Blogger templates

Sabtu, 21 September 2013

Kenali Gejala Pradiabetes




Penyakit diabetes atau kencing manis bukanlah penyakit yang terjadi seketika. Penyakit ini membutuhkan waktu cukup lama sebelum akhirnya melumpuhkan fungsi insulin.
Salah satu tanda menuju kondisi diabetes adalah pradiabetes. Seseorang yang sudah dalam kondisi ini bisa dikatakan selangkah lebih dekat menuju diabetes. Dalam kondisi ini, alarm seolah sudah berbunyi nyaring memperingatkan penderita untuk waspada.
"Pada kondisi pradiabetes, kandungan gula darahnya mencapai 100-126 mg/dl saat puasa dan 140-200 mg/dl untuk gula darah sewaktu. Padahal, kandungan gula darah normal adalah kurang dari 100 mg/dl saat puasa, dan kurang dari 140 untuk gula darah sewaktu," kata ahli gizi klinis dr Abdullah Firmansyah, SpGK dari RS Santosa, Bandung.
Pada kondisi ini, gejala diabetes sudah mulai terlihat. Abdullah mengatakan, penderita pradiabetes mudah mengantuk, cepat lelah, dan sulit berkonsentrasi. Penderita pradiabetes juga lebih mudah lapar dan sering buang air kecil.
"Bila dibiarkan lambat laun tentu menjadi diabetes. Pradiabetes sudah sepatutnya menjadi lampu kuning dan segera mengubah pola makan menjadi lebih sehat," kata Abdullah.
Penderita pradiabetes sebaiknya juga rutin memeriksa gula darah, baik sewaktu atau yang puasa terlebih dulu. Pemantauan yang kerap dilakukan mencegah gula darah dan meningkatkan kontrol pola makan.

Abdullah menyarankan penderita pradiabetes memperhatikan pola makan sesuai 3 J. Pola 3 J adalah tepat jumlah, jenis, dan jadwal. Tepat jumlah adalah mengukur kebutuhan kalori dan menyesuaikannya dengan makanan yang dikonsumsi. Untuk dewasa, kebutuhannya adalah 2.000 hingga 2.200 kalori per hari.
Tepat jenis adalah memperhatikan nutrisi makanan sesuai kebutuhan dan pengaruhnya pada kecepatan peningkatan gula darah. Makanan dengan kandungan gula tinggi, yaitu lebih dari 70, mudah meningkatkan kadar gula dalam darah. Karena itu, makanan dengan karbohidrat sederhana, seperti besar dan roti putih, sebaiknya dihindari.
Kondisi pradiabetes sebaiknya mengonsumsi makanan dengan kandungan gula rendah, yaitu kurang dari 55, atau sedang yang berkisar 56-69. Makanan dengan kandungan gula tinggi ada pada buah dan sayur. Sedangkan kandungan gula sedang ada di dalam beras merah dan oat.
Pola makan sehat, ditambah rajin berolahraga, akan mencegah terkena diabetes. Saat diabetes gula darah mencapai lebih dari 126 mg/dl saat puasa, dan lebih dari 200 mg/dl bila tidak puasa. Kondisi ini mengakibatkan insulin tak lagi berfungsi dan tubuh tidak mampu mengubah gula menjadi energi.
Beda overweight dan obesitas
Kondisi pradiabetes sebetulnya bisa dilihat berat badan. Berat badan yang berlebih dan tidak sesuai Body Mass Index (BMI) harus membuat seseorang waspada dan secepatnya memeriksakan gula darah. Berat badan berlebih ini dikenal sebagai overweight dan obesitas.
Overweight adalah kelebihan berat badan yang ditandai berat badan lebih dari Body Mass Index (BMI). Pada overweight, nilai BMI-nya adalah 25 sampai 26,9, sedangkan BMI normal adalah 18,5-24,9.
Sedangkan obesitas adalah kondisi kelebihan lemak, yang diukur menggunakan lingkar pinggang. Untuk wanita, lingkar pinggang ideal adalah 81,25 sentimeter, sedangkan pada pria adalah 87,5 sentimeter. Pada penderita obesitas, nilai BMI-nya mencapai lebih dari 27. Lemak pada penderita obesitas lebih banyak dibanding overweight.
"Walaupun berbeda, kedua kondisi tersebut menyaratkan waspada dan segera mengganti gaya hidup yang lebih sehat. Rajin makan sayur, buah, dan olahraga menjadi kuncinya," kata Abdullah.

Hindari Bercinta Saat Istri Sedang Haid



Hindari hubungan seksual saat istri dalam kondisi haid.

Bercinta merupakan kegiatan yang paling ditunggu bersama pasangan. Namun jika istri sedang haid, sepertinya Anda perlu lebih bersabar menunda aktivitas yang satu ini.

Ini karena tingginya risiko melakukan hubungan seksual saat istri sedang haid, terutama bagi kesehatan si istri. Profesor Ali Baziad, pakar kesehatan kandungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan, ada sejumlah risiko yang akan dihadapi perempuan yang melakukan hubungan seksual di saat haid.

Pertama, risiko endometriosis, yaitu membaliknya darah "kotor" menstruasi ke rahim, bahkan organ-organ lainnya. Kondisi ini akan berakibat perlengketan darah menstruasi tersebut pada tempat yang tidak seharusnya, dan berkembang menjadi jaringan baru.

"Jika sudah terjadi perlengketan dan menampung darah, endometriosis akan menyebabkan nyeri, baik saat menstruasi ataupun saat berhubungan seks," paparnya.

Endometriosis bahkan dapat berkembang menjadi kista yang dampaknya cukup serius, seperti sulit memiliki anak. Menurut Ali, endometriosis memang bukanlah penyakit yang menyebabkan kematian, tetapi dampaknya bisa menurunkan kualitas hidup.



Selain itu, berhubungan seks saat haid juga meningkatkan risiko infeksi. Hubungan intim biasanya akan menimbulkan luka, dan sperma yang tidak steril bisa masuk ke dalam tubuh sehingga menimbulkan infeksi.

Saat haid, wanita juga mengalami penurunan hormon estrogen, yang artinya cairan lubrikasi sedang berkurang. Oleh karena itu pula, organ vagina rentan terluka dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat melakukan seks.

Sebuah penelitian dalam The Journal of Sexual Medicine mengatakan, waktu paling tepat untuk berhubungan seksual yaitu sekitar 14 hari setelah siklus menstruasi. Ini karena klitoris akan membesar sekitar 20 persen dan lebih peka terhadap rangsangan, lebih mudah mencapai orgasme, dan tentunya lebih minim risiko.

Jumat, 19 Juli 2013

Studi: Bahagia, Cara Termudah Turunkan Risiko Serangan Jantung



Jakarta, Tak hanya dengan cara olahraga atau mengonsumsi makanan jenis tertentu, ada cara mudah lain untuk menjaga kesehatan jantung. Cobalah lakukan hal-hal yang Anda sukai dan berkumpul bersama teman-teman. Menurut studi terbaru, bahagia dan tertawa merupakan salah satu cara menurunkan risiko serangan jantung.

Studi ini dilakukan oleh 1.483 responden yang memiliki satu kesamaan yaitu memiliki saudara yang pernah mengalami serangan jantung atau kematian mendadak sebelum mencapai usia 60 tahun. Dengan begitu, mereka 2 kali lebih mungkin untuk memiliki masalah dengan kesehatan jantung.

Proses penelitian ini dilakukan selama hampir 25 tahun. Para peneliti memeriksa berbagai hal dari mereka, di antaranya tingkat kesejahteraan mereka, kepuasan mereka dalam hidup, tingkat relaksasi, dan suasana hati mereka secara keseluruhan.

Hasilnya, pembawaan energi yang positif terkait dengan berkurangnya sepertiga angka kejadian serangan jantung yang terjadi. Selain itu, di antara responden yang berisiko lebih tinggi karena faktor lain, sikap positif ini menghasilkan pengurangan risiko sebanyak 50 persen.

Meskipun demikian, bukan hanya kebahagiaan semata yang berpengaruh dalam hasil studi ini. Sebab, orang yang selalu bahagia pun pastinya pernah mengalami stres.

