Blogger templates

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Kewanitaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Kewanitaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Januari 2011

Ketika Buang Air Kecil Terasa Begitu Menyiksa!

Ketika Buang Air Kecil Terasa Begitu Menyiksa! 
KANIA (25) baru saja melahirkan secara normal dua hari lalu. Namun yang menjadi masalah adalah, ia kesulitan untuk buang air kecil (BAK) hingga saat ini. Rasanya seperti mau berkemih namun tidak kunjung keluar. Sesekali saat urine keluar, Kania merasakan nyeri seperti terbakar pada vaginanya.

Kasus Kania kerap pula dirasakan oleh moms lainnya setelah mengahadapi persalinan normal. Kira-kira apa ya penyebabnya? Bagaimana pula cara mengatasinya?

Retensio Urine

"Sesungguhnya problem yang dialami oleh Kania disebut dengan Retensio Urine. Retensio urine digambarkan sebagai ketidakmampuan berkemih spontan enam jam setelah selang berkemih (kateter) dilepas. Ataupun mampu berkemih tapi masih meninggalkan sisa urine di kandung kencing lebih dari 200 cc. Sisa urine itu dapat dibuktikan dengan memasang kembali kateter pascaberkemih," ungkap dr Dewi Ratih Hendarto Putri, SpOG, MSi. Med., dari Cinere Hospital.

Menurut Dewi, selama 24 jam setelah melahirkan normal, memang banyak ibu yang mengalami kesulitan BAK. Beberapa moms bahkan sama sekali tidak merasa ingin BAK, beberapa yang lainnya merasa ingin tapi tidak dapat melakukannya, ada pula yang bisa melakukannya namun disertai rasa nyeri dan seperti terbakar.

"Kandung kemih sangat perlu untuk dikosongkan dalam waktu enam sampai delapan jam setelah melahirkan, untuk menghindari terjadinya infeksi saluran kencing. Umumnya, pasien diharapkan dapat berkemih secara spontan dengan segala cara. Misalnya, berlatih buang air kecil di kamar mandi, bukan sambil telentang. Tapi, bila gagal, pemasangan kateter menjadi alternatif untuk mengosongkan kandung kemih," terang Dewi.

Namun demikian Dewi senantiasa mengingatkan, "Hal terpenting yang harus dipahami adalah bahwa kateter tidak boleh dipasang permanen. Kateter hanya dipasang selama 1x24 jam atau 2x24 jam, bergantung jumlah sisa urine di kandung kencing saat berkemih spontan pascapelepasan kateter. Dokter mungkin akan memberi tambahan obat antibiotika atau antiradang bila diperlukan."

Faktor Penyebab Retensio Urine

Agar tak bertanya-tanya ataupun salah kaprah, coba kenali beberapa faktor penyebab terjadinya retensio urine seperti yang diungkapkan oleh Dewi berikut:

* Bertambahnya kemampuan kandung kemih setelah rahim tak lagi dihuni janin. Setelah melahirkan, tekanan yang menghalangi kandung kemih telah hilang dan terjadi pengembangan kandung kemih. Hal itulah yang membuat kebutuhan untuk BAK menjadi berkurang.

* Trauma jalan lahir selama persalinan.

* Refleks kram pada urethral sphincter (klep saluran kencing) akibat dari ketakutan moms terhadap proses persalinan ataupun saat penjahitan.

* Penurunan tekanan dinding kandung kemih akibat proses kehamilan dan persalinan normal.

* Selama persalinan mungkin terjadi tekanan dan melukai kandung kemih yang mengakibatkan kelumpuhan sementara. Bahkan saat Moms ingin sekali buang air kecil tanda-tanda buang air kecil belum juga muncul.

* Obat-obatan atau anastesi yang mengurangi kepekaan kandung kemih, sehingga tanpa sengaja Anda tak menyadari adanya keinginan untuk BAK.

* Keluarnya keringat berlebihan saat persalinan, ditambah lagi jika Moms mengalami dehidrasi akibat kurang minum. Hal ini tentu saja memengaruhi isi kandung kemih.

* Terjadinya pembengkakan pada area perineum (area antara vulva dan anus).

* Adanya faktor psikologis seperti kurangnya privasi, malu, takut sakit dan juga tidak nyaman menggunakan pot untuk BAK.

Ditilik dari faktor-faktor penyebab di atas, maka jelas sudah mengapa retensio urine hanya dialami oleh mereka yang melahirkan secara normal.

