kolesterol. Dia menambahkan, dengan rajin mengonsumsi tempe dan produk olahan kedelai hitam sebanyak 150 gram/ hari mampu menurunkan kadar kolesterol.

    Alangkah sayangnya jika selama ini masyarakat hanya mendengar manfaat antisianin di dalam buah blueberry. Padahal kenyataannya, kandungan antisianin di dalam kedelai hitam lebih besar dibandingkan blueberry.

    Selain mampu menghambat oksidasi LDL kolesterol kandungan flavonoid yang dimiliki kedelai hitam dapat berfungsi sebagai antikanker. Kandungan flavonoid,banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian. Salah satu yang termasuk isoflavon adalah genistin. Sedangkan kedelai yang dibuat tempe mempunyai kandungan genestein paling tinggi dibandingkan produk olahan kedelai lainnya.

    Prof Mary mencontohkan sebuah penelitian terhadap penduduk Jepang yang telah hijrah ke Hawaii terbukti rentan mengalami penyakit kanker. Hal itu terkait kebiasaan mengonsumsi tempe yang menurun ketika mereka tinggal dan menetap di Hawaii.

    Tidak hanya berfungsi sebagai antioksidan, kedelai hitam mampu mengurangi gejala- gejala menopause pada wanita. "Karena struktur kedelai mirip dengan struktur hormon estrogen. Salah satu senyawa yang menyerupai estrogen yang terdapat di dalam tanaman adalah isoflavon," imbuh alumnus Department of Food Nutrition University Agriculture Jepang ini.

    Keluhan yang biasa dialami wanita yang telah memasuki masa menopause seperti badan terasa panas (hot flashes), keringat banyak, berdebar-debar, nyeri otot. Di samping itu, dapat menghambat penuaan dini pada wanita jika dikonsumsi secara rutin.

    Senada dengan SME Program Manager PT Unilever Indonesia Tbk Maya F Tamimi yang menyarankan agar mengonsumsi kedelai hitam dengan rutin, meski tampilannya tidak begitu menarik.

    "Olahan kedelai hitam memang tidak semenarik kedelai kuning. Misalnya, olahan kedelai hitam menjadi tahu akan berwarna abu-abu. Sehingga tidak jarang produk olahan kedelai hitam malah dihindari konsumen," ujar Maya.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Konsumsi Ikan Pengaruhi Kecerdasan Anak

    WASHINGTON - Anak dari ibu yang banyak makan ikan dan makanan seafood selama kehamilan akan lebih cerdas dan mempunyai perkembangan kemampuan dibandingkan dengan anak yang ibunya mengonsumsi sedikit atau tidak sama sekali.

    Hal tersebut bertentangan dengan beberapa peneliti dan pemerintah yang merekomendasikan wanita hamil untuk membatasi jumlah makanan seafood untuk menghindari merkuri, toksin yang dapat merusak sel saraf dalam perkembangan bayi.

    Ketua peneliti dari National Institutes of Health Dr Joseph Hibblen yang memimpin penelitian dalam Lancet Medical Journal mengatakan, seafood merupakan sumber lemak omega-3, zat penting untuk perkembangan otak bayi.



    Peneliti mengatakan, pembatasan pada wanita hamil tiap minggu mengonsumsi 12 ons (340 gram) ikan dan seafood, kemungkinan membahayakan sang bayi karena akan menghilangkan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan otak.


    "Ini sangat mengejutkan," kata Hibblen. "Kami tidak berharap sebelum jelas apakah berbahaya atau tidak jika mengonsumsi sedikit seafood." Penelitian menemukan bahwa lebih dari 8.000 wanita Inggris yang mengikuti berasal dari University of Bristol memutuskan dan melihat keadaan anak jika ibu mereka mengonsumsi makanan lebih dari 12 ons ikan dan seafood.

    Jika dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya mengonsumsi seafood dalam jumlah sedikit, setelah di tes mengalami perkembangan kecepatan motorik, berkomunikasi, dan kemampuan sosial dibandingkan anak seusianya. Selain itu anak tersebut bertindak melebihi anak berusia tujuh tahun dan mengalami kemampuan bahasa yang tinggi seperti berusia delapan tahun.

    Perbedaannya ketika menemukan anak-anak yang ibunya tidak mengonsumsi seafood. Kemungkinan mereka 48 persen lebih cenderung relatif mengalami keterbatasan bahasa dibandingkan dengan usia delapan tahun yang ibunya mengonsumsi seafood. Sementara kelompok pencinta lingkungan berharap pemerintah membantu melindungi lingkungan seafood, seperti bahan-bahan kimia dan tembaga.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Kanker Serviks, Perenggut Kehidupan Wanita

    KANKER serviks atau kanker mulut rahim memang patut ditakuti kaum wanita. Di Indonesia, kanker ini tercatat sebagai pembunuh nomor satu kaum Hawa.

    Sayangnya, informasi yang berkaitan dengan kanker serviks belum dapat menjangkau seluruh masyarakat terutama kaum wanita. Padahal, semua wanita berisiko kanker yang menyerang organ utama mereka.Dokter spesialis Ginekologi-onkologi yang juga konsultan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, DR dr Andrijono SpOG(K), mengatakan risiko akan semakin meningkat dengan bertambahnya usia dan menyentuh kehidupan wanita pada saat-saat terpenting dalam hidupnya yaitu antara usia 30-50 tahun.

    "Justru pada saat para wanita masih aktif bekerja dan bertanggung jawab atas anak atau anggota keluarga lainnya," ujar Andrijono, pada peluncuran vaksin kanker serviks dengan adjuvan inovatif ASO4 dari GlaxoSmithKline (GSK) di Jakarta.



    Berdasarkan pengalamannya menangani pasien yang mengidap kanker, Andrijono memaparkan, tidak hanya kualitas hidup pasien termasuk psikis, fisik, dan kesehatan seksual yang terganggu, pihak keluarga juga ikut terbebani. Ditambah lagi dengan faktor biaya pengobatan kanker yang tergolong mahal.

    Ternyata penyebab kanker serviks adalah infeksi atau reinfeksi HPV (Human papilloma virus). Sekitar 99,7 persen kanker serviks disebabkan HPV onkogenik atau penyebab kanker. Andrijono mengungkapkan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa HPV 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70 persen kasus kanker serviks di dunia.

    "Dari sekitar 96 jenis tipe HPV ditemukan bahwa HPV onkogenik sekitar 19 tipe. HPV 16 dan 18 merupakan penyebab kanker paling banyak di dunia, " terangnya.