"Ada 6 domain yang berbeda yang termasuk di dalam apa yang dikatakan orang sebagai kehidupan positif," tutur Lisa R. Yanek, MPH, asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins University sekaligus salah satu dari tim peneliti, seperti dilansir Prevention, Kamis (18/7/2013).

Menurutnya, 6 domain tersebut antara lain perasaan ceria, merasa santai, energik, puas dengan kehidupan mereka, kontrol emosi dan perilaku, dan bebas dari masalah kesehatan.

Meskipun peneliti belum bisa menemukan dan memahami mekanisme yang membuat kehidupan positif berpengaruh pada pengurangan risiko penyakit. Namun mereka meyakini kehidupan yang positif memiliki komponen vitalitas, kepuasan hidup, dan pengendalian emosi. Semua hal ini dapat membuat jantung yang lebih sehat," ungkap Yanek.

16 Trik Mengubah Mood Jadi Positif


SHUTTERSTOCK
Peluklah binatang piaraan kesayangan Anda. Ia pasti akan membuat mood Anda jadi baik lagi.
JAKARTA- Seringkali mood tiba-tiba menjadi jelek, entah itu karena pekerjaan, rutinitas, atau hubungan percintaan yang membosankan. Namun mengubah mood menjadi baik sebenarnya tidaklah terlalu sulit asalkan tahu bagaimana cara menghadapinya. Dengan sekejap dan menyenangkan, mood bisa kembali bagus. Berikut 16 di antaranya.
1. Berjalan kaki di bawah sinar matahari. Bukan berpanas-panasan, tetapi berjalan dengan menikmati alam, bisa di taman dan di bawah terpaan sinar matahari yang tidak begitu menyengat. Sederhananya, cobalah menikmati momen matahari terbit dengan warna langitnya yang bercahaya, lalu hiruplah udara dalam-dalam.
2. Berbagi. Membantu orang lain di sekitar, entah itu dengan cara yang sederhana ataupun bergabung dengan aksi sosial komunitas. Seperti Dalai Lama bilang, rasa bahagia akan muncul ketika kita memikirkan orang lain. Sekali-kali cobalah cek daftar kontak di ponsel Anda, dan pikirkan untuk melakukan sesuatu yang positif untuk mereka.
3. Secangkir cokelat hangat. Tidak ada yang lebih menyenangkan bila bisa menikmati secangkir cokelat hangat. Cairan panas yang terasa mengalir di dalam tubuh ketika Anda menyeruputnya pertama kali, rasanya tiada bandingannya.
4. Manjakan diri sendiri. Tidak ada salahnya memanjakan diri sendiri. Lakukan apa yang Anda sukai, entah itu berbelanja, menikmati yoghurt, frappucino, camomile tea, atau apa saja yang membuat Anda merasa nyaman. Percayalah, ada salah satu dari faktor memanjakan diri ini yang akan membuat mood menjadi bagus.
5. Kelas zumba. Nah, sekali-kali cobalah ambil kelas zumba. Selain manfaatnya untuk olah tubuh, gerakan dalam kelas dengan iringan musik yang berdentum akan membuat perasaan jadi lebih baik. Bertemu dengan teman-teman dalam kelas berkelompok yang juga terlihat menikmati gerakannya juga akan membuat semangat Anda kembali muncul.
6. Pakai boots. Jika Anda punya boots, cobalah pakai dan berjalan keluar. Jika belum, sepertinya ini wajib Anda miliki. Perasaan memakai boots yang memeluk kaki hingga ke lutut biasanya akan memberi sensasi berbeda dibanding saat mengenakan sepatu lainnya.
7. Menarilah. Menari sendirian? Ya, di saat seperti ini, silakan berekspresi sesukanya dengan musik yang Anda sukai. Lepaskan apa yang Anda inginkan dengan bergerak semaunya. Ini selalu jadi momen yang menyenangkan.
8. Peluk piaraan Anda. Jika punya piaraan seperti anjing, cobalah peluk barang sekejap. Tidak ada yang lebih menenangkan saat merasakan bulu-bulunya menyentuh kulit Anda, atau saat ia meletakkan tangan-tangan mungilnya di pundak Anda.
9. Hapus akun facebook. Bisa jadi ini agak radikal, tapi ada perasaan lain ketika Anda berani memutuskan untuk menghapus akun facebook. Seperti yang pernah dilakukan oleh seorang perempuan bernama Amber Materna. Kata dia, menghapus akun facebook beberapa tahun lalu merupakan salah satu keputusan terbaik. Karena bagi dia, facebook seringkali mengalihkan perhatiannya dari orang yang benar-benar ia sayangi dan peduli.
10. Hadapi rasa takut. Saat mencoba permainan di dunia fantasi seperti Historia atau Kora-kora, Anda menghadapi rasa takut sekaligus bahagia setelahnya. Nah, ketika ada ketakutan menghampiri Anda, hadapilah. Buang pikiran negatif bahwa Anda tidak mampu, karena sebenarnya Anda bisa menuntaskannya.
11. Meditasi. Ketika semua di luar riuh dan serba cepat, cobalah bermeditasi. Ambil lokasi yang menenangkan, sendirian, entah itu di ruang kamar, atau taman. Lima menit meditasi minimal akan menenangkan.
12. Bersih-bersih. Aksi bersih-bersih rumah, dari mulai kaca, tempat tidur, kamar, dan ruang lainnya, akan memberi kenikmatan tersendiri. Apalagi ketika melihat hasilnya.
13. Curhat. Berbagi cerita dengan teman akan melepaskan rasa penat dan beban berat di pundak. Cobalah kontak atau ajak hang out teman-teman Anda.
14. Nikmati alam. Pernah mencoba memperhatikan alam di sekitar, seperti pohon, warna langit, atau kucing-kucing yang berlarian? Jika Anda ke taman lalu melihat kupu-kupu, cobalah amati barang sebentar. Menikmati alam, entah itu hewan atau pun bunga, akan membuat mood Anda positif.
15. Menari bebas di klub. Ambil waktu untuk ke klub atau bar yang ada dance floor-nya, dan menarilah. Ajak pasangan atau ramai-ramai dengan teman. Bebaskan rasa penat dan frustrasi. Biasanya ada energi positif yang diperoleh setelah itu.
16. Tulislah sebuah cerita. Menulis bisa mengubah mood dan membuang jauh beban yang Anda rasakan. Tuangkan dalam sebuah cerita, mengalirlah, lepaskan hingga imajinasi terliar. Seperti ungkapan populer; ketika bosan berimajinasilah. Karena ketika menulis sebuah cerita akan membuat Anda merasa lepas.

Trik Jitu Hilangkan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk dalam Hitungan Menit


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Nyamuk merupakan hewan kecil yang paling banyak menyebabkan kematian di dunia. Meski tidak semuanya berbahaya, gigitan nyamuk juga menjengkelkan karena meninggalkan rasa gatal dan merah. Tapi tak perlu khawatir, ada trik jitu yang bisa menghilangkan rasa gatal hanya dalam hitungan menit.

Yang terbaik dilakukan adalah sama sekali menghindari gigitan nyamuk, dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau obat anti serangga. Namun bila gigitan nyamuk tak bisa terelakkan, maka sebaiknya cari cara cepat untuk menghilangkan rasa gatal. Senjata rahasianya ada di dapur Anda, yaitu sendok logam.

Pertama, celupkan sendok dengan air panas. Tidak perlu air mendidih, cukup dengan suhu panas namun tidak membuat kulit melepuh. Selanjutnya, tekan sendok yang telah dipanaskan ke kulit yang terasa gatal selama beberapa menit. Ketika Anda mengangkat sendok maka gatal akan segera hilang.

Tidak ada sihir atau kekuatan psikis yang bekerja di sini, layaknya tayangan sulap yang dapat membengkokkan sendok. Ketika menggigit seseorang, nyamuk menyuntikkan protein di bawah kulit saat menghisap darah. Protein inilah yang menyebabkan iritasi kulit dan rasa gatal.