"Jelas karena proses persalinan cesar itu sendiri tidak mengakibatkan trauma jalan lahir, luka pada kandung kemih, refleks kram pada saluran kencing, dan penurunan tekanan dinding kandung kemih. Sehingga tidak muncul faktor-faktor penyebab terjadinya retensio urine pada persalinan cesar," tutup Dewi.



(Mom& Kiddie//nsa)
http://lifestyle.okezone.com

Kurangi Sakit Haid dengan Tauge

SALAH satu jenis sayuran yang enak diolah jadi menu apapun adalah tauge. Yap! Tauge yang dihasilkan dari kecambah kacang hijau atau kacang kedelai ternyata memiliki nilai gizi tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Sayuran tauge jenis apapun, baik tauge kacang hijau, tauge kedelai, tauge alfafa, maupun jenis tauge lainnya mengandung senyawa fitokimiawi yang sangat berkhasiat. Jika dibandingkan dengan bijinya, kecambah atau tauge lebih bergizi. Protein tauge lebih tinggi 19 persen dibandingkan dengan kandungan protein dalam biji aslinya. Kenapa bisa begitu? Hal ini disebabkan, selama proses menjadi kecambah, terjadi pembetulan asam-asam amino esensial yang merupakan penyusun protein pengecambahan tauge.

Kandungan tauge itu vitamin E, C, D terutama vitamin E sangat baik bagi tubuh, jelas Aisah Faria, AMG dari Instalasi Gizi Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.

Kurangi Sakit Haid dengan Tauge
Berkecambah merupakan suatu proses keluarnya bakal tanaman (tunas) dari lembaga. Proses itu disertai dengan terjadinya mobilisasi cadangan makanan dari jaringan penyimpanan atau keping biji ke bagian vegetatif (sumbu pertumbuhan embrio atau lembaga). Biji kacang hijau, kacang tunggak, atau kedelai yang dikecambahkan umumnya disebut sebagai tauge. Selama proses berkecambah, bahan makanan cadangan diubah menjadi bentuk yang dapat digunakan, baik untuk tumbuhan maupun manusia. Proses berkecambah (germinasi) dipengaruhi kondisi dan tempat.

Proses menjadi tauge telah mengnuraikan 90 persen rantai olisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah sekali diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas. Karena mengandung banyak serat dan air, tauge membmantu pengurasan kotoran dalam usus besar. Hal ini menjadi kekukatan ganda tauge dalam memerangi kanker.

Vitamin E itu fungsinya memperbaiki, memelihara sistem peredaran darah, mencegah terjadinya penumpukan dalam pembuluh darah. Memperlambat proses penuaan, sebagai antioksidan dan mencegahnya kanker dan sakit jantung, paparnya.

Tauge bermanfaat juga untuk kecantikan kulit, karena tauge mengandung vitamin E yang tinggi. Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari serangan radikal bebas. Tauge yang berbahan dasar kacang juga dipercaya kaya protein yang utama dan esensial untuk pergantian kulit.

Tauge juga mengandung beberapa vitamin dan mineral, oleh karenanya tauge sangat bagus untuk kecerahan kulit dan menghilangkan flek-flek di wajah akibat jerawat. Bagi wanita yang rajin makan tauge, akan membantu terhindar dari kanker payudara, gangguan menjelang menstruasi, pramenopause, dan gangguan akibat menopause.

Termasuk antioksidan, memperlambat proses penuaan. Meningkatkan pembentukan sel-sel kulit. Secara umum seluruh porsi tubuh ikut terbantu. Kalau peredaran darah lancar semuanya pasti berjalan baik, lanjut wanita berkerudung ini.

Karena kandungan antioksidan dalam tauge tadi bisa memperbaiki peredaran dalam darah dan mencegah faktor pendukung terjadinya penyakit. Sebelum menstruasi sebaiknya mengonsumsi tauge, mencegah faktor pendukung terjadinya sakit. Menetralisir segala kemungkinan terjadinya penyakit. Sebelum menstruasi sebaiknya mengonsumsi tauge, mencegah keluhan-keluhan itu. Asal dikonsumsi rutin. Dengan sekali makan setengah gelas minimal. Mengonsumsi tauge sebagai sumber vitamin E juga dapat mencegah terjadinya gangguan rasa panas yang dirasakan pada masa pre menoupause, tambahnya.

Tauge sebaiknya dimasak sebelum dikonsumsi. Harus dimasak, jangan mentah, dengan pemasakan meningkatkan daya vitamin dalam tauge. Vitamin E dalam tauge tidak tahan dengan asam, panas yang tinggi serta lemak yang tengik. Sebaiknya kalau masak tauge dengan minyak bekas apalagi jelantah. Sebaiknya bila memasak tauge langsung segera dimakan karena bila terlalu lama berada dalam rendaman yang mengandung minyak setelah proses pengolahan seperti ditumis juga akan mengurangi kandungan vitamin dalam tauge tadi, ungkapnya.