    Sebuah penelitian yang dilakukan RS Dr Cipto Mangunkusumo bekerja sama dengan Belanda, menemukan bahwa penyebab kanker paling banyak di Indonesia ialah HPV 16, 18, dan 52. Identifikasi virus HPV ini dilakukan di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Tasikmalaya.

    "Sekitar 70%-80% adalah infeksi HPV 16 dan 18. Serta sekitar 5 persen merupakan kombinasi dari infeksi HPV 16, 18, dan 52. Jadi mungkin terjadi infeksi yang tidak tunggal," paparnya.

    Namun, lanjut Andrijono, sebenarnya virus memiliki sifat alami untuk bisa sembuh dengan sendirinya. Sekitar 75%-90% infeksi virus ini bisa sembuh dengan sendirinya. Hanya sekitar 2 persen yang berkembang menjadi kanker.

    "Dari 100 orang yang terkena infeksi, artinya hanya dua orang yang akan berkembang menjadi kanker. Tapi, kita tidak bisa mengetahui siapa yang akan terkena," ujarnya.

    Ada beberapa faktor yang dapat mempertinggi kemungkinan infeksi HPV berubah menjadi kanker, antara lain ialah kebiasaan berhubungan seks yang abnormal, berganti-ganti pasangan, merokok, menikah pada usia yang sangat muda serta usia yang semakin tua.

    "Bagi wanita yang menikah di usia muda, hubungan seksual dilakukan saat serviks belum matang sehingga mudah ditembus virus. Sedangkan, bagi wanita yang sudah tua, risiko semakin tinggi karena penurunan proses recovery dari sel sehingga lebih mudah ditembus oleh virus," jelas Andrijono.

    Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker ser viks sebenarnya memakan waktu cukup lama, bisa mencapai 10-20 tahun. Sayangnya, proses ini seringkali tidak dirasakan para penderita. Pasalnya, proses infeksi HPV kemudian menjadi prakanker sebagian besar berlangsung tanpa gejala.

    "Perkembangan infeksi HPV, mulai dari lesi derajat rendah ke lesi derajat tinggi yang kita sebut dengan stadium 0, yang artinya belum ada metasasis atau penyebaran karena membran masih kuat menahan," tutur Andrijono.

    Pada lesi derajat rendah, mungkin saja akan kembali normal tergantung dari daya tahan tubuh. Namun, jika sudah menjadi lesi derajat tinggi maka harus segera dilakukan tindakan kedokteran.

    "Saya mempunyai seorang pasien yang diketahui prakanker. Saat itu kita sarankan untuk operasi, namun ia tidak bersedia. Ternyata, tiga bulan kemudian sudah masuk stadium 1. Kemudian, ia berobat ke Australia ternyata kanker sudah menyebar dan masuk ke stadium lanjut. Tiga tahun kemudian pasien tersebut meninggal dunia," ujar Andrijono mengenai salah satu pasiennya.

    PatrickNg, Managing Director GSK mengungkapkan keprihatinannya terhadap betapa mudahnya wanita Indonesia terinfeksi virus HPV sebagai penyebab kanker serviks. Bagi para penderita, ini dapat memengaruhi hal yang fundamental sekaligus emosional.

    "Vaksin HPV ini diharapkan dapat membantu mencegah kanker serviks, mempertahankan kualitas hidup, dan memperpanjang usia harapan sehingga wanita dapat membangun keluarganya menjadi generasi yang sehat," ujar Patrick.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Kegemukan Tingkatkan Risiko Kanker

    JANGAN sampai Anda mengalami obesitas atau kegemukan. Berdasarkan penelitian, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kanker.

    Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet ini menggunakan analisis 141 studi, yang melibatkan 282.000 responden yang mengalami kegemukan. Ukuran kegemukan dalam penelitian itu dengan indikator indeks masa tubuh (body mass index/ BMI), yakni berat badan seseorang dalam kilogram diperbandingkan dengan tinggi badannya. Seseorang dengan BMI 25-29,9 dikategorikan sebagai kelebihan berat badan, sedangkan BMI 30 dan lebih dikategorikan sebagai obesitas.

    Para peneliti menemukan bahwa setiap pencapaian BMI sebesar lima poin pada pria meningkatkan risiko kanker tenggorokkan 52 persen, kanker tiroid (terkait dengan kelenjar gondok) sebesar 33 persen, serta kanker usus besar dan ginjal sebesar 24 persen. Di antara wanita, apabila BMI-nya meningkat lima poin maka meningkatkan risiko kanker rahim sebesar 59 persen, kanker hati (59 persen), tenggorokan (51 persen), dan kanker ginjal (9 persen).

    Meskipun memiliki persentase kecil, yang perlu diwaspadai adalah peningkatan angka BMI pada pria yang berisiko meningkatkan kanker usus besar, anus, dan kulit. Sementara itu, pada wanita, angka BMI itu akan menyebabkan kanker payudara, pankreas, tiroid, dan usus besar. Selain itu, angka risiko setara pada dua jenis kelamin adalah meningkatnya risiko leukemia, kanker kelenjar getah bening (non-hodgkin), serta kanker tulang sumsum (multiple myeloma).



    Sudah sejak lama, obesitas diketahui amat terkait dengan penyakit kardiovaskular dan diabetes. Pada negara industri, fenomena obesitas tersebut sedang menjamur dan mewabah.

    Berdasarkan estimasi, angka kematian akibat obesitas di Amerika Serikat (AS) telah melampaui angka kematian akibat merokok sejak 2005 lalu. Namun, hasil penelitian terbaru ini menunjukkan keterkaitan antara tubuh gemuk yang berlebihan dengan penyakit kanker. Berdasar beberapa laporan dari Lembaga Pendanaan Riset Kanker Dunia dan Lembaga Penelitian Kanker Amerika, beberapa waktu lalu, ada keterkaitan antara kanker tenggorokan, usus besar, ginjal, anus, dan payudara di antara wanita pada usia menopause.

    Dalam sebuah laporan yang dipaparkan dalam jurnal The Lancet, ahli nutrisi dari Swedia Susanna Laron dan Alicja Wolk dari lembaga Karolinska di Stockholm memperkirakan bahwa kegemukan yang berlebihan bisa mengakibatkan perubahan level insulin, steroid jenis kelamin, dan hormon-hormon lainnya.

    "Ini bisa berefek pada munculnya kerusakan sel (apoptosis), sebuah mekanisme yang membuat cacat sebuah sel bahkan menjadi bunuh diri. Sel kanker memiliki kemampuan untuk apoptosis, kemudian berkembang biak tanpa bisa dicegah," jelas Susanna.