Nah, panas dari sendok logam ternyata efektif untuk memecahkan protein tersebut, sehingga menghilangkan rasa gatal pada kulit dalam sekejab, seperti dilansir Rocketnews24, Selasa (9/7/2013).

Namun, bilur atau bekas merah gigitan mungkin masih akan terlihat selama beberapa waktu. Tapi yang terpenting, tak ada lagi rasa gatal yang menjengkelkan akibat gigitan nyamuk-nyamuk kecil.

Gangguan yang Rawan Muncul Selama Kehamilan



shutterstock
Perhatikan kebutuhan nutrisi ibu hamil vegetarian.
JAKARTA- Makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus dapat memenuhi kebutuhan gizi demi menjamin kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Ya, ibu hamil biasanya tak luput dari berbagai masalah kesehatan. Meski begitu, tak perlu khawatir sepanjang kita tahu bagaimana pencegahan dan penanganannya.

Nah, masalah apa yang sering kali dialami ibu hamil? Berikut di antaranya:

* HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Dalam bahasa awam disebut mual dan muntah berlebihan. kebanyakan dialami ibu hamil saat usia kehamilan 8-12 minggu. Sebenarnya, seiring pertambahan usia kehamilan, keluhan ini berkurang dan berhenti saat usia kehamilan memasuki 16 minggu. Akan tetapi, ada juga ibu hamil yang mengalami ini hingga trimester 3. Mual muntah kategori berat bila ibu hamil muntah tiap kali makan atau minum. Efeknya, lemas, pucat, dan frekuensi buang air kecil menurun. Bila tak ditangani, berisiko terhdap kesehatan ibu dan janin.

Solusinya adalah mengatur pola makan bergizi seimbang. Pilih makanan mengandung karbohidrat tinggi untuk mengganti energi yang terbuang karena muntah. Konsumsilah makanan dan minuman berkadar air tinggi seperti buah dan sayuran. Bisa pula minum jus atau susu khusus ibu hamil. Makan dengan porsi kecil, tidak berlebihan tapi sering. Konsumsilah makanan kering seperti biskuit sehingga membantu menyerap asam lambung. Hindari jenis makanan yang memicu mual seperti yang berlemak dan berbumbu tajam.

* ANEMIA

Anemia terjadi lantaran tubuh tak memiliki cukup sel-sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel-sel tubuh. Tanpa pasokan oksigen yang cukup, sel-sel tubuh dapat memproduksi energi. Alhasil ibu merasa lelah, lemas, pusing, kurang konsentrasi. Nah, untuk menghasilkan sel-sel darah merah yang memadai, tubuh butuh asupan zat besi dari pola makan sehari-hari, selain jgua dari asam folat dan vitamin B12.

Anemia pada ibu hamil terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan zat besi yang meningkat dengan asupan yang kurang. Seperti diketahui, ibu hamil butuh zat besi 1000 mg sedangkan asupan zat besi yang berasal dari makanan selama hamil sering kali kurang atau tak memenuhi kebutuhan.  Kebutuhan zat besi untuk meningkatkan volume darah, massa jaringan tubuh itu serta pertumbuhan janin.

Spesialis kandungan dan kebidanan Dr. Damar Pramusinto, SpOG(K) mengatakan, kondisi anemia pada ibu hamil mempunyai dampak kesehatan terhadap ibu dan janin dalam kandungan, antara lain meningkatkan risiko bayi dengan asfiksia (gangguan pernapasan), berat badan lahir rendah, keguguran, kelahiran prematur hingga kematian ibu dan bayi. Selain itu, ada risiko terjadinya perdarahan, partus lama, aborsi dan infeksi.

Anemia dapat ditangani dengan memperbaiki pola makan kaya zat besi yaitu dari sumber hewani seperti hati dan daging serta sumber nabati seperti sayur dan buah, serealia, kacang-kacangan.

* SEMBELIT

Sembelit dialami ibu hamil karena terjadi penurunan gerak peristaltik pada saluran cerna sehingga menjadi lebih lambat dari biasanya. Adapun gerak usus melambat karena adanya peningkatan kadar hormon progesteron. Sembelit juga terjadi karena pola makan yang kurang baik misalnya asupan makana berserat yang kurang, banyak mengonsumsi makanan berlemak dan kurang minum.

Untuk mengatasi masalah ini, ibu perlu menerapkan pola makan bergizi seimbang dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran, buah-buahan, umbi-umbian dan roti gandum utuh (whole wheat). Buah-buahan yang banyak mengandung air di antaranya jeruk, papaya, melon, semangka atau mangga.

* HIPERTENSI

Pada saat kehamilan bisa terjadi hipertensi. Umumnya terjadi pada usia kehamilan setelah 20 minggu. Hipertensi ditunjukkan dengan tekanan darah sistolik mencapai 140 mm HG dan atau tekanan darah diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih. Kondisi seperti ini disebut pregnancy induced hypertension atau gestational hypertension.
Ibu hamil yang mengalami hipertensi mengalami sakit kepala, pusing, disertai bengkai di area tungkai. Pemeriksaan laboratorium bahkan menunjukkan angka protein dalam urin yang tinggi.  Risiko yang mungkin terjadi janin mengalami ganguan pertumbuhan, terlepasnya plasenta bahkan kematian janin. Tentunya ibu perlu mendapat pemantauan tekanan darah serta protein urin. Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi disarankan untuk mengurangi konsumsi garam.

* DIABETES GESTASIONAL

Diabetes pada kehamilan disebut diabetes gestasional yang umumnya akan kembali normal setelah ibu melahirkan. Efek bila ibu mengalami diabetes kala hamil di antaranya kadar glukosa pada janin meningkat, sehingga bayi bisa lahir dengan berat lahir di atas 4 kg. kondisi ini tentu dapat menyulitkan proses persalinan.  Bahkan, kelak bayi berisiko mengalami diabetes atau kelainan bawaan. Di sisi lain, ibu berisiko mengalami perdarahan kala kehamilan.

Upaya yang dilakukan adalam mengontrol konsumsi untuk mempertahanan kadar gula dalam darah. Agar peredarahan darah lancar ibu perlu melakukan aktivitas ringan. Lakukan memeriksaan gula darah sebagai upaya deteksi dini.

Kamis, 18 Juli 2013

Berapa Banyak Boleh Makan Telur dalam Sehari?

SHUTTERSTOCK
JAKARTA — Sebagai sumber protein hewani, telur sangat mudah didapatkan. Tak heran cukup banyak orang yang mengonsumsi telur setiap hari. Namun, dengan kadar kolesterolnya yang tinggi, seberapa sering kita boleh mengonsumsi sumber protein ini setiap harinya?

Sebenarnya berapa banyak yang boleh dikonsumsi tergantung pada berbagai faktor, antara lain usia, jenis kelamin, berat badan, sampai tingkat aktivitas fisik harian. Para peneliti dari Harvard Medical School merekomendasikan konsumsi satu telur per hari untuk tingkat kolesterol dan jantung yang sehat.

Hal ini didasarkan panduan diet Amerika pada tahun 2010. Disebutkan, orang dewasa sehat harus mengkonsumsi  46 sampai 56 gram protein per hari. Jumlah tersebut bisa didapatkan dari berbagai sumber, termasuk telur.

Selain protein dan kalsium , telur juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting. Satu telur rebus besar tidak hanya mengandung 78 kalori, tapi juga 6,29 gram protein, 25 miligram kalsium, 0.59 miligram besi, dan 112,7 mikrogram kolin. Telur juga mengandung 22 mg folat, 260 IU vitamin, 44 IU vitamin D, 176 mg lutein dan zeaxanthin. Vitamin B juga ada di dalam telur dengan jumlah yang sedikit dari beberapa jenis.

Walau identik dengan kolesterol, tetapi berbagai penelitian membantahnya. Sebuah laporan yang dipublikasikan pada januari 2006 berjudul Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care menyimpulkan, konsumsi telur tidak berkontribusi pada penyakit jantung pada orang dewasa yang tidak memiliki riwayat kolesterol tinggi. Telur juga tidak berdampak pada kadar kolesterol darah pada 70 persen populasi.