Tauge dapat juga ditumis bersama-sama dengan ikan teri atau tahu, merupakan hidangan lezat sumber sumber vitamin, mineral, dan protein. Kalau tauge itu jarang sebagai sayuran sendiri paling dicampurkan ke gado-gado atau urap. Jadi sehari itu paling banyak itu 100 gram, mungkin gak sekaligus seperti 1 gelas dibagi 3 kali. Seperti dicampur dengan kangkung dan lainnya. Lebih dari 100 gram sehari gak apa. Tapi maksimal 3 kali makan, gak lebih dari 3 gelas atau 300 gram. Dianjurkan normalnya makanan sehari-hari sayuran itu sekali makan 100 gram. Anjuran menu seimbang orang sehat, 1 gelas 100 gram, ungkapnya.

Tauge bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan gizi kacang-kacangan. Pasalnya tak lain karena pengecambahan telah menguraikan 90 persen rantai oligisakarida menjadi karbohidrat sederhana, sehingga senyawa tersebut mudah diserap tubuh, tanpa menghasilkan gas. Beberapa tindakan seperti perendaman kacang-kacangan dalam air, proses berkecambah, serta fermentasi menjadi berbagai produk olahan dapat mencegah timbulnya flatulensi yang disebabkan oleh oligosakarida.

Melalui perkecambahan kandungan oligosakarida penyebab flatulen yaitu rafinosa dan stakhiosa dapat dikurangi. Dengan demikian, mengonsumsi tauge tidak akan menyebabkan gejala perut kembung.

Kalau kacang-kacangan itu bersifat menyebabkan timbulnya gejala kembung seperti kacang ijo menghasilkan udara pada proses pencernaannya kalau masih berupa biji-bijiannya. Setelah mengalami proses perkecambahan dan sudah menjadi tauge sifat itu hilang. Tidak menghasilkan gas lagi dalam lambung, bebernya.

Tauge juga mengandung estrogen yang dapat meningkatkan kepadatan susunan tulang, serta mencegah kerapuhan tulang. Para wanita sangat sianjurkan mengonsumsi tauge untuk menghindari terkena kanker payudara, gangguan saat menstruasi, hingga mencegah terjadinya menopouse karena tulang yang rapuh tidak terjaga.

Lantas apakah tauge juga dapat meningkatkan kesuburan? Sifat dari vitamin E tadi ternyata menambah kesuburan itu belum terbukti pada manusia. Pada hewan (tikus) percobaan memang benar. Meningkatkan kesuburan dia. Mitos itu gak bener, tambahnya.


Hati-Hati Pembalut Dapat Sebabkan Infeksi

APA yang pertama kali dicari oleh perempuan ketika datang bulan? Sudah pasti pembalut. Saat ini, banyak merek pembalut wanita yang menawarkan berbagai kelebihan. Mulai dari roma, warna dan bentuknya. Belum lagi iklan di media massa yang semakin gencar. Tentunya hal itu membuat sebagian orang bingung menentukan pilihan. Waspadalah, tidak semua pembalut aman bagi kesehatan organ intim kaum perempuan. Apalagi, jika kebersihan kurang terjaga. Pembalut bisa jadi pemicu munculnya infeksi, iritasi atau vaginitis (radang Miss V).

Selain pembalut, Anda juga harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan Miss V. Sebaik apapun pembalut yang digunakan, tanpa perawatan intens terhadap vagina tidak akan efektif dalam menghindarkan diri dari masalah-masalah pada organ intim. Karena itu, perhatikanlah beberapa tip sehat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan Miss V di bawah ini:

Bagaimana memilih pembalut yang aman bagi kesehatan organ reproduksi kaum perempuan?

Pertanyaan ini harus Anda temukan jawabannya sebelum membeli dan mengenakan pembalut. Meskipun pembalut memiliki daya serap tinggi, ada baiknya kita mengganti pembalut sesering mungkin. Biasanya, haid keluar lebih banyak pada hari pertama dan kedua. Pembalut yang sering terlambat diganti bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit, terutama yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Keduanya akan tumbuh subur di tempat-tempat lembap.

Selama haid, kebersihan organ intim juga perlu mendapatkan perhatian ekstra.