    Selain itu, akumulasi sel lemak juga bisa berkontribusi secara signifikan pada tumor khusus, seperti kanker hati dan tenggorokan. Sementara itu, hasil penelitian Rumah Sakit Anak Philadelphia AS menemukan bahwa orang dewasa yang kehilangan berat badan juga berisiko kehilangan masa tulangnya. Namun, pada anak-anak remaja, hal itu tidak berlaku.

    Berdasarkan penelitian yang dipimpin Dr Nicolas Stettler dan dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Obesity ini, anak-anak yang mengalami obesitas kemudian menjalani pengobatan penurunan berat badan, tidak akan berefek pada k0- esehatan tulang mereka. Penelitian itu melibatkan 62 anak-anak obesitas yang secara lengkap mengikuti program penurunan berat badan secara intensif selama satu tahun.

    Dengan penyinaran sinar X, ternyata diketahui tidak terjadi perubahan kandungan mineral dalam tulang mereka. Masa tulang mereka masih tetap bertumbuh dan lebih tinggi jika dibandingkan anak-anak yang kurus. "Temuan kami memang sangat mengejutkan. Secara medis, pengobatan obesitas pada anak-anak tidak menyebabkan masalah pada kesehatan tulang," tutur Nicolas.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Kafein Tingkatkan Level Gula Penderita Diabetes

    TIM peneliti Duke University Medical Center, North Carolina, AS, menemukan kafein mampu meningkatkan level gula darah penderita diabetes.

    Karena itu, penderita diabetes harus mengurangi konsumsi kafein agar mampu mengendalikan lebih baik level gula darah mereka. "Ketika seorang penderita diabetes mengonsumsi sedikit saja kafein, terutama sesudah makan, maka glukosa gula darah meningkat di sepanjang hari," ujar ahli psikologi medis Duke University Medical Center James Lane.

    Lane memaparkan, kafein berbahaya bagi penderita diabetes karena kafein mengganggu metabolisme glukosa. Kafein ditemukan pada kopi, teh, dan banyak minuman ringan. Diabetes adalah kondisi ketika seseorang memiliki level gula darah terlalu tinggi. Ketika seseorang memiliki level gula darah terlalu tinggi, dia terancam risiko kerusakan mata, ginjal, dan syaraf.



    Diabetes juga dinilai dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan amputasi. Diabetes memiliki kaitan erat dengan obesitas (kelebihan berat badan). Penemuan terbaru ini berlawanan dengan penelitian sebelumnya yang berupaya mencari kaitan diabetes dengan kafein. Penelitian sebelumnya berpendapat, konsumsi kafein dapat mengurangi risiko diabetes dan orang yang mengonsumsi kafein paling banyak memiliki risiko diabetes paling kecil.

    Namun, penelitian terbaru ini dinilai lebih akurat karena para ilmuwan menggunakan teknologi baru, yaitu alat pemantau level glukosa yang ditanam di bawah kulit perut. Alat itu ditanam pada sepuluh orang yang berusia rata-rata 63 tahun.

    Ketika para relawan diberi empat tablet berisi kafein setara empat cangkir kopi, padahari tersebut level gula darah mereka meningkat 8 persen lebih tinggi daripada hari ketika mereka tidak mengonsumsi kafein.


    (sindo//mbs)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Bayam Membuat Tubuh Sehat & Cantik

    BAYAM sering dihubungkan dengan tokoh kartun Popeye. Dalam cerita ini, bayam berfungsi untuk menambah kekuatan Popeye. Jika dilihat dari kandungannya, ternyata memang benar kalau bayam dapat menjadi sumber kekuatan. Lantas, apa saja kandungan dalam bayam dan bagaimana cara mengolahnya?

    Bayam (spinacea oleracea) adalah tumbuhan yang berasal dari Amerika dan New Zealand. Tetapi karena mudah tumbuh di mana saja, kini bayam sudah sangat dikenal di Indonesia. Bila di negara kita bayam telah dikonsumsi secara luas sebagai salah satu sayuran dengan berbagai cara pengolahannya misalnya ditumis, dibuat sayur urap, sayur bening, sayur bobor dan sebagainya, maka di Eropa dan Australia, pada awalnya tanaman ini lebih dikenal sebagai tanaman hias yang banyak dijumpai di sudut-sudut kota. Barulah sekitar tahun 1960-an, penduduk Australia mulai melirik bayam sebagai salah satu bahan makanan yang ternyata memiliki kandungan protein yang sangat tinggi.

    Sayuran ini memang terlihat sangat sederhana. Tapi tahukah Anda bahwa bayam memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap dan penting untuk tubuh kita? Selama ini, bayam sebagai salah satu jenis sayuran hijau yang secara luas dikenal kaya akan serat, vitamin, beta karoten, berbagai mineral termasuk zat besi, ternyata juga memiliki kandungan protein yang tinggi pada daun maupun bijinya. Sayuran ini tak cuma sedap dimasak. Bila diolah secara sehat dan dikonsumsi secara teratur, beberapa penyakit dapat dicegah, bahkan diobati.



    Menurut Marzuki Iskandar, STP, MTP, Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Depkes RI Jakarta II, kandungan mineral dalam bayam cukup tinggi, terutama Fe yang dapat digunakan untuk mencegah kelelahan akibat anemia. Karena kandungan Fe dalam bayam cukup tinggi, ditambah kandungan Vitamin B terutama asam folat, zaman dahulu bayam dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan melahirkan. Baik mineral Fe atau asam folat berhubungan dengan produksi darah sehingga saat melahirkan, persediaan dalam tubuh cukup. Karena seperti yang kita ketahui, melahirkan akan mengeluarkan sangat banyak darah dan memungkinkan sang ibu kehabisan darah. Selain itu bayam juga baik dikonsumsi oleh wanita pada saat haid.

    Tak hanya itu, kandungan asam oksalat dan asam folat juga membuat sayur bayam dapat membantu mengatasi berbagai macam penyakit. Misalnya mengobati eksim, asma, untuk perawatan kulit muka, kulit kepala dan rambut, menurunkan kadar kolesterol, serta mencegah sakit pada gusi. Tetapi manfaat yang besar adalah untuk mengobati rasa lesu, letih, dan kurang bergairah sebagai tanda kurang darah atau anemia.