Konsumsi telur diketahui tidak berhubungan dengan penyebab diabetes. Penelitian pada Agustus 2010 berjudul American Journal of Clinical Nutrition menyatakan, sering makan telur tidak menunjukkan risiko lebih besar terkait diabetes tipe 2. Penelitian diikuti 3.898 orang dewasa yang makan satu telur per bulan sampai satu telur per hari selama 18 tahun.

Kerap Dapat Shift Malam, 80 Persen Wanita Sulit Hamil


ilustrasi (Foto: Getty Images)

Jakarta, Studi sebelumnya mengungkapkan bahwa wanita yang bekerja shift malam berisiko tinggi terkena kanker payudara. Sekali lagi, bahaya tengah mengintai wanita-wanita yang bekerja di shift malam. Sebuah studi baru menemukan shift malam menyebabkan pekerja wanita juga susah hamil.

Berdasarkan survei yang dilakukan tim peneliti dari Southampton University terhadap lebih dari 100.000 responden wanita ini pun terungkap bahwa pola kerja selain shift harian permanen dapat meningkatkan peluang gangguan siklus menstruasi hingga 33 persen dan keguguran sebesar 29 persen.

Dan bagi wanita yang hanya bekerja di malam hari, mereka berpeluang 80 persen lebih sulit untuk bisa mengandung dibandingkan wanita yang jam kerjanya siang hari. Mereka juga dua kali lebih mungkin dikategorikan ke dalam kelompok 'sub-fertile', atau gagal hamil dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut Dr. Linden Stocker, seorang dokter anak yang juga sering mendapat shift malam, mengatakan bahwa masalahnya waktu tidur dan bekerja yang tak tentu tampaknya mengganggu jam biologis wanita, padahal hal itu juga membantu mengendalikan fungsi-fungsi kunci wanita seperti produksi hormon, mengatur suhu tubuh, tekanan darah dan detak jantung.

Walaupun begitu, Dr. Stocker juga tak dapat mengesampingkan faktor lain seperti pekerja sistem shift yang biasanya mempunyai gaya hidup tak sehat seperti makan sembarangan atau malas berolahraga.

"Kami tak benar-benar memahami mengapa pekerja shift berisiko tinggi terkena penyakit tertentu tapi shift kerja semacam ini jelas-jelas berdampak terhadap fungsi biologis, fungsi psikologis sekaligus fungsi sosial seseorang," terang Dr. Stocker seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/7/2013).

Lagipula meski Dr. Stocker menemukan kaitan antara gangguan tidur dan masalah kesuburan tapi itu tidaklah membuktikan bahwa satu hal menyebabkan lainnya, begitu juga sebaliknya.

"Kalaupun temuan kami telah dikonfirmasi studi lain, berarti ada implikasi yang akan diterima oleh pekerja shift dan rencana reproduksi mereka. Untuk itu pola shift kerja yang lebih 'ramah' bisa diadopsi," tambahnya.

Namun Dr. Stuart Lavery, pakar kesuburan dari Hammersmith Hospital, West London mendesak para wanita usia melahirkan (20 persen dari pekerja shift malam) untuk tidak berhenti dari pekerjaannya sampai penelitian ini dikonfirmasi.

"Toh tak ada buktinya berganti pekerjaan dapat meningkatkan kondisi reproduksi Anda," pungkasnya.

Kenali Gejala Autisme sejak Bayi




 Diagnosis autisme yang tepat sejak usia dini sangat membantu mengurangi gejala autisme agar tidak berkembang semakin buruk. Karena itu, sangat penting bagi orangtua untuk mengenali gejala-gejalanya pada bayi mereka.

Memang tidak mudah mendeteksi autisme. Dibutuhkan ketajaman pengamatan orangtua dan dokter. Namun, menurut para peneliti dari Yale University School of Medicine, gejala autisme mungkin sudah tampak pada bayi berusia 6 bulan.

Pada tahapan usia tersebut, anak-anak yang didiagnosis autisme biasanya tidak terlalu peduli pada orang di sekitarnya dan juga aktivitasnya, dibandingkan dengan anak-anak yang normal.

Katarzyna Chawarska dari Yale Child Study Center menjelaskan, penelitian yang dilakukannya menunjukkan kemungkinan melakukan identifikasi risiko autisme melalui perhatian visual anak.

Dalam penelitian tersebut, Chawarska meneliti 67 bayi yang berisiko tinggi menyandang autisme karena memiliki anggota keluarga dengan kondisi tersebut. Mereka lalu dibandingkan dengan 50 bayi yang risikonya lebih rendah.

Semua bayi ditunjukkan video berdurasi tiga menit yang menggambarkan seorang wanita melakukan beberapa kegiatan, misalnya membuat roti isi atau melihat ke mainan.

Sambil membuat roti, aktris wanita sesekali melihat ke kamera dan berusaha membuat kontak mata dan berkata, "Bagaimana kabarmu, sayang," atau "Kamu sungguh lucu," dan "Apakah kamu melihat singa?"

Para peneliti memonitor seberapa sering bayi-bayi itu melihat ke mainan dan wanita di TV. Kemudian saat bayi itu melihat ke TV, bayi yang kerap menghindari wajah wanita itu dinilai sebagai bayi yang berisiko tinggi mengalami autisme.

Anak yang menyandang autisme memang mengalami masalah perkembangan dengan tiga ciri utama, yaitu gangguan pada interaksi sosial, komunikasi, selain keterbatasan minat dan imajinasi.

Ini Dia Mitos Pola Makan yang Pengaruhi Gizi Anak


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Namanya juga hidup di masyarakat, tentu tak lepas dari mitos dan kebiasaan. Nah, terkait pola makan di masyarakat pun ada mitos-mitos yang dipercaya benar sehingga menjadi kebiasaan.

"Di Nigeria, makan telur dianggap akan menunda menutupnya ubun-ubun bayi," ujar Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dr Pinky Saptandari, MA dalam diskusi 'Peran Budaya dalam Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak' yang digelar Sarihusada di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (18/7/2013).

Karena ada mitos seperti itu, akibatnya ibu-ibu yang masih memberikan air susu ibu (ASI) tidak mengonsumsi telur. Padahal telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi ibu dan bayi yang disusuinya.

"Dulu di NTB ada praktik di mana bayi diberi makan nasi yang terlebih dahulu dikunyah oleh yang memberi makan, yaitu ibu/nenek. Jadi bukan cuma makanan yang dimakan bayi, tetapi mungkin juga ada penyakit yang ikut berpindah," sambung Pinky.

Mitos lainnya adalah bahwa ikan seharusnya tidak diberikan kepada Ibu Hamil karena akan membuat bayi berbau amis. Ini sama sekali tidak benar. Faktanya, ikan mengandung sejumlah nutrisi penting yang bermanfaat bagi perkembangan janin.

Selain itu masih ada yang memahami bahwa tujuan makan semata-mata hanyalah agar kenyang. Karena itu kandungan gizinya sama sekali tidak diperhatikan. Alhasil anak diberi makan banyak tetapi minim nilai gizi. Misalnya anak diberi makan nasi dalam jumlah banyak dengan lauk kecap dan kerupuk. Tentu saja makanan itu sangat minim gizi yang diperlukan bagi tumbuh kembang anak.

"Berkembang pula bahwa anak laki-laki harus makan lebih banyak daripada anak perempuan. Jika ada anak perempuan yang makannya banyak langsung dibilang makannya seperti kuli, sehingga kemudian anak perempuan makan lebih sedikit daripada anak laki-laki," papar Pinky.

Selain itu dalam struktur keluarga, prioritas utama makanan untuk ayah dan anak, sementara ibu (termasuk ibu hamil) mendapat prioritas kedua. "Ini misalnya kebiasaan di mana kalau makan ayam, ayah boleh milih dada, anak milih bagian lain, tapi ibunya dapat ceker," ucap perempuan asal Surabaya, Jawa Timur, ini.

Karena itu perlu kebijakan dan model-model layanan yang membangun kemandirian dan layanan kesehatan berbasis komunitas dengan paradigma sehat. Perlu juga perubahan pola pikir, gaya hidup dan perilaku, serta perubahan pola pengasuhan dalam keluarga.