Ketahuilah, jika kebersihan organ intim kurang terjaga, akan muncul rasa gatal. Rasa gatal yang berlebihan membuat orang tak tahan ingin menggaruknya. Sedangkan bila digaruk, permukaan kulit akan lecet, terbuka dan meradang. Akibatnya, daerah sekitar organ intim menjadi perih.

Jangan biarkan vagina dalam kondisi lembap.

Saat memmbersihkan, basuhlah dengan air bersih dari arah depan hingga ke belakang. Cara membersihkan dari arah belakang ke depan justru akan memindahkan bakteri yang banyak bersarang di daerah anus ke wilayah organ reproduksi. Akibatnya, timbul rasa gatal yang luar biasa di daerah ini.

Gantilah celana dalam minimal dua kali sehari.

Pilih pakaian dalam dari bahan katun yang mudah menyerap keringat. Kebersihan yang tidak maksimal bisa menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem Miss V, sehingga keluar lendir berlebihan yang biasa disebut keputihan. Sebetulnya, meski tidak sedang keputihan organ intim wanita memang selalu mengeluarkan cairan, namun jumlahnya tidak banyak. Sama seperti pembalut, panty liner sebaiknya sering diganti karena permukaannya yang bersentuhan dengan kulit akan menimbulkan kelembapan.

Pilihlah panty liner yang tidak mengandung parfum.

Bagi mereka yang berkulit sensitif akan lebih mudah terserang alergi akibat zat kimia yang terkandung dalam parfum tersebut. Alergi bisa muncul dalam bentuk rasa gatal dan memperparah keputihan. Bahkan, terkadang muncul iritasi. Namun, kondisi ini bisa diminimalkan dengan sering mengganti panty liner. Meskipun bersifat relatif, ada beberapa hal yang patut dicermati dalam memilih pembalut. Di antaranya, berdaya serap tinggi dan tidak mengerut. Ini akan membantu saat haid sedang banyak. Pembalut pun harus nyaman dipakai, agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk itu, pilihlah pembalut tipis dengan daya serap yang bisa diandalkan.

Sama seperti panty liner, pilihlah pembalut yang tidak mempunyai aroma tertentu.

Wangi-wangian pada pembalut justru mengandung bahan kimia yang dapat menimbulkan gatal dan iritasi pada permukaan kulit. Pembubuhan bedak atau talk pada permukaan pembalut sebelum digunakan juga dapat menimbulkan akibat sama.

Saat membeli pembalut, pastikan kemasan barang yang kita beli dalam keadaan baik dan tertutup rapat.

Tukarkan barang jika pada plastik kemasan ada lubang sekecil apa pun itu. Lubang ini bisa jadi pintu keluar masuk kuman yang terbawa debu. Karena penggunaan pembalut berkaitan dengan permukaan kulit organ perempuan yang cukup sensitif, higienitasnya harus benar-benar terjaga.

Pilihlah pembalut dari bahan sangat lembut dan lentur.

Ini akan mengurangi faktor iritasi pada daerah kulit Miss V. Pada saat haid, hindari celana dalam yang terlalu ketat. Soalnya, keketatan semacam itu akan menekan otot luar organ intim, dan menciptakan suasana lembap. Hindari pula celana jins yang terlalu ketat di bagian selangkangan.

Saat berada di toilet umum, terutama saat haid, sebaiknya tidak menggunakan air yang berada di ember atau bak.

Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70 persen jamur candida albicans, penyebab keputihan. Sedangkan air yang mengalir dari keran toilet umum mengandung kurang lebih 10-20 persen. Bisa dipastikan, jika menggunakan air di ember toilet umum, keesokan harinya akan muncul rasa gatal. Atau, jika ingin lebih aman, sepulang dari toilet umum basuhlah organ intim dengan air hangat (cenderung panas), lalu keringkan dengan handuk lembut. Jamur dan bakteri mudah mati dalam air bersuhu tinggi.

Betapapun akrabnya perempuan dengan pembalut, namun bisa memicu alergi.


Memang, menurut sejumlah spesialis kebidanan & kandungan, keluhan adanya alergi pada pembalut jarang ditemukan secara langsung. Alergi ini bisa dilihat dari dua hal yakni kondisi masing-masing individual atau jenis pembalutnya. Khusus untuk pembalut, alergi bisa dilihat dari bahannya. Apakah memiliki daya serap yang tinggi atau tidak. Jika penyerapan tidak sempurna, bukan tidak mungkin memunculkan reaksi pada organ intim, termasuk gatal-gatal. Ini karena darah haid itu bukan darah bersih. Darah haid bersifat patologis. Banyak bibit-bibit penyakit yang siap datang menerjang.