    Bayam juga sangat baik sebagai sumber protein, terutama asam amino. Bayam juga sangat baik sebagai sumber protein, terutama asam amino. Bayam memiliki asam amino yang sangat penting untuk pembentukan otak. Jadi, jika dilihat dari komposisi proteinnya, bayam sangat baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

    Dari segi lemak, kolesterol dalam bayam nol, artinya bayam aman untuk dikonsumsi sebanyak apapun tanpa ada pengaruh kolesterol. Lemak yang terdapat dalam bayam juga termasuk lemak yang jenisnya baik, yaitu lemak tak jenuh. Vitamin dalam bayam sangat penting, misalnya vitamin A yang bagus untuk mata serta mempertahankan daya tahan tubuh, sehingga orang tak mudah terserang penyakit. Vitamin C dan E untuk antioksidan sehingga bagi yang rajin mengkonsumsi bayam, bisa memiliki kulit yang halus. Selain itu, antioksidan juga mampu mencegah radikal bebas. Kemudian posfor dapat dimanfaatkan untuk pembentukan tulang dan gigi.


    Kandungan Negatif

    Dapat kita lihat bahwa bayam sangat lengkap, mulai dari gizi makro, karbohidrat, protein sampai dengan zat gizi mikro. Meski begitu yang harus diperhatikan, dalam bayam juga terdapat kandungan senyawa kimia yang bersifat negatif, yaitu asam oxalate. Kandungan ini dapat menurunkan penyerapan beberapa kandungan zat gizi yang ada pada bayam seperti Fe, sehingga Fe hanya dapat diserap sebanyak 53 persen dan kalsium sebanyak 5 persen. "Tetapi hal itu dapat diatasi," kata Marzuki.

    Caranya, sebaiknya bayam dikonsumsi setelah lebih dari lima jam atau dihangatkan karena akan menyebabkan asam oxalat larut. "Jangan dikonsumsi setelah lebih dari lima jam atau dihangatkan karena akan menyebabkan asam oxalat lebih banyak keluar," jelas Marzuki.

    Mengapa bayam tak boleh dikonsumsi lebih dari lima jam? "Karena bayam juga mengandung zat Nitrat (NO3). Kalau teroksidasi oleh udara, maka akan menjadi NO2 (nitrit). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun bagi tubuh manusia," pungkasnya.


    (Genie/Genie/tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Terlambat Terdeteksi, Tiroid Timbul Malapetaka

    KELENJAR tiroid menghasilkan hormon tiroid yang mampu mengendalikan kecepatan metabolisme tubuh. Bagaimana bila produksinya berlebihan? Setelah menjalani perawatan akibat gangguan getah bening, Selasa 22 Januari 2008 lalu, istri Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ny Kastian Indriawati, akhirnya meninggal dunia.

    Sebelumnya, perempuan berusia 46 tahun ini disebut-sebut mengalami kelelahan luar biasa setelah pulang dari ibadah haji sehingga hypertiroid-nya kambuh. Situasi ini menyebabkan gangguan fungsi organ tubuh seperti jantung dan ginjal. Selain gangguan tiroid, ibu tiga anak ini juga mengalami stroke yang menyebabkan kesehatannya dari hari ke hari terus menurun.

    Pertanyaan pun muncul, apa itu gangguan tiroid hingga menyebabkan risiko kematian? Tiroid merupakan kelenjar kecil berdiameter sekira 5 cm dan terletak di leher (bagian bawah jakun). Dalam keadaan normal, kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba. Namun bila membesar, benjolan ini dapat diraba dengan mudah dan tampak di bawah atau di samping jakun. Di masyarakat, penyakit ini sering kali diidentikkan dengan penyakit gondok. Kelenjar tiroid ini memproduksi hormon yang disebut hormon tiroksin. Adapun yodium merupakan unsur penting hormon tersebut.



    Pada orang yang kekurangan yodium, kelenjar tiroid bekerja sangat aktif sehingga membesar dan mudah terlihat menonjol. Inilah yang disebut gondok (hipotiroid). Kelenjar tiroid merupakan penghasil hormon tiroid yang mengendalikan metabolisme tubuh. Bila terjadi gangguan, akan memengaruhi kecepatan metabolisme tubuh. Seseorang dikatakan mengalami gangguan tiroid bila kondisi kelenjar memproduksi hormon tiroid berlebihan. Gejala yang kerap dirasakan adalah tangan dan kaki terasa dingin, jantung berdebar, berat badan turun, keringat berlebihan, dan mudah lelah.

    Banyaknya gejala membuat setiap pasien akan merasakan gejala yang berbeda-beda. Karena itu, penyakit ini sering kali tidak terdiagnosis. Penderita pun sering kali mengabaikan gejala-gejala. "Biasanya pasien datang terlambat dan penegakan diagnosis penyakit ini pun acap kali salah karena gejalanya mirip penyakit lain," kata dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB, internis konsultan gastroentero hepatologi dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Contoh kasus, pasien merasakan tangan gemetar, jantung berdebar, berat badan turun, dan keringat berlebihan. Gejala-gejala tersebut juga tampak pada penderita gangguan kejiwaan.

    Secara umum, gangguan tiroid bisa dibedakan menjadi dua, yakni hipotiroid (kekurangan hormon tiroid) dan hipertiroid (kelebihan hormon tiroid). Hipotiroid dikenal dengan gondok karena berkurangnya kadar tiroksin dan yodium sehingga kelenjar gondok berusaha memproduksi tiroksin. Ditandai dengan pembesaran di sekitar leher yang tak merata-biasanya di bagian depan leher. Menurut Ari, hipertiroid ditandai benjolan yang biasanya berukuran kecil. Namun, bila parah, benjolannya bisa membesar.

    Pembesaran hipertirod lebih merata di sekitar leher sehingga kurang kelihatan secara kasatmata. Berlebihnya produksi tiroksin bisa karena kerja kelenjar tiroid berlebihan, atau karena kelainan pada otak yang memerintahkan produksi tiroksin.

    Misalnya, ada tumor di otak. Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan ada atau tidaknya benjolan dan darah. "Gejala yang lebih karakteristik dan perubahan fisik dapat menjadi pertanda seseorang mengalami gangguan tiroid atau tidak," ujar Stephanie L Lee MD PhD FACE, Director of Endocrine Clinics dari Boston University School of Medicine. Pemeriksaan yang dijalani meliputi tes darah untuk mengukur kadar tiroid, yaitu TSH (thyroxine stimulating hormone).

    Bila penyakitnya sudah diketahui secara pasti, baru benjolan itu diangkat dan diberi terapi gejala. Setelah dioperasi, pasien harus tetap dipantau. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pasien menderita hipotiroid (kekurangan tiroksin). Apabila ternyata kurang, tentu harus diberi tambahan hormon.