"Pentingnya perubahan secara menyeluruh dalam pendidikan maupun pola pengasuhan dalam keluarga, agar seluruh masyarakat sadar atau melek gizi untuk membangun dan memperkuat generasi penerus bangsa," saran Pinky.

Rabu, 17 Juli 2013

Patuhi Anjuran Ini, Agar Puasa Punya Efek 'Detoks' Bagi Pencernaan


Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Kalau terlanjur suka pada makanan tertentu, banyak orang yang tak mempertimbangkan kandungan makanan yang dikonsumsinya. Padahal bisa jadi makanan-makanan itu mengandung racun bagi tubuh sehingga untuk waktu tertentu kita perlu melakukan detoksifikasi.

Beruntung detoksifikasi atau proses pembersihan racun dari tubuh itu sendiri tidaklah rumit, karena berpuasa atau menahan makan dan minum selama beberapa waktu dalam sehari dapat dikategorikan sebagai detoksifikasi.

Banyak dokter dan pakar kesehatan pun sepakat bahwa berpuasa adalah salah satu bentuk 'detoks alami'. Bagaimana dengan kata Rita Ramayulis, DCN, M.Kes? Pakar nutrisi ini mengatakan, "Puasa itu menurut saya termasuk detoks, sebab tubuh dibiarkan tidak mencerna makanan selama lebih kurang 12 jam. Organ tubuh yang fungsi kerjanya akan menjadi lebih baik setelah puasa adalah pankreas, usus halus, usus besar, lambung, dan hati. Ini merupakan 5 organ yang berperan penting dalam sistem pencernaan di dalam tubuh."

Rita menerangkan, jika makanan-makanan ini tidak masuk ke dalam tubuh selama 12 jam, 5 organ tersebut akan lebih bisa beristirahat. Lagipula upaya detoks itu sendiri upaya berfungsi untuk mengembalikan fungsi organ.

"Kan kita pakai selama setahun untuk mencerna makanan, jadi bagus sekali berpuasa sebulan ini, memberi kesempatan organ-organ tersebut untuk lebih istirahat dan kembali ke fungsi awal," tekan pengajar jurusan Gizi di Politeknik Kesehatan Jakarta II ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (10/7/2013).

Selain mengamini pernyataan pakar nutrisi lulusan magister jurusan Gizi Klinik di Universitas Gadjah Mada tersebut, dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB pun mengungkapkan manfaat lain dari puasa sebagai metode detoks.

Konsultan saluran pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan, "Berdasarkan penelitian di RSCM bahwa ternyata pada orang yang berpuasa terjadi penurunan dari free radical. Free radical itu kan racun-racun. Padahal proses kita makan itu kan menghasilkan racun-racun."

"Puasa juga memberi kesempatan bagi pankreas, liver untuk istirahat. Dan kalau bicara soal istirahat, tentu berkaitan dengan regenerasi. Ada proses tubuh memperbaiki bagian yang rusak. Bukti-bukti klinis mengatakan demikian," tambahnya.

Lalu untuk membantu memperlancar proses detoksifikasi dengan berpuasa, adakah makanan pantangan tertentu yang harus dihindari? Menurut Rita tak ada pantangan makanan tertentu untuk mendapatkan efek detoks. Pun tak perlu memberikan ketentuan jam makan atau porsi khusus agar bisa memperoleh efek detoksifikasi karena puasa itu sendiri sudah merupakan detoks secara alami.

"High Heels" Timbulkan Nyeri Sejam Setelah Dipakai


shutterstock
JAKARTA - Bagi kebanyakan kaum wanita, sepatu bertumit tinggi alias high heels adalah barang wajib untuk menunjang penampilan. Padahal, sepatu jenis ini langsung menyebabkan sakit setelah satu jam dipakai.


Sementara itu jika sepatu bertumit tinggi dipakai untuk berdansa, rasa nyeri langsung timbul setelah 10 menit pemakaian.

Demikian diungkapkan sepertiga responden di Inggris. Mereka mengakui terpaksa menahan sakit semalaman saat menggunakan sepatu untuk dansa sehingga saat pulang mereka memilih bertelanjang kaki.

Survei tersebut dilakukan oleh The College of Podiatry terhadap 2.000 pria dan wanita, serta 60 pakar kesehatan kaki (podiatris) dan terapis kaki.

Konsultan podiatris Mike O'Neil dari College of Podiatry memperingatkan bahaya menekuk kaki akibat pemakaian sepatu yang sempit bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang, termasuk artritis, retak tulang, dan saraf kejepit, yang membutuhkan tindakan operasi atau suntikan steroid untuk mengurangi rasa nyeri.

"Tak dipungkiri lagi pemakaian high heels membuat para wanita berpotensi cedera jangka panjang atas nama fesyen. Jika diberikan pilihan akan sepatu yang bergaya atau sepatu yang nyaman, kebanyakan akan memilih yang pertama," kata O'Neil.

Semakin tinggi dan miring tumit sepatu, semakin terdorong ke depan tubuh kita sehingga kita harus mundur untuk menyeimbangkan. "Hal ini membuat tulang panggul tidak lurus sehingga terjadi tekanan pada tulang belakang," katanya.

Sepatu tumit tinggi dengan ujung yang sempit bisa menekan kaki sehingga jari-jari kaki dipampatkan dan bisa memicu kuku tumbuh ke dalam, mata ikan, atau pun kapalan. Kondisi itu juga bisa menyebabkan kaki lebih lembab, terutama jika high heels dipakai seharian, sehingga jamur dan bakteri tumbuh subur.

"Sepatu yang membuat kita berjalan dengan bagian telapak bawah bisa menyebabkan rasa sakit dan tekanan berlebih. Ini juga bisa memicu robekan pada persendian sehingga timbul artritis," katanya.

Sepatu dengan tinggi tumit lebih dari 5 sentimeter sebaiknya diwaspadai. Bila ingin terlihat tinggi, lebih disarankan menggunakan tumpukan sol tebal, seperti sepatu wedges.

Meski sebagian besar mengeluhkan rasa nyeri akibat sepatu tumit tinggi, namun 20 persen dari responden mengatakan tak mau berobat ke dokter karena rasa nyeri tersebut tak mereka anggap penting.

Bagaimana Perawatan Gigi yang Baik Saat Puasa?



Jakarta, Saat puasa, perawatan gigi seringkali tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan ada cairan yang tertelan dan membatalkan puasa. Nyatanya, kesehatan gigi saat berpuasa tetap penting untuk diperhatikan dan tetap membutuhkan perawatan gigi. Bagaimana perawatan gigi yang baik saat puasa menurut dokter gigi?

"Sebetulnya batal puasa itu kan karena makan atau minum. Menurut saya kalau cuma bersihin karang gigi, kumur-kumur, tidak masalah asal jangan tertelan. Selama bulan puasa kesehatan gigi kan harus tetap dijaga," tutur Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKgA (K), PhD, spesialis kedokteran gigi anak, saat dihubungi  dan ditulis pada Rabu (17/7/2013).

Ditambahkan oleh Prof Heriandi, sebaiknya pasien tetap berkunjung ke dokter gigi untuk merawat giginya selama bulan puasa. Tak hanya pembersihan karang gigi, tindakan seperti penambalan gigi juga masih bisa dilakukan. Apalagi kalau kondisi giginya memang sudah nyeri dan memang butuh segera ditambal. Yang paling penting adalah tidak menelan apapun selama prosedur.

"Sedangkan untuk mengatasi masalah infeksi, ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa mengatasi infeksi dengan memberi suntikan dari mulut tidak apa-apa, tapi saya tidak tahu juga bagaimana pastinya," ujar Prof Heriandi, yang pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI).

Sedangkan untuk pemberian obat, dokter gigi biasanya akan tetap memberikan dosis seperti yang memang dibutuhkan oleh pasien. Hanya saja untuk mengonsumsinya akan dikembalikan pada pasien tersebut dan disesuaikan dengan jadwal sahur dan berbuka.

