Blogger templates

Kamis, 10 Januari 2013

Pemberantasan Penyakit Cacar Api (Variola),Bukti Sederhana Bahwa Vaksinasi Itu Perlu



Pernah ingat disuntik vaksin cacar api waktu kecil dulu?
Ya, yang lahir di tahun sebelum 1979 mungkin punya bekasnya di bahu kanan atau kiri yang lumayan kelihatan. Sewaktu dapat vaksinasi itu saya masih usia 3-4 tahunan di tahun 1976-an dan sakitnya bukan main, tetapi sangat membahagiakan ketika tahu di tahun 1979 WHO mengeluarkan sertifikat bahwa penyakit cacar api (variola) bisa dihilangkan dari muka bumi.
Penyakit variola adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh dua varian virus variola mayor dan variola minor. Penyakit ini menular lewat udara yang dikeluarkan dari mulut atau hidung penderita dan kontak dengan bekas-bekas jaringan tubuh penderita yang tercecer di tempat dia duduk, tidur dan berjalan.



Setelah masuk pembuluh darah kecil, virus berkembang dan menimbulkan ruam, bintil-bintil lalu pecah-pecah bernanah di kulit, dan selaput lendir mulut,hidung dan lubang alami di tubuh lainnya. Variola mayor angka kematiannya 30-35% sementara yang minor lebih kecil. Ditahun 1969 WHO melaporkan 15 juta orang di dunia terserang penyakit ini dengan kematian 2 juta orang diantaranya. Kalau selamat, maka cacat di kulit (bopeng) dan kebutaan banyak dialami oleh penderita. Kematian penyakit ini jika terkena anak-anak malahan mendekati 80-an %.
Setelah penyakit ini terbasmi, penyakit lain pun diupayakan untuk dihilangkan dan salah satunya polio yang beberapa tahun lalu gencar dilakukan vaksinasi dengan program pemerintah.
Adalah Edward Jenner di tahun 1776 melakukan penelitian kecil-kecilan menyuntik cairan dari cacar sapi ke seorang anak lalu seminggu kemudian si anak disuntik cairan dari cacar api orang dan ternyata si anak kebal. Hasil penelitian kecilnya itu dipublikasikan Jenner tahun 1778 dan membuat banyak yang terinspirasi mengembangkaannya.
Apakah vaksinasi ini semua dilakukan bermaksud mencelakakan orang?
Apakah vaksinasi ini hanya karena bujuk rayu perusahaan farmasi?
Semangat awalnya tidak begitu, itu dilakukan hanyalah bertujuan untuk mencegah kerugian yang lebih besar(kematian,kecacatan, biaya perawatan)karena sebuah penyakit dan kalau mungkin menghapuskannya.
Ada efek samping? Masih memungkinkan, tetapi minimal.Pihak-pihak yang antipati vaksinasi biasanya memakai ini sebagai bahan propagandanya.

0 komentar:

Posting Komentar