    (sindo//mbs)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Mendengkur Tingkatkan Bronkitis Kronis

    CHICAGO - Hati-hati dengan kebiasaan mendengkur. Selain bisa menyebabkan napas berhenti mendadak, orang yang mendengkur kemungkinan akan berkembang menjadi bronkitis kronis.

    Adapun bronkitis kronis adalah batuk pendek yang dihubungkan dengan merokok atau sesak karena polusi udara. "Keterkaitan mendengkur dengan bronkitis masih belum terlalu jelas," kata Ketua Peneliti dari Korea University Ansan Hospital di South Korea Inkyung Baik.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menyertakan 4.270 pria dan wanita antara 2001-2006. Dari keseluruhan subjek, 314 subjek mengalami bronkitis kronis.

    "Peneliti mengumpulkan informasi mengenai mendengkur dan mengidentifikasi bronkitis kronis selama empat tahun," sebut Baik. Setelah diteliti lebih lanjut, kebiasaan merokok menjadi pemicu bronkitis.



    Kemudian peneliti menyimpulkan, orang yang mendengkur setiap malam kemungkinan 25 persen mengalami bronkitis dibandingkan mereka yang tidak. Subjek yang selalu mendengkur risiko akan semakin meningkat 68 persen lebih tinggi.

    "Penemuan ini mampu mendukung hipotesis kronis," lanjut dia. Karena mendengkur, terjadi getaran saluran udara bagian atas dan menyebabkan peradangan.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Harapan Baru Pulihkan Hati

    KEMAJUAN ilmu kedokteran telah membawa harapan bagi kesembuhan berbagai penyakit. Namun, masih ada beberapa penyakit yang hingga kini belum bisa diatasi dengan teknik pengobatan.

    Penyakit hati atau hepatitis dan sirosis merupakan penyakit yang menyerang organ hati. Pengobatan terkini memang telah memberikan harapan bagi kelangsungan hidup para pasien penyakit ini, tetapi bila sudah sampai pada sirosis, maka pengobatan apa pun sudah tidak ada artinya.

    Kini muncul harapan dari penelitian terbaru terhadap perawatan baru sirosis dan penyakit hati berbahaya yang lain. Bahkan, pengobatan ini kemungkinan bisa berdampak pada penyakit berbahaya lain, seperti pulmonary fribosis dan scleroderma.

    Hati merupakan organ penting dalam tubuh manusia. Di dalam hati terjadi proses-proses penting bagi kehidupan manusia, mulai dari proses penyimpanan energi, pembentukan protein, dan asam empedu, pengaturan metabolisme kolesterol, hingga menetralkan racun atau obat yang masuk ke dalam tubuh.

    Kerusakan hati dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti penyakit, racun atau luka. Apabila kondisi ini terus terjadi, maka akan merusak jaringan lain yang disebut fibrosis hati.



    Jika fibrosis tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kerusakan semakin parah dan berkembang menjadi sirosis. Sirosis merupakan kondisi saat fungsi hati sudah sangat terganggu akibat banyak jaringan ikat di dalam hati.

    Perjalanan penyakit ini ditandai jaringan ikat di jantung, dan tumbuh jaringan berbahaya sampai ke hati. Sampai saat ini, tidak ada cara untuk mencegah atau melawan terjadinya proses ini.

    "Keadaan akan semakin memburuk ketika protein yang biasa disebut RSK makin aktif di dalam sel hati," kata peneliti dari Universitas San Diego Martina Buck PhD.

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Buck menggunakan genetik tikus yang memproduksi RSK untuk menghadang peptide-partikel protein-supaya tidak berkembang menjadi fibrosis hati dan meracuni hati. Selanjutnya, peptide disuntikkan ke dalam tikus normal yang berfungsi melindungi dan melawan dari toksin hati.

    "Semua tikus pada kelompok kontrol menderita fribosis hati, sedangkan tikus yang menerima penghambat peptide RSK sedikit atau tidak sama sekali mengalami fibrosis hati," sebut Buck yang juga peneliti dari San Diego VA Healthcare System.

    Sel hati yang disebut hepatic stellate cells (HSCs) sebaiknya tidak memproduksi material alami yang disebut kolagen terlalu banyak. Karena jaringan rusak terbentuk dari kolagen. Produksi kolagen yang berlebihan bisa terjadi akibat dipengaruhi tekanan yang disebabkan luka atau penyakit.

    Penghambat peptide RSK disebabkan aktivitas HSCs yang "merusak" diri sendiri. Adapun pada sel hati normal akan berlanjut menyembuhkan sel hati. "Hasilnya, HSCs yang mati akan memungkinkan pemulihan luka pada jaringan tersebut," tutur Buck.

    Jika produksi HSCs pada manusia terlalu banyak, kondisi yang sama juga terjadi pada tikus. Dengan demikian, penemuan itu dapat dipergunakan untuk mengatasi penyakit pada manusia. Itu sebabnya, Buck dan tim berharap penemuan penghambat peptide RSK akan menjadi salah satu pengobatan alternatif pada manusia di masa mendatang.

    "Peneliti berspekulasi penemuan ini akan memfasilitasi perkembangan pada molekul kecil yang berpotensi mencegah dan mengatasi fibrosis hati," ujar Buck.

    Dia menambahkan, penghambat dan perkembangan fibrosis hati akan menurunkan stadium pertama kanker hati sejak risiko kanker meningkat saat masuk dalam kondisi sirosis hati. Masalahnya, penderita sirosis tidak menyadari gejala dan keluhan dari penyakit ini. Bahkan, sering kali pasien datang dalam keadaan parah.

    Staf Departemen Bedah Denver Health Medical Center Jeffrey A Gunter MD mengungkapkan, jika komplikasi semakin parah, sebaiknya pasien segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. "Penyebabnya adalah hati secara berangsur-angsur tidak bisa berfungsi normal. Kondisi ini tentu membahayakan," ucapnya.

    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Ketakutan Menanti Anak Pertama

    PROSES persalinan merupakan peristiwa yang melelahkan sekaligus berisiko. Tidak mengherankan, calon ibu yang akan melahirkan pertama kali diselimuti perasaan takut, panik, dan gugup.

    Perasaan takut dan cemas sedang melanda Rika, 28, menginjak usia kehamilan enam bulan.Sebelumnya, calon ibu muda ini merasa senang dan antusias menjalani kehamilan karena menjadi dambaan bersama untuk memiliki momongan.Perasaan bahagia semakin bertambah karena "penyakit" morning sickness sudah berhasil dilewati.