"Kalau minum obat kan ada yang sehari 1 kali, 2 kali, dan 3 kali. Misalnya antibiotik, kan ada yang harus diminum 2 kali sehari. Jadi, ya pasien tinggal pilih dan disesuaikan antara jadwal selama puasa dengan jadwal obat yang diperlukan," tutur Prof Heriandi.

6 Makanan Pengganti Cairan Tubuh yang Hilang


SHUTTERSTOCK
Oatmeal and Strawberry Smoothies
JAKARTA— Pilihan makanan yang tepat dapat membantu Anda mengembalikan cairan yang hilang selama berpuasa lebih dari 12 jam. Buah-buahan menjadi sumber cairan yang paling disarankan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Namun, jenis buah apa yang memiliki fungsi hidrasi paling baik? Lantas, selain buah, makanan apa lagi yang sebaiknya dikonsumsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang?

* Apel
Apel mampu mengandung banyak air yang dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Livestrong melaporkan, apel berukuran sedang mengandung 110 mililiter cairan.

* Semangka
Buah yang satu ini memang menjadi santapan tepat untuk melepas dahaga karena banyaknya kandungan air di dalamnya. Buah yang menyegarkan ini memiliki komposisi air sebesar 92 persen. Selain mengandung nutrisi seperti beta-karoten, dalam semangka terdapat juga lycopene dan sumber vitamin C.

* Mentimun
Pilihan lainnya adalah mentimun. Buah ini merupakan sumber cairan yang dibutuhkan tubuh. Sumber air terbanyak dari mentimun terdapat pada bagian dagingnya. Selain kaya akan air, daging mentimun ini juga mengandung vitamin C dan memiliki zat yang dapat membuat kulit lebih rileks.

* Blewah
Buah yang satu ini banyak dan mudah ditemui saat bulan puasa. Bukan karena musim panennya bertepatan dengan bulan puasa, melainkan memang buah ini mengandung banyak air yang tepat dikonsumsi saat berbuka puasa. Menurut laporan Runner World, blewah mengandung banyak air dan potasium, yang mudah hilang saat tubuh mengeluarkan keringat. Jadi, saat udara panas atau Anda banyak beraktivitas sehingga tubuh berkeringat, ditambah lagi Anda berpuasa, blewah menjadi "obatnya".

* Daging
Selain buah, makanan berupa daging ternyata juga menyumbangkan air ke dalam tubuh. CNN melampirkan, daging memiliki fungsi hidrasi untuk tubuh. Misalnya saja, steak 100 gram menyumbangkan 50 mililter air ke dalam tubuh.

* Oatmeal
Satu lagi makanan yang mengandung banyak air adalah oatmeal. Livestrong menyebutkan, semangkuk oatmeal mengandung lebih banyak air ketimbang mentimun atau jeruk.

Jadi, tak perlu bingung memilih buah atau makanan saat sahur dan berbuka. Sediakan saja enam makanan ini di rumah.

Selasa, 16 Juli 2013

Makananmu adalah Obatmu!




JAKARTA — "You are what you eat". Apa yang Anda makan dapat mencerminkan pribadi Anda. Apa yang Anda santap juga menentukan kualitas kesehatan.
Fakta ini berlaku sama bagi semua manusia, tak terkecuali penderita kanker. Asupan makanan yang bergizi akan membantu proses pemulihan tubuh. Sebaliknya, asupan gizi yang buruk tidak akan mengembalikan sel tubuh dalam kondisi terbaiknya.
Kondisi ini dirasakan Liong Pit Lin, survivor kanker. Wanita ini telah bertahan dari serangan kanker payudara, rahim, dan tulang belakang yang menyerangnya pada 1996. Sejak dinyatakan sembuh pada 1999, sampai saat ini kanker tak pernah lagi menyerang Liong.
"Saya lupa pemeriksaan pertama yang menyatakan saya bebas kanker. Namun pola hidup sehat sudah 13 tahun membentengi saya dari kanker," katanya.
Liong mengatakan, sampai tahun 2000 ia masih menggunakan morfin bila rasa sakit tiba-tiba menyerang. Lalu, pola hidup sehat pun mulai ia jalankan pada 1998. Liong bukannya tidak mengetahui informasi tentang pola hidup sehat. Namun, kesibukannya sebagai pebisnis menyebabkannya tidak bisa menerapkan hal tersebut.
Pola makan asal kenyang dan tidak memperhatikan nutrisi selalu dilakukannya selama berkarier. "Saat itu saya juga tidak percaya masa buah dan sayur bisa menyembuhkan, ternyata makananmu adalah obatmu," ujar Liong.
Setahun menjalani pola makan sehat. Liong merasa tubuhnya lebih enteng. Dia bahkan lebih kuat untuk bangkit dari tempat tidur dan menjalani fisioterapi. "Padahal sebelumnya saya seperti hampir mati. Sudah tergeletak saja tak bisa apa-apa," katanya.
Dia mengakui memang tak mudah mengubah kebiasaan begitu drastis. Tapi, kondisi tubuh memaksanya untuk segera berubah. Pada pagi hari, Liong selalu mengawalinya dengan 2 gelas air putih dan jus buah.
Selanjutnya Liong akan beraktivitas yang ringan dan sederhana di luar ruangan. Sinar matahari diakuinya membantu proses penyembuhan. Liong baru sarapan sekitar pukul sepuluh pagi. Selanjutnya untuk makan siang dan malam, Liong mengonsumsi beras merah dan lauk yang tidak berupa daging atau digoreng. Tentunya, sayur dan buah selalu menemani.
Pola makan Liong keseharian lengkap terisi sayur, buah, nasi, dan polong-polongan. Semua diproses seminimal mungkin. Liong mengatakan sayur dan buah yang dikonsumsi 50-80 persen dalam kondisi mentah. Ia juga menghindari daging, kecuali telur. Bila ingin makan daging, Liong menyarankan sebaiknya tidak digoreng, dibakar, atau diberi bumbu terlalu banyak.
"Tidak usah goreng. Minyak goreng sangat mudah teroksidasi menjadi menjadi lemak jenuh. Kalau tidak bisa 100 persen vegetarian, minimal 80 persen," katanya.
Dalam sehari, Liong mengatakan, menyantap buah dan sayur sekitar 7 porsi. Untuk buah kira-kira setara 1/2 kilogram dari berbagai jenis. Sedangkan sayur sebanyak 4 porsi, dengan 1 porsi setara 1 ikat kecil bayam dan kangkung.
Kebiasaan ini terus dijalaninya. Bila tidak sempat makan sayur dan buah, Liong akan membawanya dalam bentuk jus. Sekitar 3-4 jenis jus buah dan sayur menjadi bekal kesehariannya. Tentunya jus ini tanpa tambahan gula.
Makanan, menurut Liong, menjadi akar masalah kesehatan. Menurutnya 70 sampai 80 persen penyebab sakit adalah makanan yang tidak terkontrol.
"Kalau mau sehat kontrol kebiasaan makan. Yang lebih penting jalani pola makan sehat dengan positif dan tersenyum," ujarnya.
Sayur dan buah memang hidangan yang kaya vitamin dan mineral. Keduanya juga kaya antioksidan yang melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Terapi menggunakan jus buah dan sayur bisa meningkatkan ketahanan sel tubuh.
"Sayur dan buah memang bisa menjadi pendukung proses penyembuhan kanker. Tapi tidak yang utama," kata spesialis kanker dari RS. Dharmais, dr. Edi Setiawan Tehuteru, MD, MHA.
Menurutnya penyembuhan kanker hanya terdiri atas operasi, radiasi, dan kemoterapi. Edi sendiri menyebut kemoterapi sebagai obat yang 'bodoh.' Maksudnya, obat tersebut tidak bisa membedakan sel kanker dan sehat. Akibatnya, sel sehat juga menjadi sasaran. Sehingga sel tersebut menjadi sakit.
Sayur dan buah akan melindungi sel sehat tersebut dari serangan obat kemoterapi. Edi mengatakan, di Dharmais memang tersedia herbal untuk beberapa efek pengobatan kanker, misal leukosit yang menurun atau kulit yang terbakar. "Namun tidak lantas menjadi yang utama," ujarnya.
Nah, tak ada salahnya bila Anda mulai membenahi pola makan menjadi lebih sehat. Konsumsilah makanan sehat seperti buah dan sayuran karena makanan sehat adalah obat bagi tubuh Anda..!

Begini Caranya Agar Gigi Anda Tak Jadi Kuning




 Senyum manis dengan gigi putih dan sehat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, malas menggosok gigi, merokok dan makanan tertentu dapat membuat gigi menjadi kuning. Agar tak mengganggu senyum Anda, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar gigi tak menguning.

Gigi dapat berubah menjadi kuning karena plak yang pada dasarnya adalah lapisan kotor yang mengendap secara permanen pada gigi. Seiring pertambahan usia, enamel gigi akan terkikis dan kemudian mulai menyerap warna makanan.

Minuman seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Gigi menguning dapat dicegah jika Anda melakukan langkah-langkah khusus berikut, seperti dilansir Boldsky, Jumat (5/7/2013):

1. Gosok gigi dengan minyak mustard dan garam

Gosoklah gigi dengan minyak mustard dan garam sekali sebulan. Cara ini akan membantu membersihkan akumulasi warna makanan dan plak pada gigi. Anda bisa menggunakan jari untuk menggosok gigi atau mencelupkan kapas dalam campuran minyak mustard dan garam.

2. Minum dengan sedotan

Beberapa makanan seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Minuman soda tertentu juga membuat enamel gigi mengikis. Jadi jika Anda tidak bisa menghindari minuman tersebut, yang terbaik adalah minum melalui sedotan. Minum dengan menggunakan sedotan dapat meminimalkan kontak dengan gigi. Ini bisa menjadi langkah penting dalam menghentikan penguningan gigi.

3. Konsumsi makanan yang renyah

Beberapa makanan renyah dapat membantu untuk memutihkan gigi dengan cara membersihkannya. Misalnya, apel, pir, selada dan lainnya. Makanan berserat ini membantu untuk membersihkan gigi secara efektif.

4. Sikat dengan baking soda

Baking soda merupakan salah satu bahan yang paling serbaguna yang ada di dapur. Sikat gigi dengan baking soda sesekali untuk memutihkan secara langsung.

5. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu alasan terbesar yang dapat menguningkan gigi. Mengunyah permen karet dan mencuci mulut tak akan membantu jika Anda tetap merokok. Itu sebabnya, berhentilah merokok sebelum gigi Anda berubah menjadi kuning kotor.

6. Bilas mulut setelah makan

Setiap kali Anda makan sesuatu, bilas mulut secara menyeluruh dengan air. Membilas mulut dapat menyapu akumulasi makanan dan warna makanan dari mulut Anda.

Aturan Makan Saat Sahur dan Berbuka




JAKARTA— Anda membutuhkan tenaga ekstra untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa. Ketika puasa, frekuensi makan akan berkurang sehingga metabolisme tubuh juga akan berubah. Agar perubahan mendadak ini tak menurunkan daya tahan tubuh, Anda harus pandai-pandai mengatur jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh.

"Ketika tidak sedang puasa, Anda bisa bebas menyantap makanan apa saja. Tetapi, saat puasa, ada beberapa makanan yang harus dihindari saat sahur dan berbuka agar puasa tetap lancar satu bulan penuh dan tubuh tetap sehat," ujar Chef Yeni Ismayani kepada Kompas Female di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketika menyiapkan makanan sahur dan berbuka, hal yang harus diperhatikan adalah memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, dan serat. Namun, selain itu, saat sahur sebaiknya hindari menyiapkan dan menyantap makanan-manan yang terlalu pedas karena bisa menyebabkan perut sakit.

Selain itu, makanan yang terlalu asam seperti pempek dan lain-lainnya juga harus dihindari. Makanan asam harus dihindari karena zat asam ini akan terfermentasi dalam lambung dan perut jadi tak nyaman.

Makanan yang terlalu asin juga harus dihindari saat santap sahur. "Makanan yang terlalu asin akan menyerap cairan dari dalam tubuh. Akibatnya, Anda jadi mudah haus," katanya.

Tidak seperti makanan sahur, makanan berbuka tidak terlalu banyak larangannya. Namun, ada baiknya untuk menghindari menyantap goreng-gorengan dan makanan berlemak.
"Ini sama saja dengan menabung penyakit. Di awal puasa mungkin masih terasa enak, tapi nanti di tengah bulan puasa, kondisi tubuh mulai menurun karena makanan yang tak sehat," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk berbuka dengan minuman manis. Hanya, hindari menggunakan pemanis buatan. Jika ingin menikmati kesegaran es buah, ganti saja sirup dengan menggunakan susu kental manis dan campuran buah-buahan manis di dalamnya.

Minggu, 14 Juli 2013

Kapan Diabetesi Perlu Batalkan Puasa?



Bagi Orang yang menderita diabetes melitus atau diabetesi sebenarnya aman untuk berpuasa, asalkan diabetesnya terkendali dengan baik dan tidak sedang menderita penyakit lain. Diabetes terkendali dengan baik berarti kadar gula darahnya kurang dari 180 mg/dl.

Kapan Diabetesi Perlu Batalkan Puasa?
 
Berpuasa sendiri, menurut pakar endokrin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr.Em Yunir, Sp.PD, bisa meningkatkan risiko kesehatan bagi diabetesi. Risiko tersebut antara lain gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), gula darah terlalu tinggi (hiperglikemia), dehidrasi, ketoasidosis, dan sumbatan pada pembuluh darah (trombosis).

Guna menghindari risiko-risiko tersebut, imbuh Yunir, maka diabetesi harus mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri kadar gula darah mereka. Pemeriksaan gula darah dilakukan saat sebelum berbuka dan dua jam setelah berbuka, sebelum tidur, sebelum sahur, tengah hari, dan sesuai kebutuhan.

"Setiap hasil pemeriksaan menentukan apa yang harus dilakukan setelahnya, apakah bisa melanjutkan puasa atau tidak," kata Yunir dalam seminar bertajuk "Kelola Diabetes Anda secara Tepat selama Berpuasa" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yunir memaparkan hasil pemeriksaan yang mengharuskan diabetesi membatalkan puasanya. Pertama, yaitu apabila terjadi tanda-tanda hipoglikemia atau kadar gula darah kurang dari 60 mg/dL.

"Seringkali bila hasil pemeriksaan menunjukkan hipoglikemia, diabetesi malah memilih untuk tidur. Padahal itu sangat berbahaya, gula darah bisa lebih rendah lagi," papar sekretaris jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) ini.

Bahkan, imbuh Yunir, pembatalan tetap harus dilakukan meskipun waktu berbuka puasa tinggal setengah jam lagi. "Penundaan berbuka puasa beberapa menit saja bisa berakibat fatal," katanya.

Selain itu, diabetesi perlu membatalkan puasa apabila gula darah kurang dari 70 mg/dL pada beberapa jam setelah sahur, khususnya pengguna insulin pada waktu sahur.


Yunir mengatakan, setelah sahur seharusnya gula darah lebih tinggi. Dikhawatirkan apabila sudah mencapai angka tersebut hanya beberapa jam setelah sahur, maka akan lebih rendah lagi setelahnya.
Risiko hiperglikemi juga tak boleh disepelekan diabetesi. Maka sebaiknya apabila gula darah lebih dari 300 mg/dL diabetesi juga perlu membatalkan puasa.

"Yang perlu diingat, diabetesi jangan sampai memaksakan berpuasa. Jika sudah ada tanda-tanda pusing, lemas, tangan berkeringat, segeralah batalkan puasa," tandas Yunir

Jumat, 12 Juli 2013

Tak Bisa Mikir Saat Puasa? Mungkin Ini Penyebabnya




Jakarta, Apakah Anda sering merasa sulit fokus selama berpuasa? Kondisi ini seringkali dianggap hanya diakibatkan tidak adanya asupan makanan dan minuman selama seharian. Nyatanya, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan Anda sulit fokus.