    Namun, akhir-akhir ini perasaan bahagia tersebut berbalik menjadi perasaan cemas dan takut. Ujung pangkal perasaan takut dan cemas bermula saat dia membaca buku-buku mengenai proses persalinan.

    "Dalam buku tersebut digambarkan secara jelas bagaimana cara membantu proses mengeluarkan bayi. Di situ juga digambarkan gunting yang digunakan untuk membantu proses tersebut," cerita Rika dengan mengernyitkan muka.



    Perasaan takut dan cemas merupakan hal yang wajar dirasakan, apalagi bagi calon ibu yang mengandung anak pertama. Hal yang sama dirasakan oleh Nurul Dewanti, 28, ketika mengandung buah hati pertama yang lahir empat bulan lalu.

    Nurul mulai merasakan perasaan takut dan cemas kala memasuki usia kandungan 7-8 bulan. "Karena sering mendengar dari cerita teman serta saudara yang sudah pernah melahirkan dan merasakan sakit luar biasa. Perasaan takut dan tidak percaya diri membayangi apakah proses persalinan bisa berjalan lancar," papar Nurul.

    Untungnya, perasaan takut dan cemas tidak berlangsung lama. Berkat dukungan suami tercinta dan pemahaman atas informasi kesehatan, akhirnya Nurul berhasil menjalani masa kehamilan dan melahirkan melalui proses normal.

    Wanita hamil yang siap secara fisik dan mental akan menjalani proses kehamilan hingga proses persalinan dengan lancar. Permasalahannya tidak semua wanita siap secara fisik dan mental.

    Perasaan cemas dan takut yang dialami kedua ibu dan calon ibu muda itu, menurut psikolog dari Universitas Padjadjaran Dra Sri Rahayu Astuti Msi, disebabkan beberapa faktor. Pertama, ketakutan karena sering mendengar cerita mengerikan dari kerabat atau teman tentang pengalaman saat melahirkan bayi pertama.

    Adapun penyebab kedua, ada teman atau kerabat calon ibu saat proses kelahiran mengalami kenyataan yang tidak diinginkan,seperti sang ibu atau bayi yang dikandung meninggal. Keadaan ini tentu saja bisa memengaruhi psikologis calon ibu dan mulai berpikiran tentang proses melahirkan yang menakutkan.

    "Bagi calon ibu yang mengandung anak pertama, biasanya mengalami perasaan seperti ini dan semakin meningkat saat usia kehamilan makin bertambah mendekati proses kehamilan," ucap Sri.

    Selain usia kehamilan, usia ibu saat mengandung pun memberi dampak terhadap munculnya perasaan takut dan cemas. Jika wanita saat mengandung di bawah usia 20 tahun, kecenderungannya belum mengalami kematangan emosi. Untuk golongan usia 20-an juga rentan mengalami perasaan ini.

    Adapun pada usia ibu hamil 30 tahun dan ke atas, masalah yang kerap dialami berkaitan dengan kondisi fisik saat hamil.

    Sementara, guru besar tetap Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI Prof Dr dr Teuku Zulkifli Jacoeb SpOG(K) mengatakan, kondisi ketakutan yang menghinggapi para calon ibu menjelang proses persalinan tidak berkaitan dengan hormonal.

    "Perasaan yang dirasakan ibu hamil tidak ada hubungannya sama sekali dengan ketidakseimbangan hormonal. Kondisi ini lebih disebabkan oleh gangguan emosi dari ibu hamil," tandas Jacoeb.


    (sindo//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Minyak Ikan Cegah Alzheimer

    PENYEBAB pasti alzheimer sampai saat ini masih terus diteliti. Penyakit yang berhubungan dengan otak ini dapat dicegah dan ditunda melalui tindakan preventif.

    Alzheimer merupakan penyakit degeneratif akibat kematian sel-sel otak dan umumnya menyebabkan kemunduan fungsi intelektual atau kognitif. Alzheimer ditandai dengan matinya sel sehingga mengakibatkan penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir serta perubahan perilaku penderitanya. Penderita akan mengalami kemunduran daya mengingat dan proses berpikir.

    Akibat penyakit tersebut, penderita sering menampakkan perilaku mudah lupa atau pikun. Selain itu, penderita juga mengalami gejala alzheimer antara lain lupa kejadian yang baru dialami, kesulitan dalam berbahasa, kesulitan melakukan tugas sehari-hari, tidak dapat mengambil keputusan.



    Penyakit ini masih misterius karena penyebab pasti masih terus diselidiki. Cara efektif yang bisa dilakukan untuk mencegah alzheimer dengan menghindar dari faktor-faktor penyebabnya. Meskipun hal tersebut tidak mudah dipraktikkan, apalagi dengan faktor usia.

    Setidaknya hasil penelitian sangat bermanfaat untuk memberikan tindakan preventif alzheimer. Seperti penelitian yang dipublikasikan Journal of Neuroscience menyebutkan kandungan Omega 3 yang terdapat dalam minyak ikan mampu memegang peranan penting dalam upaya pencegahan penyakit alzheimer.

    Konsumsi ikan yang kaya asam lemak Omega 3 dokosaheksaenoat (DHA), seperti ikan tuna dan salmon, dapat mengurangi penurunan kinerja kognitif pada orang-orang tua. Di otak, DHA akan meningkatkan produksi LR11 dan pada penderita alzheimer kadar LR11 menurun.

    Selain itu, LR11 juga dikenal mampu merusak protein yang membentuk plak yang menyebabkan alzheimer. Cole menambahkan penderita alzheimer cenderung mempunyai protein di dalam otak yang disebut LR11 dalam tingkat rendah.

    Plak yang terbentuk dari protein disebut beta amyloid akan menjadi toksin pada sel otak. Meningkatnya kadar LR11 mampu mencegah pembentukan toksin protein tersebut. Adapun penurunan toksin tersebut mampu mencegah seseorang menderita penyakit degeneratif ini.

    Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan hilangnya memori, dementia, perubahan kepribadian sampai akhirnya meninggal. The Alzheimer's Association mengestimasikan 5,1 juta penduduk Amerika,jumlah ini tentu menyedihkan. Pada tahun 2050 diprediksikan akan semakin meningkat antara 11 juta sampai 16 juta penduduk.

    Peneliti menguji efek DHA dengan penambahan pada pertumbuhan saraf manusia dan binatang di laboratorium. "Kami menemukan, walaupun sedikit DHA akan menaikkan kadar LR11 pada saraf tikus. Sementara, asupan DHA akan menaikkan LR11 pada otak tikus atau tikus tua yang berisiko dan berkembang menjadi penyakit alzheimer," kata ketua peneliti sekaligus Associate Director of UCLA's Alzheimer Disease Research Center Greg Cole.

    Asam lemak seperti DHA mampu menyumbang asam lemak yang penting bagi tubuh. Namun,tubuh tidak dapat memproduksi sendiri dan untuk mendapatkan harus menganut pola makan tertentu seperti perbanyak konsumsi minyak ikan.

    Penelitian yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menunjukkan DHA merupakan asam lemak penting yang dibutuhkan otak. Cole menambahkan, hasil penelitian ini juga penting untuk perkembangan otak bayi dan janin.

    Dalam penelitian ini disebutkan pula hubungan antara kadar DHA yang rendah di dalam otak akan menyebabkan kerusakan kognitif. Di samping itu, kadar DHA yang rendah akan meningkatkan stres oksidasi pada otak penderita alzheimer.


    (Sindo Pagi//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Enam Hal Pengganggu Tidur

    JANGAN sepelekan tidur Anda. Pasalnya, tidak jarang orang yang mengalami gangguan tidur bisa juga terserang penyakit stres.

    Menurut National Sleep Foundation, sebanyak 67 persen wanita memiliki masalah tidur dan sebanyak 46 persen tidak bisa memejamkan mata setiap malam.

    Beberapa peneliti menghubungkan antara masalah sulit tidur dengan berbagai permasalahan kesehatan, seperti obesitas, diabetes, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menyatakan hilangnya kesempatan tidur dapat mempertinggi resiko terkena serangan jantung.

    Melihat resiko yang ditimbulkan dari permasalahan tidur Anda, tentu mulai sekarang Anda harus memperhatikan penyebab Anda mengalami gangguan tidur. Mendapatkan tidur yang berkualitas harus menjadi prioritas istirahat Anda.

    Seperti dilansir Yahoo.com, Senin (17/12/2007), Anda harus memperhatikan segala hal yang membuat tidur Anda mengalami masalah. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi pengganggu tidur Anda.

    1. Kondisi Kesehatan

    Jika Anda tidak dapat memejamkan mata hampir setiap malam, kemungkinan Anda mengalami insomnia sangat besar. Menurut sebuah laporan penelitian dari Universitas Oklahoma menyebutkan, 75 hingga 80 persen orang yang mengalami masalah susah tidur akut berhubungan dengan kondisi kesehatannya. Selebihnya bisa disebabkan karena gangguan arthritis, alergi, dan kondisi eksternal tubuh, seperti ruangan atau pakaian yang panas.



    Bahkan gangguan tidur juga dapat menyebabkan Anda mengalami apnea, yaitu suatu kondisi yang membuat pernafasan Anda terhenti selama kurang lebih 30 detik. Konsumsi obat yang beraneka ragam juga dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan tidur.


    2. Terlalu Berisik dan Terang

    Suara yang terlalu keras jelas mengganggu konsentrasi Anda untuk beristirahat. Namun tidak menutup kemungkinan alunan nada yang lembut juga dapat membantu proses istirahat Anda lebih mudah dan sehat.

    Selain itu cahaya yang tidak terlalu terang juga dapat membuat proses istirahat Anda menjadi lebih sempurna. Joyce A Walsleben PhD mengatakan, kondisi yang relatif tenang dan tidak terlalu terang akan memengaruhi cepat gerak mata. Selain itu, tubuh Anda juga akan memproduksi melatonin, sebuah hormon yang akan membantu Anda bermimpi.


    3. Kafein

    Tentu semua tahu bahwa kafein dapat membuat Anda terjaga. Kafein memang masih menjadi obat paling mujarab bagi orang yang gila kerja. Walsleben mengingatkan Anda untuk tidak mengkonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein selepas tengah hari.


    4. Alkohol dan Rokok

    Jika Anda ingin beristirahat dengan sehat harus menjauhkan kebiasaan minum alkohol dan merokok, terutama saat malam hari. Mungkin beberapa peminum lebih terlihat lelap saat tidur, namun konsumsi alkohol yang berlebihan tetap akan membuat tidur Anda tidak sehat karena akan membuat tidur Anda lebih panjang.

    Perlu juga diketahui bahwa kebiasan menghisap rokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan, karena pengaruh rangsangan nikotin yang akan membuat Anda selalu terjaga.


    5. Kondisi Lingkungan yang Buruk

    Anda membutuhkan tempat yang kondusif untuk membuat tidur Anda sehat dan nyaman. Jauhkan hal-hal yang dapat membuat konsentrasi Anda terpecah. Jangan biasakan Anda menonton televisi atau membaca Koran, karena hal itu akan memacu pikiran dan otak Anda. Selain itu, temperatur kamar tidur Anda harus ideal (idealnya adalah 69 derajat), dan gunakan busana yang lembut.


    6. Gen Anda

    Terkadang faktor gen dari ayah atau ibu Anda juga membuat Anda mengalami gangguan tidur. Walsleben mengatakan, faktor predispotition gen juga dapat membuat seseorang mengalami gangguan tidur. Salah satu penyakit gangguan tidur yang disebabkan karena gangguan gen adalah narcolepsy, kondisi yang dapat menyebabkan Anda mudah dan lama saat tidur karena adanya sebuah komponen gen.


    (tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Penuaan Normal atau Alzheimer?

    SEIRING usia yang semakin uzur, berbagai fungsi organ tubuh pun semakin menurun, termasuk otak. Akibatnya, timbul masalah dalam ingatan atau dalam kondisi tertentu disebut pikun.

    Sering lupa terhadap sesuatu yang dilakukan, mungkin lumrah dilakukan orang-orang berusia di atas 60 tahun. Studi yang dilakukan di Amerika Serikat mengungkapkan, susunan otak akan makin merosot seiring pertambahan usia meski secara fisik orang tersebut sehat.

    Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neuron itu merupakan bagian dari suatu upaya para peneliti di Universitas Harvard untuk memahami perbedaan antara kemerosotan norma yang berhubungan dengan usia dan kerusakan klinis.

    "Kami berusaha memahami ujung batas itu antara penuaan normal dan penyakit Alzheimer," kata Profesor Randy Buckner dari Universitas Harvard.