"Sulit fokus selama berpuasa itu wajar, sebagian besar orang mengalaminya. Namun tidak banyak yang paham apa saja penyebabnya, kadang dirasa hanya karena seharian tidak makan saja. Padahal ada beberapa faktor lain, jika dilakukan perubahan maka sulit fokus ini bisa dicegah," terang dr Phaidon L Toruan, seorang praktisi kesehatan, saat dihubungi oleh dan ditulis pada Jumat (12/7/2013).

Berikut beberapa penyebab saat berpuasa menjadi sulit fokus menurut dr Phaidon:

1. Penurunan gula darah

Kadar gula darah yang menurun menyebabkan kemampuan otak untuk konsentrasi akan menurun pula. Kondisi ini umumnya terjadi di 3 hari awal puasa, setelah itu otak akan berusaha untuk beradaptasi agar bisa menyeimbangkannya. Gula darah yang menurun ini umumnya disebabkan karena salah memilih menu saat sahur. Sahur dengan menu karbohidrat sederhana seperti mi, nasi putih, roti putih, atau minuman bergula, maka kadar gula darah orang tersebut akan menurun.

"Kok makanan dan minuman manis justru membuat gula darah menurun? Sebab, sesaat setelah mengonsumsi makanan dan minuman manis gula darah memang akan naik, tapi secara cepat dan drastis. Pada dasarnya otak tidak menyukai kadar gula darah yang terlalu tinggi, maka otak memerintahkan hormon insulin untuk menurunkan gula darah. Selain itu, gula darah yang terlalu tinggi juga dapat melukai dinding pembuluh darah dan mengurangi kekebalan tubuh," ungkap dr Phaidon.

2. Terlalu banyak gorengan saat sahur

Makanan yang diolah dengan cara digoreng membuat ikatan oksigen di otak berkurang 20 persen. Mengonsumsinya terlalu banyak saat sahur akan membuat otak menjadi sulit untuk konsentrasi di hari tersebut.

3. Kurang minum

Saat sahur dan berbuka, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Caranya dengan menghitung 0,03 x berat badan (dalam kg). Misalnya seseorang memiliki berat badan 55 kg, maka kebutuhan cairannya adalah 0,03 x 55 = 1,65 liter air.

"Tidak selalu kebutuhan cairan per hari itu 2 liter untuk semua orang. Dengan menggunakan rumus ini, maka orang-orang bisa tahu seberapa banyak sebenarnya cairan yang dibutuhkan. Kebanyakan setelah berbuka cepat merasa cukup minum, padahal sebenarnya tubuh masih butuh," tutur dr Phaidon.

Ini Dia Manfaat Luar Biasa dari Tidur yang Tak Terduga



Hidup sehat berawal dari pola hidup yang baik dan teratur. Termasuk di dalamnya dengan mengatur pola tidur. Dengan menerapkan pola tidur yang teratur, Anda tak hanya bisa memulihkan stamina saja, tapi masih ada manfaat tak terduganya lho.


1. Meningkatkan daya ingat

Tahukah Anda jika pikiran Anda justru sedang sibuk selama Anda tengah tertidur lelap. Ketika tidur, Anda bisa memperkuat kenangan atau 'melatih' kemampuan-kemampuan yang dipelajari saat Anda terjaga. Inilah proses yang disebut konsolidasi.

"Ketika Anda mempelajari sesuatu, baik fisik atau mental, hal yang paling baik dilakukan adalah dengan latihan," kata Dr Rapoport, profesor di NYU Langone Medical Center.

"Tapi 'latihan' yang terjadi saat tidur akan membuat Anda bisa mempelajarinya lebih baik," imbuhnya. Dengan kata lain, jika Anda mencoba belajar sesuatu yang baru, maka Anda akan melakukannya lebih baik setelah Anda tidur.

2. Mencegah peradangan

Peradangan berkaitan dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, dan penuaan dini. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam, memiliki tingkat darah yang lebih tinggi dari protein inflamasi dibanding mereka yang tidur dengan waktu lebih banyak.

Studi pada tahun 2010 menemukan bahwa protein C-reaktif yang berhubungan dengan serangan jantung, lebih tinggi pada orang-orang yang tidurnya selama enam jam atau kurang dalam satu malam. "Orang yang memiliki sleep apnea atau insomnia bisa mengalami peningkatan tekanan darah dan peradangan," kata Dr Rapoport.

2. Memicu kreativitas

Setelah melalui tidur malam yang baik dan mengkonsolidasikan kenangan saat terjaga, otak akan menata dan merekstruktrusisasi hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya. Hal ini bisa menciptakan lebih banyak kreativitas. Para peneliti di Harvard University dan Boston College menemukan bahwa selama tidur orang bisa memperkuat komponen emosional dan memorinya sehingga bisa memacu proses kreatifitasnya.

3. Meningkatkan prestasi belajar

Menurut studi dalam jurnal Sleep 2012, anak-anak usia 10 sampai 16 tahun yang memiliki gangguang pernafasan saat tidur seperti mendengkur, sleep apnea, dan jenis pernafasan yang bisa mengganggu tidur, lebih cenderung memiliki masalah dalam perhatian belajarnya.

"Hal ini mengakibatkan kerusakan fungsional yang signifikan di sekolah," tulis para peneliti. Dalam studi lain, mahasiswa yang tidak memiliki waktu tidur yang cukup memiliki nilai yang lebih buruk. "Jika Anda mencoba begadang untuk memenuhi tenggat waktu, itu hal yang berat dan jelas bisa merusak belajar," kata Dr Rapoport.

4. Hiperaktif saat kurang tidur

Menurut Dr Rapoport, efek samping kurang tidur pada anak tidak sama dengan orang dewasa. Saat orang dewasa cenderung mengantuk saat kurang tidur, anak-anak justru menjadi hiperaktif. Sebuah studi dalam jurnal Pediatrics 2009 menemukan bahwa anak usia tujuh dan delapan tahun yang tidur kurang dari delapan jam cenderung hiperaktif, lalai, dan impulsif.

"Kami mendiagnosa dan mengukur jam tidur dengan mengukur perubahan listrik di otak. Jadi tidak mengherankan bagaimana tidur bisa memengaruhi otak kita," jelas Dr Rapoport.

5. Menurunkan berat badan

Para peneliti di University of Chicago menemukan bahwa orang yang melakukan diet ditambah dengan waktu istirahat yang baik, kehilangan 56 persen lemak lebih banyak dibanding mereka yang berdiet dan kurang tidur. Kurang tidur juga menyebabkan orang yang berdiet merasa lapar.

"Tidur dan metabolisme dikendalikan oleh sektor yang sama dari otak," kata Dr Rapoport. "Ketika Anda mengantuk, hormon tertentu dalam darah Anda naik dan memicu hormon-hormon lain yang meningkatkan nafsu makan," lanjutnya.

6. Mengurangi stres

Dalam kesehatan, tidur dan stres sama-sama mempengaruhi kesehatan jantung. "Tidur pasti dapat mengurangi tingkat stres, dengan begitu tekanan darah akan lebih baik. Selain itu, tidur juga berpengaruh pada kadar kolesterol yang berperan penting dalam penyakit jantung," papar Dr Jean.

7. Mencegah terjadinya kecelakaan

Mengemudi dalam keadaan mengantuk sangat tidak disarankan. The national Highway Traffic Safety Administration melaporkan pada tahun 2009 rasa lelah dan kantuk menjadi penyebab tertinggi terjadinya kecelakaan tunggal.

"Kantuk selalu diremehkan oleh kebanyakan orang, padahal itu bisa berakibat fatal termasuk bagi masyarakat. Sulit tidur bisa berpengaruh pada reaksi saat kita akan mengambil keputusan," jelas Dr Rapoport.

Mengemudi dalam keadaan sebelumnya tidak tidur selama satu malam sama dengan mengemudi dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh alkohol.

8. Mencegah depresi

"Kurang tidur bisa menyebabkan depresi. Tidur malam yang baik bisa membantu seseorang yang murung mengurangi kecemasannya. Emosi pun lebih stabil," papar Dr Jean.