    Alzheimer merupakan suatu penyakit degeneratif otak yang progresif dengan kondisi sel-sel otak rusak dan mati. Karena itu mengakibatkan gangguan kepikunan atau demensia, yaitu terganggunya fungsi-fungsi memori (daya ingat), berbahasa, berpikir, dan berperilaku. Penyakit ini menjadi momok kelompok usia di atas 60 tahun. Meski dalam perkembangannya, penyakit ini pun mulai membayangi mereka yang berusia 40-50 tahun.

    Untuk mengetahui perbedaan antara alzheimer dan penuaan normal, Buckner dan koleganya mengambil gambar pemeriksaan otak dari 55 orang dewasa berusia 60 tahun dan lebih, dan 38 orang dewasa yang lebih muda dalam usia 35 tahun dan lebih muda.

    Para peneliti menggunakan teknik pencitraan yang disebut PET untuk mendeteksi keberadaan "amyloid", bahan kimia yang secara khusus berhubungan dengan penyakit alzheimer untuk mengesampingkan orang yang kemerosotan daya ingat akibat oleh suatu penyakit.

    Ternyata yang ditemukan adalah sebagian sistem otak menjadi kurang teratur sehubungan dengan perkembangan usia. "Kelihatannya itu merupakan dampak penuaan normal terlepas dari penyakit alzheimer," kata Buckner yang merupakan peneliti dari Howard Hughes Medical Institute kepada Reuters.

    Para peneliti mendapati susunan otak yang disebut "jalur masalah putih", yang membawa keterangan antarwilayah otak yang berbeda, hanya merosot pada kelompok orang berusia tua.

    "Pada orang dewasa yang berusia muda, bagian depan otak tersusun rapi dengan bagian belakang otak," kata Jessica Andrews-Hanna, tamatan perguruan tinggi di laboratorium Buckner.

    Dia menambahkan, pada orang dewasa yang lebih tua bukan seperti itu kasusnya. Wilayah tersebut menjadi tak harmonis dan kurang terhubung satu sama lain.

    Sementara itu, Buckner mengatakan, studi yang dilakukan menunjukkan kemerosotan kemampuan kognitif pada orang berusia lanjut kemungkinan berhubungan dengan masalah komunikasi antarwilayah otak.

    "Kami berbicara mengenai suatu dampak yang berkembang pada beberapa dasawarsa terakhir hidup kita," katanya.

    Tidak setiap orang terganggu pada tingkat yang sama. Ini mungkin membantu dalam menjelaskan mengapa sebagian orang yang terserang penyakit alzheimer menyerah dengan cepat dan yang lain mengalami kemerosotan lebih lamban.

    "Sebagian otak mungkin lebih siap untuk menghadapi serangan penyakit alzheimer," kata Buckner.

    Penuaan normal ringan dibandingkan dengan mereka yang berkaitan dengan penyakit progresif yang menimbulkan kemerosotan dan merampas kemampuan orang untuk mengingat, memberi alasan, dan berkomunikasi.

    "Meskipun itu mungkin berarti otak kita pada usia 80 tahun tidak seperti ketika kita berusia 20 tahun,bukan berarti kita tidak berusaha terlalu baik dibandingkan dengan penyakit (tersebut)," tandas Buckner.


    (Sindo Pagi//tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Konsumsi Daging Berlebihan Sebabkan Kanker

    WASHINGTON - Hati-hati bila Anda terlalu sering makan daging merah (daging sapi). Sebuah penelitian di Amerika Serikat menjelaskan orang yang terlalu sering mengkonsumsi daging merah dan olahan daging mempunyai resiko lebih tinggi terkena kanker.

    Studi terbaru tersebut menunjukkan hubungan antara daging dan kanker lambung. Dalam penelitian itu juga dinyatakan bahwa orang yang terlalu banyak makan daging mempunyai resiko tinggi terkena kanker hati dan esophageal. Sedangkan bagi pria, terlalu banyak mengkonsumsi daging juga memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker pankreas.

    "Mengurangi konsumsi daging dan olahan daging dapat mengurangi resiko terserang kanker," ujar Dr Amanda Cross dan koleganya di US National Cancer Institute dalam sebuah tulisan yang dipublikasikan di jurnal Public Library of Science PLoS Medicine.



    Penelitian yang menggunakan 500.000 orang dengan usia berkisar antara 50 hingga 71 tahun ini juga berhubungan dengan sebuah studi yang dilakukan AARP (American Association for Retired Persons). Perlu diketahui juga bahwa selama delapan tahun terakhir ini telah terdapat 53.396 kasus kanker yang didiagnosa oleh tim ini.

    "Secara statistik, sekitar 20 hingga 60 persen orang yang terserang kanker esophageal, kolorektal, liver, dan lambung adalah orang yang mempunyai konsumsi tinggi terhadap daging (sapi)," tulisan penelitian tersebut yang dilansir Reuters, Rabu (12/12/2007).

    "Selanjutnya, konsumsi daging merah juga berhubungan dengan meningkatnya resiko terserang kanker esophagus dan liver," lanjut laporan penelitian tersebut.

    Daging merah sendiri saat ini lebih dikenal dengan daging sapi, daging babi, dan daging biri-biri. Sedangkan yang termasuk olahan daging adalah sosis daging dan hot dogs.

    "Daging dapat menyebabkan kanker dan beberapa peneliti mencatat sumber zat lemak dan zat besi mempunyai kebebasan untuk bergabung dengan karsinogenesis," peneliti menulis.

    Daging juga sumber beberapa zat kimia yg diketahui menyebabkan mutasi DNA, termasuk komponen N-nitroso (NOCs), heterosiklik amino (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbon (PAHs).

    Jeanine G dari Universitas Georgetown di Washington dan Anita K dari Universitas Montreal menyatakan, penemuan ini juga didukung oleh penelitian yang lain.

    "Hubungan antara pengkonsumsian daging dengan resiko kanker telah dilaporkan dalam lebih dari 100 penelitian secara epidemik dari beberapa negara terkait penyajian makanan," mereka menulis dalam sebuah komentar.


    (tty)
    Sumber: www.lifestyle.okezone.com

    Anda Butuh Alat2 Kesehatan?

    Toko alat kesehatan online. Disini anda dapat berbelanja berbagai alat kesehatan dan alat kedokteran untuk Pemeliharaan Kesehatan Pribadi maupun Peralatan/Perlengkapan Dokter, Perlengkapan Rumah Sakit, serta Lembaga Kesehatan lainnya seperti Klinik, Rumah Bersalin, Laboratorium, Apotik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi dsb.
    kunjungi disini http://toko-alkes.com/
    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by cv.elang |toko alat kesehatan by creamkulit.com - pusat alat kesehatan | di indonesia